
Bareksa – Harga SpaceX Tokenized Stock (SPCXX) di aplikasi Bareksa naik 9,06% dalam 24 jam menjadi sekitar Rp2,98 juta per token pada Rabu (21/10/2026) pukul 11.09 WIB. Kenaikan ini berlangsung ketika SpaceX dan Tesla tengah mengkaji kemungkinan merger.
SpaceX juga dilaporkan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 161% pada kuartal III-2026. Dalam tiga bulan terakhir, SPCXX telah menguat 43,62%. Namun, harga token tetap bergerak fluktuatif dan tidak selalu sama dengan perubahan valuasi perusahaan SpaceX.
Berdasarkan data Bareksa, kenaikan SPCXX dalam 24 jam mencapai Rp247.422,64. Dalam tiga bulan, kenaikannya tercatat Rp904.240,64.
Berikut perkembangan harga SPCXX pada 21 Oktober 2026.
Indikator | Nilai |
|---|---|
Harga SPCXX | Rp2.976.142,38 |
Kenaikan 24 jam | 9,06% |
Kenaikan 3 bulan | 43,62% |
Harga beli | Rp2.976.142,38 |
Harga jual | Rp2.829.705,24 |
Minimum pembelian | Rp50.000 |
Sumber: Bareksa, kinerja per 21 Oktober 2026 pukul 11.09 WIB.
Harga beli dan jual SPCXX memiliki selisih sekitar Rp146.437 per token, atau sekitar 4,92% dari harga beli. Selisih tersebut perlu diperhatikan karena kenaikan harga pada grafik tidak otomatis sama dengan keuntungan bersih yang diterima investor ketika menjual asetnya.
SpaceX membukukan pendapatan US$14,58 miliar pada kuartal III-2026, melonjak 161% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil tersebut melampaui perkiraan analis sebesar US$12,7 miliar. Perusahaan milik Elon Musk ini juga melaporkan laba bersih sekitar US$4,4 miliar dan adjusted EBITDA sebesar US$8,81 miliar, lebih tinggi dari perkiraan US$6,59 miliar.
Kinerja Keuangan SpaceX Kuartal III-2026
Indikator | Realisasi Q3-2026 | Perkiraan Analis |
|---|---|---|
Pendapatan total | US$14,58 miliar | US$12,7 miliar |
Pertumbuhan pendapatan | 161% YoY | — |
Laba bersih | US$4,4 miliar | — |
Laba per saham (EPS) | US$0,35 | US$0,15 |
Adjusted EBITDA | US$8,81 miliar | US$6,59 miliar |
Pendapatan bisnis AI | Sekitar US$7,6 miliar | — |
Pendapatan Starlink | Sekitar US$5,2 miliar | — |
Pelanggan Starlink | 13,6 juta | — |
Belanja modal (capex) | US$19,59 miliar | US$19,6 miliar |
Belanja modal AI | US$16,44 miliar | — |
Sumber: Yahoo Finance, berbagai sumber, diolah
Pertumbuhan pendapatan SpaceX antara lain didukung perkembangan bisnis kecerdasan buatan (AI) dan layanan konektivitas satelit Starlink. Bisnis AI dilaporkan menyumbang sekitar US$7,6 miliar, sedangkan Starlink menghasilkan pendapatan sekitar US$5,2 miliar, dengan jumlah pelanggan internet konsumen global mencapai 13,6 juta.
Namun, ekspansi tersebut juga membutuhkan investasi besar. SpaceX mencatat belanja modal sekitar US$19,59 miliar, termasuk US$16,44 miliar untuk pengembangan infrastruktur AI.
Bagi investor, pertumbuhan pendapatan dan laba menjadi perkembangan penting untuk menilai bisnis SpaceX. Meski demikian, kenaikan token SPCXX sebesar 9,06% dalam 24 jam tidak dapat seluruhnya dikaitkan dengan laporan keuangan tersebut. Harga token juga dipengaruhi sentimen pasar, likuiditas, dan mekanisme perdagangan.
Selain laporan keuangan, SpaceX dan Tesla dikabarkan telah membentuk komite khusus untuk mengevaluasi kemungkinan penggabungan usaha. Penjajakan tersebut mencakup peluang pengembangan bisnis dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), cip, robotika, serta infrastruktur pendukungnya.
Namun, belum ada kesepakatan merger yang diumumkan. Struktur transaksi, valuasi, jadwal, dan persetujuan yang diperlukan juga belum dipastikan. Karena itu, investor perlu membedakan proses penjajakan merger dengan keputusan resmi penggabungan perusahaan.
SPCXX merupakan produk tokenized stock yang dirancang memberikan eksposur terhadap harga saham SpaceX melalui instrumen aset digital. Investor yang membeli SPCXX tidak otomatis tercatat sebagai pemegang saham langsung SpaceX dan tidak otomatis memperoleh hak suara dalam perusahaan.
Melalui Bareksa Crypto RWA, SPCXX dapat diakses menggunakan Saldo Rupiah, dengan transaksi yang diproses oleh TRIV. Berdasarkan tampilan aplikasi, minimum pembelian sebesar Rp50.000.
Sebelum bertransaksi, investor perlu memperhatikan beberapa risiko:
Volatilitas harga: kenaikan tajam dapat diikuti penurunan dalam waktu singkat.
Selisih harga beli dan jual: perbedaan harga transaksi dapat mengurangi hasil investasi.
Risiko penerbit dan aset pendukung: pahami struktur produk dan hak pemegang token.
Risiko likuiditas: harga dan kemudahan menjual aset dapat berubah mengikuti kondisi pasar.
Ketidakpastian merger: pembicaraan SpaceX dan Tesla belum tentu menghasilkan penggabungan usaha.
SPCXX naik 9,06% dalam 24 jam ke sekitar Rp2,98 juta pada 21 Oktober 2026. Dalam tiga bulan terakhir, token tersebut telah menguat 43,62%. Kinerja keuangan SpaceX yang dilaporkan meningkat serta penjajakan merger dengan Tesla menjadi perkembangan bisnis yang dapat dicermati investor. Investor perlu memahami bahwa SPCXX bukan saham SpaceX secara langsung. Risiko harga, likuiditas, biaya transaksi, serta struktur produk tetap menjadi pertimbangan sebelum berinvestasi.
Daftar Akun Crypto RWA di Sini
Disclaimer
Perdagangan aset kripto memiliki risiko tinggi. Harga dapat naik dan turun secara signifikan. Pastikan kamu memahami risikonya sebelum bertransaksi. Seluruh rangkaian proses transaksi aset kripto melalui sistem PT Tiga Inti Utama (TRIV). TRIV Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
SPCXX naik 9,06% dalam 24 jam berdasarkan data aplikasi Bareksa pada 21 Oktober 2026 pukul 11.09 WIB.
Sebesar 43,62% berdasarkan tampilan aplikasi pada waktu yang sama.
Belum. Kedua perusahaan dilaporkan masih mengevaluasi kemungkinan penggabungan usaha.
Tidak. SPCXX merupakan aset digital yang memberikan eksposur terhadap harga saham SpaceX, bukan kepemilikan saham perusahaan secara langsung.
Rp50.000.