Rekomendasi Saham Hari Ini: BTPS, BUKA, HEAL & TPIA, IHSG Diprediksi Masih Tertekan

Abdul Malik • 08 Jun 2026

an image
Ilustrasi aplikasi Medikaloka Hermina atau HEAL. (Shutterstock)

Rekomendasi saham hari ini 8 Juni 2026 dari Ciptadana Sekuritas: BTPS, BUKA, HEAL, TPIA. IHSG anjlok ke 5.595, range hari ini 5.381–5.733. Simak analisis teknikal lengkap.

Bareksa - Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 8 Juni 2026. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih dalam tekanan dengan bias negatif.

Tabel Ringkasan Rekomendasi Saham 8 Juni 2026 (Rp)

Saham
Rekomendasi
Entry
Target
Stop Loss

BTPS

Buy on Weakness

800

875

770

BUKA

Buy on Weakness

107

116

97

HEAL

Buy on Weakness

765

845

700

TPIA

Buy on Weakness

1.205

1.375

1.100

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

1. BTPS — Menguji Level Support

Saham BTPS turun 2,84% dan ditutup di Rp855 (5/6/2026). BTPS masih dalam downtrend bearish yang jelas dengan harga terus diperdagangkan di bawah MA 55 yang menurun, sementara descending trendline masih membatasi setiap upaya pemulihan. Saham telah breakdown di bawah support sebelumnya di Rp945 dan kini menguji area support lebih rendah di sekitar Rp855, dengan support mayor berikutnya terlihat di sekitar Rp805.

Momentum masih lemah dengan stochastic mendekati zona oversold. Rebound teknikal jangka pendek dimungkinkan, khususnya jika BTPS dapat bertahan di atas Rp805–855 dan kembali ke atas Rp945.

Rekomendasi buy on weakness BTPS di Rp800 dengan stop loss Rp770 dan target ambil untung Rp875.

2. BUKA — Menguji Level Support

Saham BUKA turun 5,98% dan ditutup di Rp110 (5/6/2026). BUKA masih dalam downtrend bearish yang kuat setelah gagal mempertahankan rebound di dekat Rp184 dan breakdown di bawah level support kunci Rp151 dan Rp120. Saham kini diperdagangkan di sekitar Rp110, di bawah MA 55 high dan MA 55 low, menunjukkan tekanan jual masih dominan dan struktur jangka pendek masih lemah.

Penurunan terakhir mendekati area support mayor di sekitar Rp107, yang dapat bertindak sebagai zona rebound teknikal potensial jika pembeli mulai mempertahankan level ini.

Rekomendasi buy on weakness BUKA di Rp107 dengan stop loss Rp97 dan target ambil untung Rp116.

3. HEAL — Menguji Level Support

Saham HEAL turun 1,23% dan ditutup di Rp800 (5/6/2026). HEAL tengah berada dalam fase konsolidasi yang lemah setelah breakdown tajam di bawah support sebelumnya di Rp920, dengan harga kini bergerak di sekitar area Rp800 dan dekat zona support lebih rendah di Rp765. Namun pergerakan sideways terakhir di dekat Rp765–800 mengisyaratkan tekanan jual mulai stabil dalam jangka pendek.

Stochastic berada di area bawah dan menunjukkan tanda-tanda awal pendataran, yang dapat membuka ruang bagi rebound teknikal jika HEAL dapat bertahan di atas Rp765 dan kembali merebut Rp920.

Rekomendasi buy on weakness HEAL di Rp765 dengan stop loss Rp700 dan target ambil untung Rp845.

4. TPIA — Menguji Level Support

Saham TPIA turun 5,09% dan ditutup di Rp1.305 (5/6/2026). TPIA tengah dalam fase konsolidasi yang lemah menyusul breakdown tajam dari area Rp3.920–5.000, dengan harga kini diperdagangkan di sekitar Rp1.305 dan jauh di bawah MA 55 yang menurun. Tren luas masih bearish dengan saham terus membentuk lower highs dan gagal merebut kembali level resistance kunci.

Stochastic oscillator sudah sangat oversold, mengisyaratkan momentum penurunan mungkin sudah mereda dan rebound teknikal jangka pendek dimungkinkan.

Rekomendasi buy on weakness TPIA di Rp1.205 dengan stop loss Rp1.100 dan target ambil untung Rp1.375.

IHSG Diprediksi Masih Tertekan, Range 5.381–5.733

Grafik Pergerakan IHSG

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas Asia

IHSG anjlok 4,20% atau 245 poin ke level 5.595 pada Jumat (5/6/2026). Semua sektor melemah dengan investor asing mencatat net sell Rp3,7 triliun. Sektor Transportasi & Logistik menjadi penekan terbesar (-5,97%), disusul Energy (-5,73%) dan Industrials (-5,72%). Saham BBCA (-6,45%), BREN (-10,25%), dan TLKM (-4,83%) menjadi pemberat utama indeks. Rupiah menguat tipis 13 poin ke Rp18.020 per dolar AS.

Secara teknikal, outlook IHSG masih bearish dengan indeks breakdown di bawah beberapa level support kunci dan diperdagangkan jauh di bawah MA55, mengindikasikan downtrend yang kuat dengan momentum bearish yang dominan. Breakdown di bawah support 6.917 mempercepat tekanan jual, mendorong IHSG menuju area 5.594 dan mendekati zona support mayor di sekitar 5.381.

Meski stochastic mendekati zona oversold, ini hanya mengindikasikan kemungkinan rebound teknikal jangka pendek, bukan reversal yang terkonfirmasi. Selama IHSG masih di bawah zona resistance 6.900–7.000, tren luas tetap bearish dan setiap rebound harus dipandang sebagai koreksi dalam downtrend yang sedang berlangsung.

Untuk perdagangan 8 Juni 2026, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang support 5.381 dan resistance 5.733 dengan volatilitas pasar yang masih tinggi.

Kesimpulan

Rekomendasi saham BTPS, BUKA, HEAL, dan TPIA mencerminkan peluang trading jangka pendek di tengah kondisi IHSG yang masih tertekan. Pergerakan indeks masih berada dalam fase koreksi bearish yang kuat, namun sejumlah saham mulai menunjukkan sinyal jenuh jual yang membuka potensi technical rebound.

Investor mencermati area 5.381 sebagai support utama IHSG hari ini. Selama indeks belum mampu kembali ke atas zona resistance 6.900–7.000, tren pasar secara keseluruhan masih bearish dan volatilitas pasar dinilai masih berpotensi tinggi.

FAQ

1. Apa saham pilihan Ciptadana Sekuritas hari ini?
BTPS, BUKA, HEAL, dan TPIA.

2. Berapa range pergerakan IHSG hari ini?
IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 5.381 dan resistance 5.733.

3. Apa sektor yang paling menekan IHSG kemarin?
Sektor Transportasi & Logistik, Energy, dan Industrials.

4. Mengapa area 5.381 penting bagi IHSG?
Level tersebut merupakan zona support mayor yang kini menjadi penentu arah pergerakan IHSG dan batas sebelum potensi penurunan lebih lanjut terbuka.

5. Apa arti buy on weakness
Strategi membeli saham saat harga terkoreksi menuju level support tertentu dengan ekspektasi rebound, memanfaatkan kondisi jenuh jual untuk mendapatkan harga masuk yang lebih baik.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.