Wall Street dan IHSG Reli, Harga Minyak Merosot, AUTO Gencar Produksi Komponen EV

Abdul Malik • 16 Nov 2023

an image
Ilustrasi para pialang atau trader saham sedang melakukan transaksi jual beli di Bursa Saham AS Wall Street. (Shutterstock)

MAPI, BIRD, MYOR, INCO dan INK direkomendasi beli, BBRI dan BBCA disarankan jual, harga batu baru dan CPO tertekan, rupiah menguat, MEDC transaksi afiliasi US$480 juta

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia, dipublikasi Kamis (16/11/2023) :

Stocks Pick

MAPI

Harga saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) ditutup melesat 5,79% atau bertambah 95 poin menjadi Rp1.685 pada Rabu (15/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham MAPI dengan target Rp2.000 dan stop rugi Rp1.550, support Rp1.670 ; Rp1.650 dan resisten Rp1.700 ; Rp1.720. 

Volume perdagangan saham MAPI pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham MAPI berpotensi menguji resisten Rp1.700, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.720.

BIRD 

Harga saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) naik 2,43% atau bertambah 45 poin menjadi Rp1.895 pada Rabu (15/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham BIRD dengan target Rp2.100 dan stop rugi Rp1.800, support Rp1.880 ; Rp1.870 dan resisten Rp1.910 ; Rp1.920.

Volume perdagangan saham BIRD pada Rabu lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham BIRD berpotensi menguji resisten Rp1.910, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.920.

MYOR

Harga saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik 1,15% atau bertambah 30 poin menjadi Rp2640 pada Rabu (15/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham MYOR dengan target Rp2.750 dan stop rugi Rp2.550, support Rp2.630 ; Rp2.620 dan resisten Rp2.650 ; Rp2.660.

Volume perdagangan saham MYOR pada Rabu lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham MYOR berpotensi menguji resisten Rp2.650, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp2.660.

Investasi Saham di Sini

BBCA : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,4% menjadi Rp9.050 pada Rabu (15/11/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham BBCA melanjutkan penguatan setelah membentuk pola bullish harami. 

Sinyal teknikal saham BBCA bisa melanjutkan kenaikan dalam jangka pendekatan, seiring indikator RSI adalah bullis di 56 dan momentum tren naik. Resisten terdekat saham BBCA di Rp9.125, dengan support Rp8.950, sehingga direkomendasi jual saat menguat (SOS) di Rp9.125. 

Pergerakan Saham BBCA

Sumber : Ciptadana Sekuritas

BBRI : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 3,45% menjadi Rp5.250 pada Rabu (15/11/2023). Menurut Ciptadan Sekuritas, saham BBRI tampak masuk momentum pembalikan arah menuju tren kenaikan dengan perubahan level rendah bawah dan rendah atas. 

Resisten terdekat saham BBRI di Rp5.325 dengan support Rp5.175. Saham BBRI direkomendasi jual saat menguat (SOS) di kisaran Rp5.325. 

Pergerakan Saham BBRI

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INCO : Menguji Level Support

Harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melemah 4,81% menjadi Rp4.550 pada Rabu (15/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham INCO berbalik arah setelah rebound teknikal menembus Rp4.830. Pergerakan harga saham INCO konsolidasi membentuk bias bearish. 

Saham INCO membentuk pola marubozu bearish candlestick, dengan ada ruang pelemahan lanjutan. Dengan support kuat Rp4.480, saham INCO direkomendasi spekulasi beli saat melemah di Rp4.480, dengan stop rugi Rp4.400 dan ambil untung di Rp4.610. 

Pergerakan Saham INCO

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INKP : Menguji Level Support

Harga saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melemah 1,74% menjadi Rp8.475 pada Rabu (15/11/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham INKP konsolidasi di kisaran Rp8.900 dan Rp8.200, dengan sinyal teknikal bearish. 

Jika menembus Rp8.900, maka saham INKP berpotensi masuk momentum bullish dengan support terdekat di Rp8.300. Saham INKP direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp8.300 dengan stop rugi Rp8.190, ambil untung di Rp8.625 dan Rp8.900. 

Pergerakan Saham INKP

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Indeks-indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street melanjutkan reli pada Rabu (15/11/2023) akibat mendinginnya data inflasi AS, menyusul indeks harga produsen Oktober yang turun. S&P 500 terkerek 0,16% ditutup di 4.502,88, senada Nasdaq Composite naik 0,07% menjadi 14.103,84, serta Dow Jones Industrial Average bertambah 163,51 poin (0,47%) menjadi 34.991,21.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,4% atau bertambah 96,15 poin menjadi 6.958,21 pada Rabu (15/11/2023), dengan volume lebih besar dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di kisaran 6.900 - 7.000, support 6.930 ; 6.900 dan resisten 6.980 ; 7.000. Penguatan IHSG berpotensi menguji resisten 6.980, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 7.000.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.534 per dolar AS pada Rabu (15/11). Mata uang Garuda naik 160 poin atau plus 1,02% dari penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp15.503 per dolar AS.

Neraca Dagang 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Oktober 2023 mengalami surplus US$3,48 miliar. Surplus neraca perdagangan Oktober naik tipis 0,07% dari September 2023 yang surplus US$3,41 miliar. Namun, turun 2,12% dari Oktober 2022. Nilai ekspor mencapai US$22,15 miliar pada Oktober 2023. Angka ini menunjukkan kenaikan 6,73% dari September 2023 dan menurun 10,43% dari Oktober 2022. Nilai impor Indonesia mencapai US$ 18,67 miliar pada Oktober 2023, meningkat 7,68% dari September 2023, turun 2,42% dari posisi Oktober 2022.

ULN

Bank Indonesia (BI) menyebut Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal III 2023 turun dari kuartal sebelumnya. Posisi ULN Indonesia pada akhir kuartal III 2023 tercatat US$393,7 miliar, turun dari posisi akhir kuartal II 2023 yang mencapai US$396,5 miliar.

IPM 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2023 mencapai 74,39 atau tumbuh 0,84 % dari tahun 2022. Pertumbuhan IPM 2023 lebih tinggi dari 2022 dan rata-rata pertumbuhan per tahun selama periode 2020-2022. Peningkatan IPM didukung oleh seluruh indikator pembentuknya. 

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak jatuh lebih dari 1,5% karena kenaikan yang lebih besar dari perkiraan pada persediaan minyak mentah AS dan rekor produksi di produsen terbesar di dunia, bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran mengenai permintaan di Asia. Minyak mentah berjangka Brent ditutup turun US$1,29, atau 1,6% menjadi US$81,18 per barel. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), turun US$1,60 atau 2% menjadi US$76,66.

Batu Bara

Harga batu bara naik ditopang menurunnya produksi batu bara China dan kabar India yang akan memastikan pasokan dari Australia stabil. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka November 2023 naik US$0,75 menjadi US$123,25 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 terkerek US$1,25 menjadi US$127,25 per ton, serta kontrak berjangka Januari 2024 meningkat US$0,75 menjadi US$130 per ton.

Badan Pusat Statistik (BPS) membukukan nilai ekspor komoditas unggulan Indonesia, yakni batu bara, anjlok hingga 25,81% sepanjang Januari – Oktober 2023 (YTD). Secara kumulatif, nilai perdagangan komoditas unggulan ini mencapai US$28,86 untuk periode Januari – Oktober 2023. Turun dari periode yang sama tahun lalu US$38,9 juta.

CPO 

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lagi-lagi menguat, memperpanjang kenaikan selama tiga hari beruntun. Didukung penguatan harga minyak kedelai di Chicago dan Dalian. Kontrak berjangka CPO untuk November 2023 menguat 41 ringgit Malaysia menjadi 3.800 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2023 naik 73 ringgit Malaysia menjadi 3.898 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas terkoreksi pada Rabu akibat data ritel ekonomi Amerika Serikat mampu mendorong penguatan dolar AS sebagai lawan abadinya. Level resistance harga emas berada pada posisi US$1.967 - US$1.970,3, sedangkan level support ada di US$1.964,3 - US$1.961.

Investasi Emas di SiniBMRI 

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga Oktober 2023 telah mencapai Rp26,78 triliun atau 73,88% dari target Rp36,24 triliun. 

SMMT

Hingga September 2023, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) mencatat peningkatan penjualan 8% menjadi Rp771,50 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp713,74 miliar. Pertumbuhan ini didukung oleh bisnis batu bara perusahaan yang tetap mengalami perkembangan positif.

MEDC 

Medco Energi (MEDC) melakukan transaksi afiliasi US$480,18 juta, menggunakan fasilitas dari anak usahanya, Medco Energi Global Pte Ltd (MEG). MEG memperoleh pinjaman dari Medco Maple Tree Pte Ltd (MMT), yang didanai melalui penerbitan surat utang senior senilai US$500 juta dengan tingkat bunga 8,96%. Obligasi senior itu tempo pada 2029. 

CBRE 

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) berhasil memperoleh kontrak sewa kapal Bulk Carrier Supramax 57,000 DWT dari PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) pada 8 November 2023.

BIPI 

PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mencatatkan produksi batu bara 4,4 juta ton hingga kuartal III 2023. Sampai akhir tahun target produksi batu bara tidak mengalami penyesuaian atau revisi.  

Investasi Saham di SiniARTI

Ratu Prabu (ARTI) akhirnya keluar dari jebakan rugi. Per 30 September 2023, perseroan membukukan laba bersih Rp1,47 miliar, melambung 102% dari periode sama tahun lalu rugi Rp68,83 miliar. Laba per saham menjadi Rp0,23 dari periode sama tahun sebelumnya minus Rp8,97.

TPMA 

PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) membeli 79 unit tugboat dan tongkang second Rp 1,2 triliun. Pembelian itu dilakukan melalui anak perusahaannya PT Trans Logistik Perkasa (TLP). 

AUTO 

PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) menyampaikan tengah menggencarkan produksi komponen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk menyambut tren elektrifikasi otomotif. Kinerja pada 2024 pun diprediksi moncer.

GIAA 

Garuda Indonesia (GIAA) berkomitmen tidak menaikkan biaya penerbangan Haji 1445 H/2024 M, namun kenaikan potensial 4,7% tergantung pada asumsi kurs rupiah terhadap dolar AS. Direktur Utama, Irfan Setiaputra, menyebut kenaikan terjadi jika asumsi nilai tukar Rp16.000 per dolar AS, jika di bawahnya, harga tiket pesawat untuk ibadah haji 2024 tetap stabil.

Investasi Saham di Sini

FILM 

Hingga periode 30 September 2023, PT MD Pictures Tbk (FILM) mencatat penurunan laba bersih 43,7% secara tahunan menjadi Rp86,48 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan dari periode sama di 2022 yang mencapai Rp154 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp9,1 per lembar.

 JTPE

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) bakal menggulirkan dividen interim Rp102,78 miliar. Alokasi dividen itu sekitar 72% dari laba per 30 September 2023 senilai Rp141,79 miliar. Pemegang saham akan menerima santunan dividen sejumlah Rp15 per lembar.   

WSKT 

Waskita Karya (WSKT) mendapatkan perpanjangan durasi pinjaman selama 3 bulan dari Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa melalui anak usahanya, Waskita Karya Realty (WKR). Perpanjangan waktu pinjaman berlaku sejak 12 November 2023 hingga 12 Februari 2024, sesuai dengan tanda tangan akta addendum perjanjian penyelesaian pinjaman nomor 90 pada 10 November 2023.

BUKK 

Bukaka Teknik Utama (BUKK) menyuntikkan modal Rp240 miliar ke anak usahanya, Bumi Mineral Sulawesi (BMS). Dana tersebut berasal dari pinjaman US$16 juta yang diperoleh dari Malea Energy (ME). Pinjaman tersebut setara Rp240 miliar, atau sekitar 5,63% dari ekuitas BUKK.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.