
Bareksa – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,8% ke level 5.057 pada Jumat (30/10/2026). Investor asing mencatat jual bersih (lebih banyak menjual daripada membeli) Rp139 miliar. Sektor transportasi dan logistik (-3,13%), barang baku (-2,84%), dan infrastruktur (-1,96%) melemah paling dalam, dengan BYAN (-4,19%), BREN (-6,99%), dan BRPT (-6,96%) sebagai penekan utama. Rupiah menguat 5 poin ke Rp18.127 per dolar AS.
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (2/11/2026), bursa saham AS ditutup turun tajam setelah kinerja Intel dan Amazon mengecewakan, dengan Nasdaq anjlok 2,86% dan S&P 500 turun 1,82%.
Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa hari ini 2 November 2026.
Strategi: Quick Trade Saat Pullback
Harga Terakhir: Rp5.575 (30/10, naik 1,36%)
Target Harga: Rp5.875–6.025
Batas Rugi (Stop Loss): Rp5.300
Range Beli: Rp5.500–5.550
Prioritas Entry: Rp5.500–5.525
Analisis: Harga INTP menguat 14,24% dalam 20 hari dengan volume sekitar 5 kali rata-rata. Harga di atas MA20 Rp5.325 dan MA50 Rp5.275, menandakan tren naik terkonfirmasi, sementara RSI 48,67 (indikator momentum) di area netral sehingga ruang kenaikan masih terbuka. Dari sisi fundamental, Ciptadana menilai laba kuartal III 2026 sesuai perkiraan berkat kenaikan harga jual, dengan rekomendasi Buy dan target harga Rp6.400.
Harga Terakhir: Rp2.820 (30/10, naik 2,55%)
Target Harga: Rp2.970–3.050
Batas Rugi (Stop Loss): Rp2.420
Range Beli: Rp2.700–2.790
Prioritas Entry: Rp2.700–2.720
Analisis: Harga JSMR menguat 6,02% dalam sepekan dengan volume sekitar 2,6 kali rata-rata. Harga di atas MA20 Rp2.550 dan MA50 Rp2.700, sedangkan RSI 56,02 menunjukkan momentum beli menguat. Batas rugi berjarak lebar sehingga rasio risk/reward di bawah 1:1, karena itu entry diprioritaskan di batas bawah. Secara fundamental, Ciptadana mempertahankan rekomendasi Hold dengan target harga Rp3.000.
Harga Terakhir: Rp665 (30/10, naik 3,1%)
Target Harga: Rp700–720
Batas Rugi (Stop Loss): Rp640
Range Beli: Rp645–655
Prioritas Entry: Rp645–650
Analisis: Harga HMSP menguat 8,13% dalam 20 hari dengan volume sekitar 2,6 kali rata-rata. Harga di atas MA20 Rp635 dan MA50 Rp660, menandakan tren naik terkonfirmasi, sementara RSI 52,31 masih memberi ruang kenaikan. Resistance terdekat berada di Rp675, level tertinggi 20 hari.
Ringkasan Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 2 November 2026
Kode Saham | Sinyal | Harga Terakhir | Range Beli | Target Harga | Batas Rugi (Stop Loss) |
|---|---|---|---|---|---|
INTP | Quick Trade | Rp5.575 | Rp5.500–5.550 | Rp5.875–6.025 | Rp5.300 |
JSMR | Quick Trade | Rp2.820 | Rp2.700–2.790 | Rp2.970–3.050 | Rp2.420 |
HMSP | Quick Trade | Rp665 | Rp645–655 | Rp700–720 | Rp640 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 30/10/2026.
Berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia (2/11/2026), IHSG masih dalam tren turun, tetapi tekanan jual mulai mereda seiring indeks mendekati area support krusial 4.900–4.755. Bila bertahan di atas area tersebut, IHSG berpeluang rebound teknikal ke 5.200–5.300. Sebaliknya, penembusan di bawah 4.755 dapat meningkatkan risiko penurunan.
Dari sisi emiten, sejumlah laporan kuartal III 2026 melampaui perkiraan, antara lain PTBA, TINS, SMGR, dan LSIP. Ciptadana mempertahankan rekomendasi Buy untuk SMGR dengan target harga Rp1.900 dan LSIP dengan target harga Rp2.170.
Tren IHSG masih turun: penembusan support 4.755 berpotensi memicu penurunan lanjutan.
Sentimen global: anjloknya saham teknologi AS dapat terus menekan bursa regional dan memicu jual bersih asing.
Rasio risk/reward JSMR: batas rugi yang lebar membuat entry di batas atas range kurang ideal.
Tim Analis Bareksa menyoroti INTP, JSMR, dan HMSP untuk quick trade dengan prioritas entry di Rp5.500–5.525, Rp2.700–2.720, dan Rp645–650. Ketiganya ditopang tren naik di atas MA20 dan MA50 serta volume tinggi. Di tengah pasar yang masih bergejolak, disiplin batas rugi dan pengaturan porsi investasi menjadi kunci pengelolaan risiko.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Tim Analis Bareksa menyoroti INTP, JSMR, dan HMSP dengan strategi quick trade.
Ciptadana memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 4.979–5.182 dengan peluang ditutup di zona positif.
IHSG turun 0,8% ke 5.057 seiring jual bersih asing Rp139 miliar dan pelemahan sektor transportasi, barang baku, serta infrastruktur.
Transaksi jangka pendek yang memanfaatkan pergerakan harga dalam hitungan hari, dengan target dan batas rugi yang jelas.
INTP Rp5.300, JSMR Rp2.420, dan HMSP Rp640.