Jemaah Umroh Wajib BPJS Kesehatan, Yuk Kumpulkan Modal ke Tanah Suci dengan Cara Ini

Abdul Malik • 09 Jan 2023

an image
Ilustrasi jemaah yang bersiap berangkat umroh sekeluarga, suami, istri dan anak, dengan modal dari hasil investasi di reksadana syariah di fitur Bareksa Umroh. (Shutterstock)

Keputusan Menteri Agama tersebut merupakan tindak lanjut Inpres nomor 1 tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional

Bareksa.com - Kementerian Agama mewajibkan calon jemaah umroh dan calon jemaah haji khusus terdaftar sebagai peserta program jaminan kesehatan nasional atau BPJS Kesehatan. Hal ini tercantum dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 1456 tahun 2022 tentang Persyaratan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional dalam Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah dan Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus.

Keputusan Menteri Agama tersebut merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai, kewajiban menjadi peserta BPJS Kesehatan demi mencapai sesuatu yang lebih maslahat bagi jemaah. Yakni terlindunginya jemaah dengan jaminan kesehatan BPJS Kesehatan.

“Ketika itu mempunyai ada jaminan jaminan yang bagus, yang baik untuk kebaikan si jemaah itu sendiri saya kira itu seharusnya bisa diterima,” ujar Ma’ruf, Sabtu (7/1) dilansir Kontan.co.id.

Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi mengatakan, BPJS Kesehatan tidak ada kaitan langsung dengan operasional dan proses pelaksanaan umroh. “Terkait masalah BPJS perlu duduk bareng lagi antara Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan agar teknis pada pelaksanaan pembayaran bagi mereka yang belum mempunyai kartu BPJS Kesehatan dipermudah, tidak dipersulit,” terang Syam.

Sebagai informasi, melalui Inpres nomor 1 tahun 2022, Presiden menginstruksikan kepada Menteri Agama untuk mengambil langkah-langkah agar pelaku usaha dan pekerja pada penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan penyelenggara ibadah haji khusus menjadi peserta aktif dalam program jaminan kesehatan nasional.

Mempertimbangkan BPJS Kesehatan jadi syarat wajib calon jemaah yang menunaikan umroh ke Tanah Suci, maka sebaiknya kamu mempersiapkannya dengan baik. Tak hanya itu, karena biaya untuk umroh tidaklah murah, maka kamu juga perlu menyiapkan tabungannya jauh-jauh hari. Salah satu cara untuk menyiapkan tabungan umroh ialah dengan investasi di reksadana syariah. 

Investasi Siapkan Tabungan Umroh yang Halal dan Cuan, Klik di Sini

Cara Siapkan Tabungan Umroh

Bagi Kamu yang berniat menjalankan ibadah umroh tapi belum memiliki modal untuk berangkat, Bareksa menawarkan solusi menabung reksadana syariah untuk mengumpulkan biaya perjalanan umroh melalui fitur Bareksa Umroh

Untuk bisa beribadah ke Tanah Suci, memang perlu menyiapkan modalnya. Sebagai gambaran, harga paket umroh 9 Hari dari Khalifah Tour senilai Rp28,9 juta per jemaah tahun ini. Karena itu, calon jemaah perlu mempersiapkan biaya umroh jauh-jauh hari sebelum berangkat. 

Cara agar Tabungan Umroh bisa optimalkamu bisa menabung di reksadana syariah menggunakan fitur Bareksa Umroh yang tersedia di super app investasi Bareksa. Tabungan umroh di Bareksa Umroh menggunakan reksadana syariah yang halal dan sifatnya fleksibel dengan rencana Tabungan. 

Supaya bisa mengumpulkan biaya umroh sebesar itu, mungkin kamu membutuhkan waktu. Kamu bisa menabung bertahap mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun. Jangka waktu ini tidak mengikat dan sangat fleksibel bisa diatur atau dicairkan sesuai dengan kebutuhan kamu. 

Dengan fitur Bareksa Umroh di super app investasi Bareksa, kamu bisa dengan mudah memantau dan menambah jumlah Tabungan Umroh dari mana saja dan kapan saja. Bareksa bekerja sama dengan mitra penyelenggara perjalanan umroh resmi yakni Khalifah Tour, Al Qadri dan Travel Umroh. 

Ketiga mitra penyelenggara itu telah memiliki izin penyelenggaraan umroh. Khalifah Tour memiliki izin umroh nomor U.509 tahun 2021, Al Qadri memiliki izin umroh nomor 816 tahun 2017, dan Travel Umroh memiliki izin umroh nomor 1020 tahun 2019.

Sementara itu, menabung untuk biaya umroh di Bareksa aman karena dana jemaah tidak disimpan oleh rekening perorangan, rekening travel agent, atau bahkan rekening perusahaan Bareksa. Namun Tabungan Umroh kamu ada di reksadana syariah yang tersimpan aman di bank kustodian dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sehingga, dana kamu tidak bisa dibawa kabur pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Ada 5 produk reksadana pasar uang syariah di Bareksa Umroh yang bisa kamu pilih. Yakni Syailendra Sharia Money Market Fund, Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra, Sucorinvest Sharia Money Market Fund, Trimegah Kas Syariah, dan Bahana Likuid Syariah Kelas G. Setahun terakhir (per 8/1/2023), 5 reksadana pasar uang syariah berhasil mencatatkan cuan hingga 3,92%.

Imbal hasil reksadana pasar uang syariah di Bareksa Umroh tidak terkena pajak, karena bukan merupakan objek pajak. Selain itu besaran imbal hasil tersebut juga jauh lebih menarik dari deposito syariah atau tabungan perbankan biasa.

Sumber: Bareksa

Mulai Siapkan Tabungan Umroh Sekarang, Klik di Sini

Keunggulan Bareksa Umroh

Berikut enam alasan sekaligus keunggulan Bareksa Umroh.

Pertama, Pasti Aman

Uang tabungan nasabah akan disimpan dalam reksadana syariah, sebagai instrumen investasinya. Tidak dipegang langsung oleh pihak travel atau agen penjual, melainkan ada dalam reksadana yang disimpan di bank kustodian dan diawasi oleh OJK.

Kedua, Terpercaya

Bareksa bermitra dengan agen biro perjalanan (agen travel) yang sudah memiliki reputasi. Tiap mitra agen travel telah memiliki sertifikat untuk keberangkatan umroh yang diatur oleh Kementerian Agama.

Ketiga, Layanan Lengkap

Layanan Bareksa Umroh terpadu dari awal hingga akhir, mulai dari perencanaan tabungan di reksadana syariah, pembelian paket umroh, keberangkatan umroh, hingga perjalanan pulang ke tanah air.

Keempat, Sesuai Syariah

Tidak perlu ragu tentang kehalalan produk ini, karena reksadana syariah dikelola berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan nomor 20/DSN-MUI/IV/2001.

Kelima, Serba Online

Pendaftaran dilakukan 100% online, dengan hanya menggunakan e-KTP. Proses tanda tangan juga dilakukan secara online menggunakan tanda tangan digital.

Keenam, Fleksibel & Potensi Imbal Hasil

Top up tabungan tidak mengikat, kamu bebas top up kapanpun dan berapapun. Dengan reksadana syariah, tabunganmu berpotensi tumbuh dan meraih imbal hasil lebih besar dari tabungan bank atau deposito.

Seluruh proses pengelolaan investasi di reksadana syariah juga diawasi oleh OJK. Sehingga kamu bisa tenang melakukan seluruh persiapan umroh ke Tanah Suci

Perlu juga diketahui bahwa Tabungan Umroh menggunakan harga paket umroh dari mitra travel agent sebagai ilustrasi untuk mencapai target nilai tabungan, tetapi tidak mengikat pada pembelian paket umroh. Maka, ketika target biaya umroh sudah terkumpul, investor akan dikonfirmasi untuk mencairkan reksadana dan membeli paket umroh.

Siapkan Modal Umroh yang Aman dan Cuan Sekarang, Klik di Sini

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini 
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Tabungan Umroh tidak mengikat pada pembelian paket. Harga paket umroh akan disesuaikan dengan harga pada keberangkatan.