
Bareksa – Harga minyak mencatat penurunan harian terdalam dalam tiga bulan, tercermin dari ETF minyak United States Oil Fund (USO) yang anjlok 7,08% pada Senin (2/11/2026). Tekanan muncul seiring menguatnya harapan diplomasi Amerika Serikat (AS)–Iran.
Penurunan harga energi mendukung sentimen sejumlah saham konsumen dan keuangan, sementara saham teknologi masih tertekan. ETF S&P 500 (SPY) turun 0,48%, sedangkan ETF Nasdaq-100 (QQQ) melemah 1,36%.
Di tengah perbedaan arah pasar, investor dapat mencermati token saham sektor konsumen dan keuangan, token emas, serta reksadana pasar uang USD sebagai alternatif diversifikasi sesuai profil risiko.
Harapan diplomasi AS–Iran memunculkan ekspektasi meredanya risiko gangguan pasokan minyak. Sentimen tersebut menekan harga instrumen terkait energi, termasuk ETF USO.
Harga energi yang lebih murah berpotensi mengurangi biaya operasional dan distribusi sejumlah perusahaan. Kondisi ini dapat mendukung sentimen saham konsumen dan keuangan, meskipun dampaknya berbeda pada setiap bisnis.
Sementara itu, tekanan saham teknologi menunjukkan bahwa perbaikan sentimen akibat penurunan minyak belum merata ke seluruh pasar.
Ringkasan Pergerakan Pasar AS
Instrumen | Perubahan |
|---|---|
ETF minyak USO | -7,08% |
ETF S&P 500 (SPY) | -0,48% |
ETF Nasdaq-100 (QQQ) | -1,36% |
Sumber: Data pasar AS, 2 November 2026.
Sejumlah token yang mengacu pada saham AS sebagai aset dasar mencatatkan return positif dalam 24 jam hingga Selasa (3/11/2026) pagi.
Token | Return 24 Jam | Bisnis Saham Acuan |
|---|---|---|
Mastercard (MAON) | +2,85% | Jaringan pembayaran global |
Amazon (AMZNX) | +1,85% | E-commerce dan layanan cloud AS |
McDonald's (MCDX) | +1,64% | Jaringan restoran cepat saji global |
Sumber: Bareksa, 3 November 2026, pukul 10.30 WIB
Mastercard (MAON) merupakan token yang mengacu pada saham perusahaan jaringan pembayaran global. Pergerakannya dapat dipengaruhi aktivitas transaksi, konsumsi, dan sentimen sektor keuangan.
Amazon (AMZNX) merupakan token yang mengacu pada saham perusahaan e-commerce dan layanan cloud asal AS. Bisnisnya dipengaruhi belanja konsumen, pengembangan teknologi, serta permintaan layanan komputasi awan.
McDonald's (MCDX) merupakan token yang mengacu pada saham jaringan restoran cepat saji global. Harga energi yang lebih rendah berpotensi membantu sebagian biaya distribusi, tetapi kinerjanya juga dipengaruhi penjualan dan biaya operasional lainnya.
Selain token saham, Pax Gold (PAXG) mencatat kenaikan 0,61% dalam 24 jam berdasarkan data Bareksa per 3 November 2026 pukul 10.31 WIB. PAXG merupakan token kripto berbasis emas fisik. Produk ini memberikan alternatif eksposur terhadap harga emas melalui aset digital.
Di tengah volatilitas saham teknologi dan ketidakpastian arah suku bunga The Fed pada Desember, reksadana pasar uang USD dapat menjadi alternatif diversifikasi dengan fluktuasi relatif rendah. Berikut pilihan berdasarkan return satu tahun per 2 November 2026.
Reksadana Pasar Uang USD | Return 1 Tahun |
|---|---|
Sucorinvest Money Market USD | 3,70% |
Bahana Liquid USD | 2,62% |
Mandiri Money Market USD | 2,54% |
Sumber: Bareksa, 2 November 2026.
Reksadana pasar uang USD memiliki karakteristik berbeda dari token saham dan token emas. Produk ini umumnya berinvestasi pada instrumen pasar uang atau surat utang jangka pendek sesuai prospektus masing-masing. Meski fluktuasinya relatif rendah, nilai aktiva bersih (NAB) tetap dapat berubah. Investor yang menggunakan rupiah juga perlu memperhitungkan pergerakan kurs dolar AS.
Investor dapat mencermati tiga faktor utama: perkembangan diplomasi AS–Iran, pergerakan saham teknologi AS, dan arah kebijakan suku bunga The Fed. Pemilihan instrumen perlu mempertimbangkan tujuan investasi dan profil risiko. Token saham memiliki eksposur terhadap pasar ekuitas, PAXG terhadap emas dan risiko aset kripto, sedangkan reksadana pasar uang USD menghadapi risiko portofolio serta kurs.
Perlu diingat, return 24 jam token dan return satu tahun reksadana tidak dapat dibandingkan secara langsung karena periode dan karakteristik produknya berbeda.
ETF minyak USO anjlok 7,08% seiring menguatnya harapan diplomasi AS–Iran.
Token MAON, AMZNX, dan MCDX mencatat kenaikan dalam 24 jam
Token emas PAXG menguat 0,61% dan dapat dicermati sebagai alternatif diversifikasi.
Reksadana pasar uang USD menawarkan karakteristik risiko berbeda dari token saham dan kripto.
Penurunan harga minyak memberikan sentimen positif bagi sejumlah saham konsumen dan keuangan, tetapi belum menghapus tekanan pada saham teknologi AS. Investor dapat mencermati RWA US Stocks, PAXG, dan reksadana pasar uang USD sebagai instrumen dengan karakteristik berbeda. Diversifikasi tetap perlu didasarkan pada tujuan keuangan, likuiditas, dan toleransi risiko, bukan sekadar mengejar kenaikan harian.
Daftar Akun Crypto RWA di Sini
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Ni Putu Kurniasari/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
Disclaimer
Perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi. Harga dapat naik dan turun secara signifikan. Pastikan kamu memahami risikonya sebelum bertransaksi. Seluruh rangkaian proses transaksi aset kripto melalui sistem PT Tiga Inti Utama (TRIV). TRIV Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.
Pasar merespons meningkatnya harapan diplomasi AS–Iran yang berpotensi meredakan kekhawatiran gangguan pasokan minyak.
Tidak. Ketiganya merupakan token yang mengacu pada saham AS, dengan struktur dan risiko yang berbeda dari kepemilikan saham langsung.
Tidak. Harga PAXG tetap bisa naik atau turun mengikuti dinamika harga emas dan perdagangan aset kripto.
Tidak. Reksadana tetap menghadapi risiko perubahan NAB, aset portofolio, likuiditas, dan kurs.