Smart Investor Punya Niat Kuat Berangkat Umroh? Investasi di Reksadana Syariah

Bareksa • 25 Jun 2021

an image
Ilustrasi sepasang suami istri yang bersiap berangkat umroh dari hasil menabung di reksadana syariah di BareksaUmroh. (Shutterstock)

Kementerian Agama saat ini tengah melobi pemerintah Arab Saudi agar memberi kesempatan kepada jamaah Indonesia agar bisa menunaikan ibadah umroh

Bareksa.com - Kementerian Agama saat ini tengah melobi pemerintah Arab Saudi agar memberi kesempatan kepada jamaah Indonesia agar bisa menunaikan ibadah umroh setelah dua tahun berturut-turut membatalkan keberangkatan ibadah haji pada 2020 dan 2021.

Hal ini dilakukan Tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag dan Pusat Kesehatan Haji, Kemenkes, berkunjung ke Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Rabu pekan lalu.

Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Ramadhan Harisman menyampaikan kunjungan ke Kedubes, selain dalam rangka silaturahim juga melakukan koordinasi lebih dini untuk membahas rencana penyelenggaraan dan pengaturan umroh 1443 Hijriyah. Selama ini, penyelenggaraan umroh biasanya dimulai pada Muharram, setelah musim haji.

"Kami sangat berharap Indonesia bisa memberangkatkan jemaah umroh, apalagi jika setelah penyelenggaraan haji nanti kondisi pandemi membaik," ujar Ramadhan dilansir IDXChannel.

Larangan umroh bagi warga luar negeri dan pembatasan haji hanya diperbolehkan untuk warga domestik Arab Saudi seiring kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Menabung Umroh di BareksaUmroh

Jika kamu punya niat kuat untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci namun hingga kini belum bisa berangkat akibat kebijakan larangan pemerintah Arab Saudi, maka ada baiknya menyiapkan tabungannya mulai sekarang.

Sehingga jika nantinya umroh kembali dibuka warga Indonesia danamu sudah mencukupi dan bisa langsung berangkat.

Kamu bisa menyiapkan tabungan umrohmu di reksadana syariah yang tersedia di platform BareksaUmroh. Selain halal dan berpeluang memberikan imbal hasil lebih tinggi dari menyimpannya di tabungan biasa, juga aman karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di platform BareksaUmroh kamu bisa memilih beragam paket umroh sesuai kebutuhan dan kemampuanmu. Kamu juga bisa melakukan simulasi atas investasimu. Menyiapkan tabungan umroh di BareksaUmroh ada enam kelebihan :

1. Pasti Aman

Uang tabungan nasabah akan disimpan di reksadana syariah, sebagai instrumen investasinya. Tidak dipegang langsung oleh pihak travel atau agen penjual, melainkan disimpan di reksadana Bareksa.

2. Layanan Lengkap

Layanan BareksaUmroh terpadu dari awal hingga akhir, mulai dari perencanaan tabungan di reksadana syariah, pembelian paket umroh, keberangkatan umroh, hingga perjalanan pulang ke tanah air.

3. Serba Online

Pendaftaran dilakukan 100 persen online, dengan hanya menggunakan e-KTP. Proses tanda tangan juga dilakukan secara online menggunakan tanda tangan digital.

4. Terpercaya

Bareksa bermitra dengan agen biro perjalanan (agen travel) yang sudah memiliki reputasi. Tiap mitra agen travel telah memiliki sertifikat untuk keberangkatan umroh yang diatur oleh Kementerian Agama.

5. Sesuai Syariah

Tidak perlu ragu tentang kehalalan produk ini, karena reksadana syariah dikelola berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan nomor 20/DSN-MUI/IV/2001. Baca Selengkapnya

6. Fleksibel & Potensi Imbal Hasil

Top up tabungan tidak mengikat, kamu bebas top up kapanpun dan berapapun. Dengan reksadana syariah, tabunganmu berpotensi tumbuh dan meraih imbal hasil lebih besar dari tabungan bank atau deposito.

Nah, bagi smart investor jangan biarkan tabungan persiapan umrohmu menganggur. Simpan di reksadana syariah di BareksaUmroh agar memberikan imbal hasil optimal.

Selengkapnya tentang BareksaUmroh kamu bisa klik tautan berikut ini.

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.