Cuan 11% Setahun, Ini Rahasia Reksadana Pendapatan Tetap Trimegah dan Allianz

Abdul Malik • 25 Jul 2023

an image
Ilustrasi kinerja Reksa Dana pendapatan tetap di tengah tantangan ekonomi pada 2023. (Shutterstock)

TRAM Strategic Plus dan Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2 mencetak imbal hasil 11,49% dan 11,35% setahun

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 24 Juli 2023) :

Reksadana Saham

IHSG : 3,91%
Indeks Reksadana Saham
 : 2,11%
Rencana Cerdas : 3,62%

Indeks Reksadana Saham Syariah : 2,04%
BNP Paribas Pesona Syariah
 : 2,46%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 1,52%
Schroder Dana Terpadu II : 1,27%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 1,32%
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,89%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : 0,32%
Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2 : 0,56%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,32%
Reksa Dana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia : 0,58%

Reksadana Pasar Uang

​Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :

> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,30%
Capital Money Market Fund : 0,41%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,28%
Reksa Dana Syariah Capital Sharia Money Market : 0,38%

Reksadana Ind​eks

Reksa Dana Indeks Avrist Indeks LQ45 : 2,32%
Danareksa Indeks Syariah : 2,84%

Beli Reksadana di Sini

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (24/07/2023) naik  0,27% ke level 6.899,396. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat naik ke level 6.246% pada Senin (24/07/2023) pukul 17.05 WIB.

Di tengah kenaikan IHSG, di marketplace reksadana terbaik Bareksa terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil 11,49% dan 11,35% dalam satu tahun terakhir. Dua reksadana itu ialah  TRAM Strategic Plus dan Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2.

Reksadana  TRAM Strategic Plus yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management, mencatatkan cuan 11,49% dalam setahun. Menurut fund fact sheet periode Juni 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0096, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0073, Deposito Bank Victoria, Deposito Bank Panin Syariah, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0080, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0074, SBSN Seri PBS037, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0056, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0098, dan Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0091.

Beli TRAM Strategic Plus di Sini

Sedangkan Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2 yang dikelola oleh PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia, mencatatkan cuan 11,19% dalam setahunBerdasarkan fund fact sheet periode Juni 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah deposito Bank Mega Tbk, Obligasi Negara FR0056, FR0059, FR0071, FR0078, FR0082, FR0087, FR0095, FR0096 dan FR0098.

Beli Allianz Fixed Income di Sini

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Beli Reksadana di Sini​​

(Romainah/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.