Cara Smart untuk Berinvestasi pada Diri Sendiri

Abdul Malik • 19 Jul 2021

an image
Ilustrasi perempuan investor yang gembira karena telah menyiapkan kebutuhan dana untuk kegiatan pelatihan dan dana darurat dalam menghadapi ketidakpastian di tengah pandemi. (Shutterstock)

Bentuk investasi pada diri sendiri menurut Warren Buffett adalah terus belajar mengembangkan diri dan menjaga kesehatan kita

Bareksa.com - Investor legendaris Warren Buffett, dalam sebuah kesempatan wawancara dengan Yahoo Finance! pernah memberikan nasihat yang tidak biasa.

Salah seorang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan ditaksir mencapai Rp88,1 miliar atau sekitar Rp1.234 triliun tersebut menekankan tentang pentingnya berinvestasi pada diri sendiri 'the best investment you can make, is an investment in yourself".

"Sejauh ini investasi terbaik yang bisa Anda lakukan adalah pada diri Anda sendiri. Saya memberi tahu para siswa jika mereka belajar berkomunikasi lebih baik secara lisan maupun tulisan, maka mereka akan meningkatkan nilai diri mereka setidaknya 50 persen." ujarnya.

Buffett juga menambahkan kita harus mengeluarkan ide-ide tanpa ragu. Dia juga menyarankan agar kita menjaga diri agar tetap sehat dan terawat. Sebab kita tidak bisa mulai merawat tubuh kita saat berusia 50 tahun.

Dengan begitu, investasi pada diri sendiri menurut Buffett adalah pentingnya agar kita terus belajar untuk mengembangkan diri dan tetap menjaga kesehatan kita.

Baca juga : Cara Siapkan DP Rumah dengan Cerdas, Bijak dan Menguntungkan

Cara Smart Siapkan Biaya Pelatihan

Namun masalahnya sebagian orang terkadang tidak punya waktu dan kesempatan, atau cukup dana untuk terus belajar mengembangkan diri. 

Terkadang sebagian orang sibuk bekerja guna mencukupi kebutuhan, sehingga lupa bahwa terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri juga penting. Skill yang bisa kita pelajari bisa meliputi banyak hal, bisa hard skill atau soft skill seperti kepemimpinan dan manajerial. 

Hal itu tidak hanya agar kita berpeluang untuk menambah penghasilan kita, melainkan juga agar kita semakin berperan dan bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan kita. Selain kendala waktu, terkadang sebagian orang memiliki keterbatasan dana, sebab mengikuti pelatihan keterampilan atau kursus hingga seminar terkadang butuh dana tidak sedikit. 

Padahal kendala ini sebenarnya bisa diatasi, jika kita memiliki komitmen cukup kuat untuk terus mengembangkan diri. Apalagi kini sejak masa pandemi, justru semakin banyak ditawarkan beragam program pelatihan dan seminar secara virtual dengan biaya cukup terjangkau, bahkan gratis.

Baca juga : Baru 2 Bulan Diluncurkan, OVO Invest Diserbu 250.000 Investor

Banyak membaca bidang yang kita minati dari website-website terpercaya atau e-book juga akan semakin menambah pengetahuan kita. Karena itu, kondisi pandemi ini justru kian memudahkan kita mengakses berbagai referensi pengetahuan dan informasi yang kita butuhkan guna memperkaya wawasan kita. 

Soal kendala dana, ada baiknya kita mulai mempertimbangkan untuk membangun komitmen kuat dengan menyiapkannya melalui investasi. Instrumen investasi reksadana bisa dipilih, salah satunya di platform OVO I Invest

Di platform OVO I Invest kini telah tersedia reksadana pasar uang yakni Reksa Dana Manulife OVO Bareksa Likuid (MOBLI) untuk jenis konvensional dan Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid atau reksadana syariah SOBAT Likuid untuk jenis syariah.

Dengan potensi imbal hasil 5 persen per tahun, berinvestasi reksadana di platform OVO I Invest membuat kita berpeluang bisa mengalahkan angka inflasi. Selain itu imbal hasil investasi tersebut tidak dipotong pajak, karena bukan merupakan objek pajak. 

Platform OVO I Invest terdapat dalam aplikasi OVO yang merupakan kerja sama antara OVO dengan Bareksa sebagai Agen Penjual Reksa Dana berlisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kita bisa investasi reksadana di OVO | Invest dengan harga sangat terjangkau yakni mulai Rp10.000.

Dengan rutin investasi, maka tidak ada alasan buat kita untuk tidak menyiapkan kebutuhan dana untuk pelatihan agar bisa terus mengembangkan diri bukan? Terlebih sekarang banyak sekali modul pelatihan yang disediakan secara gratis.

Baca juga :  Biaya Pendidikan Anak Mahal, OVO Ajak Orang Tua Investasi Sejak Dini

Cara Smart Siapkan Dana Darurat

Menjaga kesehatan dengan cara makan teratur dengan makanan bergizi serta olahraga teratur ada baiknya rutin dilakukan. Apalagi situasi pandemi saat ini semakin menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan. 

Bentuk investasi ke diri sendiri lainnya yang tak kalah penting termasuk bagi kaum milenial adalah berinvestasi guna menyiapkan dana darurat. Menyiapkan dana darurat perlu dilakukan sedini mungkin sebagai bentuk perlindungan finansial kepada diri sendiri untuk waktu yang akan datang. 

Tentu dibutuhkan dana yang siap digunakan kapan saja terlebih kala situasi penuh ketidakpastian akibat pandemi seperti sekarang ini. Platform OVO I Invest bisa menjadi jawaban karena memiliki fitur pencairan cepat.

Lihat juga : Modal Rp10 Ribu per Hari Jadi Jutaan di Reksadana, Ini Caranya

Fitur unik ini memungkinkan investor untuk mencairkan investasi mereka ke saldo OVO Cash dengan sangat cepat, sehingga nyaman digunakan untuk pembayaran transaksi uang elektronik. 

Karena itu, selain berpotensi meraih imbal hasil karena dana darurat tersebut kita investasikan di reksadana, kita juga tidak perlu khawatir sebab dana tersebut sewaktu-waktu bisa kita cairkan untuk memenuhi kebutuhan darurat kita. 

Menarik bukan?

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.