Wall Street dan IHSG Tergelincir, Jumlah Emiten Tembus 900, Pendapatan MBMA & MDKA Melesat

Abdul Malik • 22 Nov 2023

an image
Ilustrasi investor memantau kinerja keuangan emiten dan pergerakan pasar saham. (Shutterstock)

Saham BBNI, ADRO, MDKA, BBTN, INDY dan UNVR direkomendasi beli, NPI membaik, rupiah, harga batu bara dan CPO menguat, harga emas kembali tembus US$2.000

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily and Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Rabu (22/11/2023) :

Stocks Pick

BBNI

Harga saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 1,91% atau bertambah 95 poin menjadi Rp5.075 pada Selasa (21/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham BBNI dengan target Rp5.400 dan stop rugi Rp4.900, support Rp5.050 ; Rp5.000 dan resisten Rp5.100 ; Rp5.150. Volume perdagangan saham BBNI pada Selasa lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham BBNI berpotensi menguji resisten Rp5.100, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp5.150.

ADRO

Harga saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,35% atau bertambah 60 poin menjadi Rp2.610 pada Selasa (21/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham ADRO dengan target Rp2.800 dan stop rugi Rp2.450, support Rp2.600 ; Rp2.590 dan resisten Rp2.620 ; Rp2.630. Volume perdagangan saham ADRO pada Selasa lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham ADRO berpotensi menguji resisten Rp2.620, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp2.630.

MDKA

Harga saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 2,13% atau bertambah 50 poin menjadi Rp2.400 pada Selasa (21/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham MDKA dengan target Rp2.750 dan stop rugi Rp2.200, support Rp2.390 ; Rp2.380 dan resisten Rp2.410 ; Rp2.420. Volume perdagangan saham MDKA pada Selasa lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham MDKA berpotensi menguji resisten Rp2.410, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp2.420.

Investasi Saham di Sini

BBTN : Menguji Level Support

Harga saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melemah 1,95% ditutup di Rp1.260 pada Seasa (21/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham BBTN berbalik arah dari pantulan level harian di Rp1.300, seiring pergerakannya sedang tren naik. Saham BBTN bergerak di atas rata-rata harga utama, dan garis suport tren lebih tinggi. Saham BBTN membentuk pola marobozu bearish candlestick dengan bias bearish, dengan support terdekat di Rp1.250, jika ditutup lebih rendah bisa menuju Rp1.220. Saham BBTN direkomendasi spekulasi beli di Rp1.250 dengan stop rugi di Rp1.210 dan ambil untung di Rp1.300. 

Pergerakan Saham BBTN

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INDY : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Indika Energy Tbk (INDY) melemah 0,66% menjadi Rp1.500 pada Selasa (21/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham INDY tampak tren menurun dengan membentuk level rendah atas dengan bias bearish, sehingga ada potensi pelemahan lanjutan. Saham INDY berpeluang melanjutkan pelemahan untuk menguji support berikutnya di Rp1.460, jika mampu bertahan, maka saham INDY berpotensi rebound. Resisten terdekat saham INDY di Rp1.530, sehingga direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp1.460. 

Pergerakan Saham INDY

Sumber : Ciptadana Sekuritas

UNVR : Potensi Rebound

Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 0,58% menjadi Rp3.480 pada Selasa (21/11/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham UNVR sedang konsolidasi dengan bias bullish. Saham UNVR membentuk pola bullish candlestick di atas support kunci di Rp3.410, sehingga berpotensi rebound. Resisten terdekat saham UNVR di Rp3.530 dan direkomendasi spekulasi beli di Rp3.480 dengan stop rugi di Rp3.400 dan ambil untung di Rp3.480 dan Rp3.550. 

Pergerakan Saham UNVR

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Indeks-indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street tergelincir pada Selasa (21/11) dengan S&P 500 dan Nasdaq menghentikan kenaikan beruntun lima hari, dipicu risalah pertemuan terakhir The Fed yang tidak memberikan indikasi penurunan suku bunga acuan. Dow Jones Industrial Average jatuh 62,75 poin (0,18%) menjadi 35.088,29. Sedangkan S&P 500 turun 0,2% menjadi 4.538,19. Sementara itu, Nasdaq Composite melemah 0,59% menjadi 14.199,98.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,47% atau berkurang 33,1 poin menjadi 6.961,79 pada Selasa (21/11), dengan volume lebih besar dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di kisaran 6.920 - 7.000, support 6.940 ; 6.920 dan resisten 6.980 ; 7.000. Pelemahan IHSG berpotensi menguji support 6.940, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 6.920.

IHSG pada Selasa sore ditutup melemah seiring pelaku pasar 'wait and see' risalah Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed. IHSG sempat bergerak mencapai level tertinggi 7.011 sepanjang sesi perdagangan dan menduduki level terendah di 6.964,7. Kapitalisasi pasar IHSG menembus Rp11.109,21 triliun pada penutupan kemarin. Terdapat 238 saham menguat, 281 saham di zona merah, dan 238 saham stagnan.

Sejumlah saham ditutup menguat seperti PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat peningkatan 5,95%. Selanjutnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 7,51%. Selain itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terpantau naik 1,13%, dan PT Astra International Tbk (ASII) tercatat naik 1,75%. Sementara itu, beberapa saham tercatat melemah seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) turun 3,63% ke level Rp7.300. Lalu PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 2,2% ke level Rp8.875.

BEI 

Jumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) menembus 900 emiten, setelah PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI), dan PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM) resmi melantai di bursa pada 8 November 2023. Jumlah itu diyakini terus bertambah sampai akhir tahun, menyusul masih ada 27 calon emiten yang telah masuk pipeline pencatatan saham perdana di BEI.  

Rupiah

Nilai tukar rupiah bertengger di Rp15.440 per dolar AS pada Selasa (21/11) sore. Mata uang Garuda menguat 5 poin atau 0,03% dari perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah melemah ke posisi Rp15.436 per dolar AS.

NPI 

Bank Indonesia (BI) menyebut, kinerja neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada Kuartal III 2023 membaik di tengah meningkatnya ketidakpastian di perekonomian global. NPI pada Kuartal III 2023 menunjukkan perbaikan signifikan dengan mencatat defisit US$1,5 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan defisit pada Kuartal  sebelumnya sebesar US$7,4 miliar.

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak berakhir hampir datar setelah menguat selama dua sesi, dengan para investor berhati-hati menjelang pertemuan OPEC+ yang dijadwalkan pada hari Minggu, ketika kelompok produsen dapat mendiskusikan pemotongan suplai yang lebih dalam karena melambatnya pertumbuhan ekonomi global. Minyak mentah berjangka Brent ditutup 13 sen lebih tinggi pada US$82,45 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 6 sen lebih rendah pada US$77,77.

Batu Bara

Harga batu bara mayoritas menguat berkat kabar dari Eropa karena Jerman ingin memperpanjang pengoperasian pembangkit listrik batu bara dan kekhawatiran pasokan di Afrika Selatan dan Kolombia. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka November 2023 turun US$0,2 menjadi US$122,3 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 naik US$1,8 menjadi US$125,8 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Januari 2024 meningkat US$1,2 menjadi US$127,5 per ton.

CPO 

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) menguat akibat rendahnya produksi CPO Malaysia. Ditambah lagi, tanda-tanda peningkatan permintaan kedelai di China. Meskipun penurunan ekspor membatasi kenaikan tersebut. Kontrak berjangka CPO untuk Desember 2023 naik 16 ringgit Malaysia menjadi 3.819 ringgit Malaysia per ton pada Selasa (21/11). Untuk kontrak berjangka CPO Januari 2024 meningkat 17 ringgit Malaysia menjadi 3.907 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas melesat ke atas level US$2.000 didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve telah mencapai puncak suku bunga setelah notulen dari pertemuan terakhir bank sentral AS tersebut menunjukkan pendekatan yang hati-hati terhadap kenaikan suku bunga. Emas spot naik 1,2% menjadi US$1.999,92 per ounce, setelah sebelumnya mencapai puncak tiga minggu di US$2.007,29. Emas berjangka AS menetap 1,1% lebih tinggi pada US$2,001.60.

Investasi Emas di Sini

BNGA 

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengumumkan telah menarik peringkat surat utang Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) pada 15 November 2023 setelah dilunasinya Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga Tahun 2018 Seri A yang diterbitkan oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk pada 15 November 2023.

MEDC 

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan pembagian dividen interim senilai Rp15 per saham atau US$25 juta. Adapun jadwal pembagiannya, yakni cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 29 November 2023, ex dividen pasar reguler dan negosiasi 30 November. Cum dividen pasar tunai 1 Desember, ex dividen pasar tunai 4 Desember.

MDKA

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berbalik rugi US$23,77 juta atau setara Rp368,17 miliar meski pendapatan naik 86,92% per September 2023.

MBMA 

PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) meraih pendapatan naik 201,90% menjadi US$873,86 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$289,44 juta.

UNTR 

United Tractors (UNTR) telah merevisi pinjaman kepada entitas usaha Rp486 miliar. Pinjaman dari pemegang saham itu mengalir ke anak usaha Bina Pertiwi (BP). Amandemen fasilitas pinjaman telah dilakukan pada 17 Juli 2023.

Investasi Saham di Sini

HUMI 

PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) membeli satu unit kapal tunda (tugboat) Rp4,5 miliar dari PT Kemas Sejahtera Lestari. Pembelian kapal tersebut dilakukan oleh unit usaha perseroan, yakni PT Humpuss Transportasi Curah dengan nilai pembelian atas satu unit kapal tugboat adalah Rp4,5 miliar.

BESS 

PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) hingga triwulan III 2023, membukukan laba periode berjalan hingga Rp51,07 miliar atau tumbuh 46,39% dibanding realisasi laba pada periode sama tahun lalu, yang masih Rp34,89 miliar.

NICL 

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyampaikan bahwa PT PAM Mineral Tbk (NICL) mempercepat Jadwal Pembayaran Dividen Interim atas efek NICL. Perubahan Jadwal Pembayaran Dividen Interim dari jadwal semula pembagian dividen interim pada 12 Desember 2023 diubah atau dipercepat  menjadi tanggal 1 Desember 2023.

SRIL 

PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) mencatatkan penurunan kinerja hingga kuartal III 2023. Meski demikian, rugi bersih SRIL tercatat turun 22% YOY pada 9 bulan di 2023 menjadi Rp1,77 triliun.

KITB 

PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Grand Batang City memperoleh investasi penanaman modal asing dari Wanxinda Group senilai Rp 1 triliun untuk pemanfaatan tanah industri seluas 98 hektare.

JSMR 

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melalui PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengoperasikan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) meraih pinjaman Rp7,3 triliun untuk membangun Tol Probowangi tahap I segmen Gending-Besuki sepanjang 49,68 kilometer. Pinjaman itu perseroan dapatkan dari sindikasi bank yang terdiri dari bank-bank BUMN (Himbara) yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), kemudian bank daerah yaitu Bank Jati, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dan BPD Papua, serta PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) selaku lembaga pembiayaan infrastruktur.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.