Sambil Tunggu Vaksin Covid, Siapkan Biaya Umroh di Reksadana Syariah

Hanum Kusuma Dewi • 17 Mar 2021

an image
Jemaah umat muslim melaksanakan ibadah umroh di depan Kabah, di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi di tengah pembatasan akibat pandemi, 22 Oktober 2020. (Ayman Zaid / Shutterstock.com)

Bareksa Umroh menyediakan perencanaan investasi reksadana syariah yang fleksibel

Bareksa.com - Pemerintah mengkaji vaksinasi Covid-19 sebagai syarat dalam melakukan ibadah haji dan umroh ke Arab Saudi. Sambil menunggu aturan pastinya dan pembukaan kembali Tanah Suci, ada baiknya calon jemaah umroh mempersiapkan biaya umroh. 

"Bagi jamaah Haji dan Umroh, Arab Saudi sudah mencanangkan vaksinasi. Selain meningitis dan influenza, Pemerintah mungkin akan menambah vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu syarat perjalanan haji dan umroh," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi dikutip CNBC Indonesia, Selasa (16/3/2020).

Sambil menunggu kepastian aturan dan pembukaan umroh, ada baiknya calon jemaah sudah mulai mempersiapkan biaya umroh. Satu alternatif tempat untuk tabungan umroh adalah reksadana syariah, yang lebih dari tabungan biasa. 

Reksadana adalah kumpulan dana investor yang dikelola manajer investasi untuk diinvestasikan ke dalam aset-aset keuangan seperti saham, obligasi dan pasar uang. Adapun reksadana syariah adalah reksadana yang hanya berinvestasi pada aset-aset yang sesuai dengan prinsip syariah. 

Reksadana syariah untuk tabungan umroh tersedia di platform Bareksa Umroh. Di Bareksa Umroh, calon jemaah bisa membuat perencanaan investasi reksadana syariah dengan harga paket umroh saat ini. 

Tabungan umroh di reksadana syariah tidak hanya aman karena resmi diawasi Otoritas Jasa Keuangan, tetapi juga investasi halal karena telah mendapat opini syariah dari Majelis Ulama Indonesia. Bahkan, tabungan umroh di reksadana syariah bisa memberikan imbal hasil (return) karena pertumbuhan nilai aset-asetnya. 

Simulasi Reksadana

Untuk memahami imbal hasil ini, mari kita gunakan simulasi dari satu perencanaan di Bareksa Umroh, yaitu Umroh Silver 12 Hari dari Fathindah Travel Service seharga Rp31,9 juta. Lalu kita memilih satu reksadana syariah yang tersedia di Bareksa Umroh, yaitu Sucorinvest Sharia Money Market Fund. 

Gambar Rencana Tabungan Umroh
Sumber: Bareksa Umroh

Misalkan kita ingin menabung selama 12 bulan, berarti dana per bulan yang perlu kita masukkan ke dalam reksadana syariah adalah Rp2,66 juta. Dengan menggunakan simulasi reksadana berdasarkan kinerja historis (per 16 Maret 2021), bila menabung tiap bulan rutin selama 1 tahun, kita bisa mengumpulkan modal plus hasil investasi Rp32,84 juta. Artinya ada keuntungan atau imbal hasil hampir Rp1 juta, setara 2,94 persen dari modal yang kita tanamkan. 

Grafik Simulasi Investasi Reksadana
Sumber: Bareksa.com

Sebagai catatan, imbal hasil sebenarnya bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari simulasi. Imbal hasil ini sudah bersih, tidak terkena pajak atau administrasi bulanan lagi. Sehingga, dana tabungan umroh kita bisa lebih optimal. 

Bila kita melewati periode rencana, atau bisa mengumpulkan dana lebih cepat daripada rencana, tidak ada pinalti. Justru, semakin lama kita menabung, potensi imbal hasil semakin besar. 

Jadi, niatkan ibadah umroh dengan mulai menabung reksadana syariah di Bareksa Umroh sekarang. 

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.