
Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,06% ke 6.518 pada Jumat (28/8/2026), di tengah net sell asing Rp482 miliar. Meski begitu, indeks masih berada di atas MA20 6.391 dan MA50 6.214, serta mencatat kenaikan 7,01% dalam 20 hari. RSI 50,25 menunjukkan momentum netral.
Riset Ciptadana Sekuritas Asia 31 Agustus 2026 memperkirakan IHSG bergerak pada rentang 6.475–6.635.
Struktur teknikal masih cautiously bullish, tetapi indeks perlu menembus dan bertahan di atas 6.520 untuk membuka ruang kenaikan yang lebih kuat. Sebelum itu terjadi, konsolidasi sideways menjadi skenario dasar.
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini, 31 Agustus 2026
Saham | Rekomendasi | Harga 28/8 | Area beli | Target | Batas rugi |
MDKA | Buy on Weakness | Rp3.040 | Rp2.900–2.960 | Rp3.160–3.280 | Rp2.760 |
SSIA | Buy on Weakness | Rp1.865 | Rp1.720–1.790 | Rp1.900–2.000 | Rp1.650 |
MAPA | Buy on Weakness | Rp725 | Rp670–700 | Rp750–780 | Rp630 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, data penutupan 28/8/2026, area beli, target, dan batas rugi merupakan level teknikal, bukan jaminan harga akan tercapai.
MDKA memperoleh skor tertinggi 0,95. Harga Rp3.040 berada di atas MA20 Rp2.909 dan MA50 Rp2.770, dengan kenaikan 16,48% dalam 20 hari. Volume perdagangan 86,46 juta saham atau sekitar 2,1 kali rata-rata 20 hari memperkuat momentum, sedangkan RSI 53,40 masih netral-positif.
Namun, harga sudah menyamai level tertinggi 20 hari. Karena itu, strategi yang lebih terukur ialah menunggu koreksi ke Rp2.900–2.960, bukan mengejar di puncak. Target teknikal berada di Rp3.160–3.280 dengan batas rugi Rp2.760.
SSIA mencatat skor 0,85 dan menguat 17,67% dalam 20 hari. Harga Rp1.865 berada di atas MA20 Rp1.723 dan MA50 Rp1.655. Volume mencapai 38,67 juta saham, sekitar 1,8 kali rata-rata 20 hari, sementara RSI 55,67 menunjukkan momentum positif yang belum overbought.
Level Rp1.900 menjadi resistance terdekat sekaligus tertinggi 20 hari. Investor dapat menunggu area Rp1.720–1.790, dengan target Rp1.900–2.000 dan batas rugi Rp1.650. Posisi yang sudah dimiliki dapat dipertahankan selama harga tidak menembus batas risiko tersebut.
MAPA meraih skor 0,81 setelah naik 20,83% dalam 20 hari dan 7,41% dalam lima hari. Harga Rp725 berada di atas MA20 Rp666 dan MA50 Rp636. Volume 51,02 juta saham atau sekitar 1,6 kali rata-rata 20 hari menunjukkan minat transaksi yang kuat. RSI 57,41 belum memasuki area jenuh beli.
Karena harga juga berada di level tertinggi 20 hari, entry ideal menunggu pullback ke Rp670–700. Target teknikal berada di Rp750–780, sedangkan batas rugi Rp630.
IHSG masih memiliki fondasi bullish menengah, tetapi momentum jangka pendek melandai. Stochastic mendingin dari area overbought, sedangkan Awesome Oscillator tetap positif namun mulai mendatar. Penembusan valid di atas 6.520 dapat membuka jalan menuju 6.800–6.920. Sebaliknya, penutupan di bawah 6.300–6.350 akan melemahkan struktur pemulihan.
Mengutip riset Ciptadana, ASII mengajukan tender sukarela hingga 238,4 juta saham AUTO pada Rp3.600 per saham, premium 5,9% dari harga penutupan Rp3.400. AADI membukukan pemulihan kuat pada kuartal II 2026, dengan laba bersih US$331 juta, naik 131% secara kuartalan dan 43% secara tahunan. ANTM mencatat pendapatan kuartal II Rp33,4 triliun, tetapi margin menormal setelah kuartal I yang kuat. BBRI membukukan laba bersih kuartal II Rp15,4 triliun, naik 21,5% secara tahunan, meski biaya kredit masih tinggi.
MDKA, SSIA, dan MAPA memiliki tren serta dukungan volume yang positif, tetapi ketiganya berada dekat level tertinggi 20 hari. Strategi buy on weakness, pembelian bertahap, dan disiplin batas rugi lebih relevan daripada mengejar harga. Untuk IHSG, pantau 6.520 sebagai konfirmasi penguatan dan 6.475 sebagai support harian pertama.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Ciptadana memperkirakan IHSG bergerak di 6.475–6.635, dengan kecenderungan konsolidasi dan risiko ditutup melemah.
Ketiganya berstatus READY dan mencatat skor teknikal tertinggi, harga di atas MA20 serta MA50, dan volume di atas rata-rata 20 hari.
Harga ketiga saham berada di sekitar level tertinggi 20 hari, sehingga menunggu koreksi dapat memberi profil risiko yang lebih terukur.
Breakout yang gagal, pelemahan IHSG di bawah support, serta volatilitas saham dapat membuat target tidak tercapai atau batas rugi tersentuh.