
Bareksa – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan Selasa, 25 Agustus 2026 sebagai hari libur Bursa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Perdagangan saham kembali berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026. Libur Bursa membuat transaksi saham, settlement, perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB), serta proses redemption reksadana menyesuaikan kalender hari Bursa.
Namun kali ini ada perbedaan penting bagi investor. Sukuk Negara Ritel seri SR025 tetap dapat dipesan saat Bursa libur, karena masa penawarannya berlangsung pada 21 Agustus–16 September 2026. Pemesanan SBN ritel melalui Bareksa dapat dilakukan secara online 24 jam sehari, 7 hari seminggu selama masa penawaran, sepanjang kuota masih tersedia.
Dengan demikian, libur Bursa 25 Agustus tidak berarti seluruh aktivitas investasi berhenti.
Jadwal Libur Bursa Agustus 2026
Hari | Tanggal | Keterangan |
Senin | 17 Agustus 2026 | Proklamasi Kemerdekaan |
Selasa | 25 Agustus 2026 | Maulid Nabi Muhammad SAW |
Sumber: Kalender Libur Bursa Tahun 2026
Pada Selasa, 25 Agustus 2026, investor tidak dapat melakukan transaksi jual-beli saham di BEI.
Penyelesaian transaksi tetap mengikuti mekanisme T+2 hari Bursa, sehingga Sabtu, Minggu, dan hari libur Bursa tidak dihitung.
Contoh Settlement Saham
Tanggal Transaksi | Settlement T+2 Bursa |
Kamis, 20 Agustus 2026 | Senin, 24 Agustus 2026 |
Jumat, 21 Agustus 2026 | Rabu, 26 Agustus 2026 |
Senin, 24 Agustus 2026 | Kamis, 27 Agustus 2026 |
Rabu, 26 Agustus 2026 | Jumat, 28 Agustus 2026 |
Sumber: Perhitungan Bareksa berdasarkan kalender Bursa 2026
Artinya, transaksi saham yang dilakukan Jumat, 21 Agustus baru memasuki T+2 pada Rabu, 26 Agustus, karena Selasa 25 Agustus merupakan hari libur Bursa.
Investor yang ingin mencairkan hasil penjualan saham ke rekening pribadi juga perlu memperhatikan waktu settlement dan cut-off pencairan masing-masing bank maupun perusahaan sekuritas.
Perhitungan NAB reksadana mengikuti kalender hari Bursa. Transaksi yang telah lengkap sebelum cut-off time pukul 13.00 WIB pada Senin, 24 Agustus menggunakan NAB tanggal tersebut. Transaksi setelah cut-off hingga sebelum pukul 13.00 WIB pada Rabu, 26 Agustus menggunakan NAB 26 Agustus.
Pembelian dan Switching
Waktu Transaksi | NAB yang Digunakan | Estimasi Masuk Portofolio |
24 Agustus sebelum 13.00 WIB | NAB 24 Agustus | Maksimal 26 Agustus 2026 |
24 Agustus setelah 13.00 WIB – 26 Agustus sebelum 13.00 WIB | NAB 26 Agustus | Maksimal 27 Agustus 2026 |
Sumber: Perhitungan Bareksa
Karena 25 Agustus bukan hari Bursa, tidak terdapat NAB reksadana untuk tanggal tersebut.
Investor yang membutuhkan dana juga perlu memperhatikan bahwa batas maksimum pencairan reksadana dihitung berdasarkan T+7 hari Bursa, bukan tujuh hari kalender.
Sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), proses pencairan reksadana maksimal tujuh hari kerja Busa setelah order penjualan, sedangkan Sabtu, Minggu dan tanggal merah tidak ikut dihitung. Produk tertentu dalam praktiknya dapat cair lebih cepat tergantung manajer investasi dan bank kustodian.
Estimasi Maksimal Redemption
Waktu Penjualan | NAB | Estimasi Maksimal Dana Cair |
24 Agustus sebelum 13.00 WIB | NAB 24 Agustus | 3 September 2026 |
24 Agustus setelah 13.00 WIB – 26 Agustus sebelum 13.00 WIB | NAB 26 Agustus | 4 September 2026 |
Sumber: Perhitungan Bareksa berdasarkan T+7 hari Bursa
Untuk redemption dengan NAB 24 Agustus, tujuh hari Bursa berikutnya adalah: 26, 27, 28, 31 Agustus serta 1, 2 dan 3 September.
Tanggal 25 Agustus dilewati karena Bursa libur, sedangkan 29–30 Agustus merupakan Sabtu dan Minggu.
Ini penting bagi investor yang mempunyai kebutuhan dana pada akhir Agustus atau awal September. T+7 bukan berarti tujuh hari kalender.
Penawaran Sukuk Negara Ritel seri SR025 telah dimulai pada 21 Agustus dan berlangsung hingga 16 September 2026. SR025 tersedia dalam dua tenor.
Keterangan | SR025T3 | SR025T5 |
Kupon tetap | 6,8% per tahun | 6,9% per tahun |
Estimasi bersih setelah pajak 10%* | sekitar 6,12% per tahun | sekitar 6,21% per tahun |
Tenor | 3 tahun | 5 tahun |
Jatuh tempo | 10 September 2029 | 10 September 2031 |
Minimum pembelian | Rp1 juta | Rp1 juta |
Maksimum pembelian | Rp5 miliar | Rp10 miliar |
Pembayaran kupon | Setiap tanggal 10 | Setiap tanggal 10 |
Mulai dapat diperdagangkan | 11 Oktober 2026 | 11 Oktober 2026 |
Sumber: DJPPR Kemenkeu, diolah
Jadwal SR025 2026
Tahapan | Jadwal |
Masa penawaran | 21 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB-16 September 2026 pukul 12.00 WIB |
Penetapan hasil penjualan | 21 September 2026 |
Setelmen/penerbitan | 23 September 2026 |
Pencatatan di BEI | 24 September 2026 |
Kupon pertama | 10 Oktober 2026 |
Mulai dapat diperdagangkan | 11 Oktober 2026 |
Sumber: DJPPR Kemenkeu
Masa penawaran SR025 berlangsung sejak 21 Agustus hingga 16 September 2026, dengan tetap memperhatikan ketersediaan kuota. Berbeda dengan perdagangan saham yang hanya berlangsung pada hari Bursa, pemesanan SBN ritel secara online tidak terikat jam perdagangan BEI.
Investor dapat melakukan pemesanan melalui Bareksa 24 jam sehari dan 7 hari seminggu selama masa penawaran, termasuk pada hari Sabtu, Minggu maupun hari libur nasional, sepanjang sistem pembayaran tersedia dan kuota seri yang dipilih masih ada. Mekanisme serupa telah diterapkan Bareksa pada seri-seri SBN ritel sebelumnya.
Secara ringkas investor dapat:
membuka menu SBN di aplikasi Bareksa,
memilih SR025T3 atau SR025T5,
menentukan nominal pemesanan,
menyelesaikan pembayaran sesuai batas waktu yang tercantum dalam instruksi pemesanan.
Minimum investasi SR025 mulai Rp1 juta dan kelipatannya. Karena kuota dapat berubah sepanjang masa penawaran, investor yang berminat sebaiknya melihat ketersediaan kuota aktual sebelum melakukan pemesanan.
Selain SR025, instruksi transaksi emas digital juga tetap dapat dilakukan secara online ketika Bursa libur. Melalui fitur Bareksa Emas, investor dapat mengakses emas digital dari Pegadaian, Treasury dan Indogold.
Namun investor tetap perlu memperhatikan bahwa waktu pemrosesan penjualan dan pencairan dana dapat mengikuti ketentuan operasional masing-masing mitra, terutama pada hari libur.
Libur Bursa sering diasosiasikan dengan berhentinya seluruh aktivitas investasi. Padahal mekanisme setiap produk berbeda. Saham dan NAB reksadana memang mengikuti kalender Bursa. Sebaliknya, SBN ritel yang masih dalam masa penawaran menggunakan sistem pemesanan elektronik, sehingga investor tetap dapat membeli SR025 meski BEI sedang libur.
Emas digital juga tetap dapat diakses secara online meski penyelesaian transaksi tertentu dapat mengikuti ketentuan mitra. Artinya, investor perlu melihat mekanisme transaksi setiap instrumen, bukan hanya kalender Bursa.
BEI libur pada Selasa, 25 Agustus 2026 untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan perdagangan kembali berlangsung pada Rabu, 26 Agustus. Libur tersebut membuat perdagangan saham, settlement, NAB dan redemption reksadana menyesuaikan hari Bursa. Redemption yang menggunakan NAB 24 Agustus memiliki estimasi maksimal T+7 hingga 3 September, sementara yang menggunakan NAB 26 Agustus maksimal hingga 4 September 2026.
Namun ada aktivitas investasi yang tetap berjalan. SR025 tetap dapat dipesan secara online 24 jam sehari dan 7 hari seminggu selama masa penawaran 21 Agustus–16 September 2026, sepanjang kuota masih tersedia. Emas digital juga tetap dapat diakses secara online sesuai ketentuan masing-masing mitra.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
(Adam Nugroho/AM)
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.
Ya. Selasa, 25 Agustus 2026 merupakan libur Bursa dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.
Perdagangan saham kembali berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Tidak. NAB hanya dihitung pada hari Bursa aktif.
Dengan NAB 24 Agustus, estimasi maksimal T+7 hari Bursa jatuh pada 3 September 2026.
Ya. Selama masa penawaran berlangsung dan kuota masih tersedia, pemesanan SR025 melalui sistem elektronik dapat dilakukan secara online 24 jam sehari, 7 hari seminggu.