
Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 16 April 2026. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa melemah lagi.
Saham PANI ditutup turun 2,49% ke Rp8.800 pada 15 April 2026. Harga terkoreksi intraday dan mendekati area support, namun masih dalam tren naik.
Level support berada di Rp8.700–8.800 dengan support kuat di Rp7.400–7.500, sedangkan resistance di Rp9.250–9.300 dan lanjutan Rp9.525.
Target harga ambil untung di Rp9.250–9.525 dengan batas rugi Rp7.400. Strategi yang disarankan adalah buy on weakness di dekat Rp8.700 dengan peluang berlanjut jika harga rebound dan menembus Rp9.250.
Saham BUKA ditutup naik 2,6% ke Rp158 pada 15 April 2026. Pergerakan intraday menunjukkan penguatan dan harga berada dekat area resistance jangka pendek.
Level support di Rp152–156 dengan support kuat Rp140–142, sementara resistance di Rp166–168 dan lanjutan Rp171.
Target harga ambil untung berada di Rp166–171 dengan batas rugi Rp140. Strategi yang disarankan adalah akumulasi saat koreksi terbatas dengan peluang kenaikan lanjutan jika terjadi breakout di Rp166.
Saham WIFI ditutup stagnan di Rp2.470 pada 15 April 2026. Pergerakan harga masih berada dalam fase uptrend dengan konsolidasi di area atas.
Level support berada di Rp2.400–2.440 dengan support kuat Rp2.090–2.110, sedangkan resistance di Rp2.600–2.620 dan lanjutan Rp2.670.
Target harga ambil untung di Rp2.600–2.670 dengan batas rugi Rp2.090. Strategi yang digunakan adalah buy on weakness dengan konfirmasi lanjutan jika harga menembus Rp2.600.
Grafik Pergerakan IHSG
Sumber: Ciptadana Sekuritas Asia
IHSG turun 0,68% ke level 7.624 dengan investor asing mencatatkan jual bersih Rp1,2 triliun (15/4). Menurut riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (16/4), sektor yang mengalami pelemahan antara lain kesehatan, infrastruktur, konsumsi siklikal, keuangan, bahan baku, dan energi. Saham yang menjadi penekan indeks di antaranya BBCA, BBRI, dan TPIA.
Nilai tukar rupiah melemah 18 poin ke level Rp17.140 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi bersamaan dengan tekanan di pasar saham domestik.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7.482 sebagai support dan 7.686 sebagai resistance, dengan kemungkinan ditutup di level yang lebih rendah hari ini (16/4).
Tim Analis Bareksa merekomendasikan PANI, BUKA, dan WIFI untuk trading jangka pendek dengan strategi buy on weakness sesuai level teknikal masing-masing. IHSG berada dalam rentang 7.482–7.686 dengan kecenderungan melemah, seiring aksi jual asing dan pelemahan rupiah.
1. Apa itu buy on weakness?
Strategi membeli saham saat harga sedang turun di area support.
2. Apa itu support dan resistance?
Support adalah area penahan penurunan harga, resistance adalah batas atas kenaikan harga.
3. Apa arti breakout dalam saham?
Kondisi saat harga menembus level resistance dan berpotensi melanjutkan kenaikan.
4. Apa itu net sell asing?
Kondisi ketika investor asing lebih banyak menjual dibanding membeli saham.
5. Mengapa IHSG penting bagi investor?
IHSG mencerminkan kinerja keseluruhan pasar saham di Indonesia.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Adam Nugoroho/AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.