BeritaArrow iconBareksa InsightArrow iconArtikel

Bareksa Insight: Yield Global Melonjak, RDPU dan ORI030 Jadi Andalan Investor

13 Juli 2026
Tags:
Bareksa Insight: Yield Global Melonjak, RDPU dan ORI030 Jadi Andalan Investor
Ilustrasi investor melakukan diversifikasi investasi global dengan reksa dana serta ORI untuk memastikan imbal hasil tetap. (Shutterstock)

Yield US Treasury naik ke kisaran 4,5% di tengah memanasnya tensi AS-Iran, menandakan ketidakpastian pasar global masih tinggi.

Bareksa Yield US Treasury naik ke kisaran 4,5% di tengah memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, menunjukkan ketidakpastian pasar global masih tinggi menjelang pertengahan Juli 2026. Dalam kondisi seperti ini, investor dapat memanfaatkan reksa dana pasar uang (RDPU) sebagai tempat parkir dana dengan likuiditas tinggi, sementara ORI030 dapat dipertimbangkan untuk mengunci kupon tetap hingga 7% per tahun di tengah potensi suku bunga acuan yang masih bertahan tinggi.

SBN Ritel — ORI030 Masih Jadi Opsi Kunci Kupon Tetap

Seri
Tenor
Kupon

ORI030-T3

3 Tahun

6,9% p.a.

ORI030-T6

6 Tahun

7,0% p.a.

Sumber: DJPPR Kemenkeu, diolah Bareksa

Di tengah ekspektasi suku bunga global yang masih tinggi akibat ketegangan AS-Iran, ORI030 menjadi salah satu instrumen yang dapat mengunci kupon tetap dalam jangka menengah-panjang tanpa terpengaruh volatilitas pasar harian.

Promo Terbaru di Bareksa

Reksa Dana Pasar Uang untuk Menjaga Likuiditas

RDPU dapat dipertimbangkan sebagai tempat parkir dana dengan likuiditas tinggi selama ketidakpastian pasar global berlangsung.

Reksa Dana Pasar Uang IDR

Return 1 Bulan

Return 1 Tahun

Sucorinvest Sharia Money Market Fund

0,33%

4,32%

STAR Money Market Kelas Utama

0,32%

4,58%

Sumber: Bareksa, kinerja per 10/7/2026

Reksa Dana Pasar Uang USD

Return 1 Bulan

Return 1 Tahun

BRI Seruni Likuid Dolar

0,26%

3,42%

Mandiri Money Market USD

0,23%

2,67%

Sumber: Bareksa, kinerja per 10/7/2026

Reksa Dana Pendapatan Tetap USD: Alternatif Diversifikasi

Cocok bagi investor yang ingin memiliki eksposur aset berdenominasi dolar AS melalui obligasi pemerintah (INDON/INDOIS).

Reksa Dana Pendapatan Tetap USD

Return 1 Bulan

Manulife USD Fixed Income Kelas A

0,23%

STAR Fixed Income Neo AI Dollar

0,66%

Sumber: Bareksa, kinerja per 10/7/2026

Harga Emas Terkoreksi di Bawah US$4.100

Harga emas global sedikit terkoreksi ke bawah US$4.100 per ons pada 13 Juli 2026, merespons ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memanas dan meningkatkan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuan. Investor jangka panjang masih dapat mempertimbangkan akumulasi bertahap selama tren koreksi ini berlangsung.

Platform

Harga Beli Emas Digital (13 Juli 2026)

Treasury

Rp2.436.314

Pegadaian

Rp2.552.000

Indogold

Rp2.439.132

Sumber: fitur Bareksa Emas

Kesimpulan

Naiknya yield US Treasury ke kisaran 4,5% di tengah tensi AS-Iran menjaga ketidakpastian pasar global tetap tinggi. RDPU dapat menjadi tempat parkir dana dengan likuiditas tinggi, ORI030 menawarkan opsi mengunci kupon tetap hingga 7% per tahun, reksa dana pendapatan tetap USD memberi alternatif diversifikasi, sementara emas tetap relevan untuk akumulasi bertahap meski sedang terkoreksi.

Investor tetap disarankan menyesuaikan pilihan investasi dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan jangka waktu investasi masing-masing.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Investasi ORI030 di Sini

(Rahmat Hidayat/(Sigma Kinasih CTA, CFP/AM)

Tentang Penulis

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.


Pertanyaan Umum

Mengapa yield US Treasury naik ke 4,5%?

Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang mendorong ketidakpastian pasar global dan ekspektasi suku bunga tinggi.

Apa yang bisa dilakukan investor di tengah kondisi kenaikan yield ini?

Investor dapat menempatkan dana di RDPU untuk menjaga likuiditas, sekaligus mempertimbangkan ORI030 untuk mengunci kupon tetap jangka menengah-panjang.

Mengapa harga emas justru terkoreksi di tengah ketegangan geopolitik?

Ketegangan di Timur Tengah meningkatkan kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuan, yang membuat aset non-yield (tidak berbunga) seperti emas sedikit tertekan meski biasanya dipandang sebagai aset aman.

Apakah reksa dana pendapatan tetap USD cocok untuk semua investor?

Instrumen ini lebih cocok bagi investor yang ingin diversifikasi ke aset berdenominasi dolar AS melalui obligasi pemerintah (INDON/INDOIS), dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing.

Profil Penulis

Hanum Kusuma Dewi
Hanum Kusuma Dewi

Hanum Kusuma Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi termasuk reksa dana, saham, SBN hingga emas. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang mena

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua