RISET PASAR: Minyak Rebound; Cermati Saham Tambang
IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4490 hingga 4550

IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4490 hingga 4550
Bareksa.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin (Selasa, 26 Januari 2016) bergerak bervariasi dalam rentang terbatas dan berhasil ditutup di teritori positif dan menguat 4,68 poin ke level 4.510,468. Padahal, sebelumnya IHSG sempat terkoreksi 22 poin pada awal sesi. IHSG terutama ditopang penguatan saham sektor konsumsi dan manufaktur.
Analis First Asia Capital David N. Sutyanto mengatakan perdagangan saham kemarin berlangsung kurang bergairah menyusul minimnya insentif positif dari eksternal. "Pasar kembali dikhawatirkan olh adanya koreksi tajam di pasar saham China dan turunnya kembali harga minyak mentah hingga di bawah US$30 per barel," katanya dalam riset yang disampaikan kepada Bareksa.
Nilai transaksi di pasar reguler kemarin hanya mencapai Rp3,24 triliun, di bawah rata-rata harian pekan lalu Rp3,5 triliun. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) hingga Rp370 miliar.
Promo Terbaru di Bareksa
David melihat dari kawasan Asia, risiko pasar kembali dipicu anjloknya indeks saham China sekitar 6 persen lebih ke level terendah dalam 13 bulan terakhir setelah meningkatnya risiko capital outflow. The MSCI Asia Pacific Index kemarin terkoreksi 1,6 persen di 117,94.
Sementara itu, Wall Street tadi malam berhasil rebound. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 1,8 persen dan 1,4 persen ditutup di 16.167,23 dan 1.903,63. Saham-saham sektor energi menjadi penopang penguatan setelah harga minyak mentah tadi malam rebound 2,7 persen menjadi US$31,15 per barel. Rebound harga minyak mentah dipicu spekulasi pasar negara-negara produsen minyak akan memangkas produksinya.
Di sisi lain pasar tengah menanti hasil pertemuan The Fed yang berakhir Rabu pekan ini. Pasar memperkirakan The Fed masih akan menahan FFR pada level saat ini dan berharap The Fed membantu menstabilkan pasar.
Tabel : Rekomendasi Saham 27 Januari 2015

Sumber: Riset First Asia Capital
Pada perdagangan hari ini, David memperkirakan IHSG bergerak searah dengan pergerakan pasar saham global tadi malam setelah harga minyak mentah kembali rebound. "Saham-saham tambang akan mendapat momentum penguatannya kembali. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 4.490 - 4.550," ujarnya.
Disclaimer: Publikasi ini merupakan pandangan dari analis dan tidak dimaksudkan untuk menjadi dasar keputusan investasi apapun. Investor harus menetapkan sendiri keputusan investasi sesuai dengan strategi dan tujuan investasi.
Profil Penulis
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.214,00 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.172,24 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.194,68 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.023,32 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.



