Rekomendasi Saham WIFI Tetap BUY, Internet Rakyat 5G Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Abdul Malik • 15 Jun 2026

an image
Peluncuran layanan IRA (Internet Rakyat) oleh PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau SURGE. (Dok. Perusahaan)

Ciptadana Sekuritas Asia mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham WIFI dengan target harga Rp2.500. Bisnis internet rumah IRA berbasis 5G FWA dinilai jadi katalis utama pertumbuhan 2026.

Bareksa – Ciptadana Sekuritas Asia mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dengan target harga Rp2.500 per saham, meski menurunkan proyeksi pendapatan dan laba perseroan untuk 2026-2027.

Dalam riset yang diterbitkan pada 12 Juni 2026, analis Ciptadana menilai kinerja WIFI pada kuartal I 2026 menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat, terutama didorong oleh ekspansi bisnis telekomunikasi dan mulai berkontribusinya layanan internet rumah berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (5G FWA) melalui merek IRA.

Harga saham WIFI pada saat riset diterbitkan berada di level Rp1.535 per saham. Dengan target harga Rp2.500, terdapat potensi kenaikan sekitar 62,9%.

Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh Signifikan

WIFI membukukan pendapatan Rp784 miliar pada kuartal I 2026, melonjak 238,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan laba operasional dan laba bersih.

Ringkasan Kinerja Keuangan WIFI Kuartal I 2026

Indikator
Q1 2026
YoY

Pendapatan

Rp784 miliar

238,4%

EBITDA

Rp446 miliar

160,0%

Laba Operasi

Rp365 miliar

165,5%

Laba Bersih Entitas Induk

Rp165 miliar

99,2%

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Menurut analis, pertumbuhan tersebut terutama berasal dari segmen telekomunikasi yang mencatat kenaikan pendapatan sebesar 440% secara tahunan. Pendorong utamanya adalah ekspansi jaringan fiber to the home (FTTH) serta mulai dikomersialkannya layanan IRA berbasis 5G FWA.

IRA 5G FWA Jadi Katalis Utama WIFI

Fokus utama analis bukan hanya pada pertumbuhan laba kuartalan, melainkan pada potensi bisnis IRA yang dinilai dapat menjadi mesin pertumbuhan baru WIFI dalam beberapa tahun ke depan.

IRA merupakan layanan internet rumah berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA), yaitu teknologi yang memungkinkan pelanggan memperoleh akses internet rumah menggunakan jaringan 5G tanpa perlu instalasi kabel fiber langsung ke rumah.

Dalam tiga bulan sejak peluncuran komersialnya, layanan IRA disebut telah mencatat lebih dari 1,1 juta pengguna yang melakukan pra-registrasi dan berhasil menghubungkan sekitar 378.000 pelanggan.

Perkembangan Bisnis IRA dan FTTH

Indikator Operasional
Realisasi Q1 2026

Home Pass

2,7 juta rumah

Home Connect

1,7 juta pelanggan

Take-up Rate

63%

Pra-registrasi IRA

>1,1 juta pengguna

Pelanggan IRA Terkoneksi

378.000 pelanggan

Site Terintegrasi Saat Ini

>600 site

Target Site Akhir 2026

>6.000 site

Potensi Jangkauan

>5,5 juta rumah

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Analis memperkirakan pertumbuhan pelanggan IRA akan terus berlanjut seiring percepatan pembangunan infrastruktur jaringan. Perseroan menargetkan penambahan 250 hingga 300 site per minggu dengan aktivasi pelanggan yang dapat mencapai 15.000 pelanggan per hari.

Selain IRA, bisnis FTTH WIFI juga terus berkembang. Jumlah home pass mencapai 2,7 juta rumah, sedangkan home connect meningkat menjadi 1,7 juta pelanggan dengan tingkat penetrasi (take-up rate) mencapai 63%.

Proyeksi Diturunkan, Tapi Rekomendasi Tetap BUY

Meski mempertahankan pandangan positif terhadap prospek jangka panjang WIFI, analis Ciptadana merevisi turun terhadap proyeksi kinerja 2026 dan 2027.

Revisi tersebut dilakukan untuk mencerminkan asumsi yang lebih konservatif terkait eksekusi proyek dan waktu monetisasi sejumlah pipeline bisnis perusahaan.

Revisi Proyeksi Ciptadana

Pos Keuangan
Estimasi Lama 2026
Estimasi Baru 2026
Perubahan

Pendapatan

Rp4,89 triliun

Rp3,50 triliun

-28,5%

Laba Operasi

Rp2,88 triliun

Rp1,97 triliun

-31,6%

Laba Bersih Entitas Induk

Rp1,71 triliun

Rp1,05 triliun

-38,6%

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Meski demikian, analis menilai revisi tersebut tidak mengubah prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Didukung Neraca yang Kuat

Analis juga menyoroti posisi keuangan WIFI yang dinilai masih solid untuk mendukung ekspansi agresif jaringan broadband.

Perseroan diperkirakan memiliki kas sekitar Rp5,4 triliun pada 2026 dengan rasio utang terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio) sekitar 0,4 kali. Kondisi tersebut memberikan fleksibilitas yang cukup untuk membiayai pengembangan jaringan FTTH maupun IRA di berbagai wilayah Indonesia.

Valuasi dan Rekomendasi Ciptadana

Keterangan
Nilai

Rekomendasi

BUY

Harga Saham (12 Juni 2026)

Rp1.535

Target Harga

Rp2.500

Potensi Kenaikan

62,9%

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Menurut analis, kombinasi pertumbuhan pelanggan IRA, ekspansi FTTH yang berkelanjutan, pengalaman pengguna yang kompetitif, serta pasar broadband Indonesia yang masih besar menjadi faktor utama yang mendukung prospek WIFI ke depan.

Namun demikian, analis mengingatkan sejumlah risiko yang perlu diperhatikan investor, antara lain perlambatan permintaan pelanggan, meningkatnya persaingan di industri broadband, serta potensi tekanan nilai tukar terhadap operasional perusahaan.

Kesimpulan

Analis Ciptadana tetap mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham WIFI dengan target harga Rp2.500 per saham. Meski memangkas proyeksi pendapatan dan laba, analis menilai bisnis internet rumah IRA berbasis 5G FWA berpotensi menjadi katalis pertumbuhan utama perseroan pada 2026 dan beberapa tahun mendatang, didukung ekspansi jaringan yang agresif serta posisi keuangan yang kuat.

FAQ

1. Mengapa Ciptadana tetap merekomendasikan BUY untuk saham WIFI?
Ciptadana menilai prospek pertumbuhan WIFI masih menarik, terutama didukung oleh ekspansi layanan internet rumah IRA berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA), pertumbuhan bisnis FTTH, serta potensi pasar broadband Indonesia yang masih besar. Target harga saham WIFI dipatok Rp2.500 per saham dengan potensi kenaikan sekitar 62,9% dari harga saat riset diterbitkan.

2. Apa itu IRA 5G FWA yang menjadi sorotan Ciptadana?
IRA merupakan layanan internet rumah berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA), yaitu akses internet menggunakan jaringan 5G tanpa perlu menarik kabel fiber langsung ke rumah pelanggan. Teknologi ini dinilai dapat mempercepat penetrasi layanan broadband ke wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber.

3. Bagaimana kinerja WIFI pada kuartal I 2026?
WIFI membukukan pendapatan Rp784 miliar pada kuartal I 2026 atau naik 238,4% secara tahunan (YoY). EBITDA meningkat 160%, laba operasi tumbuh 165,5%, dan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 99,2% menjadi Rp165 miliar.

4. Mengapa Ciptadana menurunkan proyeksi laba WIFI?
Ciptadana merevisi turun estimasi pendapatan dan laba WIFI untuk 2026-2027 guna mencerminkan asumsi yang lebih konservatif terkait eksekusi proyek dan waktu monetisasi sejumlah pipeline bisnis. Meski demikian, prospek jangka panjang perseroan tetap dinilai positif.

5. Apa saja risiko yang perlu diperhatikan investor WIFI?
Beberapa risiko utama meliputi pertumbuhan pelanggan yang lebih lambat dari perkiraan, persaingan yang semakin ketat di industri broadband, serta potensi tekanan nilai tukar yang dapat memengaruhi biaya operasional dan investasi perusahaan.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.