
Bareksa - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) menetapkan panduan pertumbuhan pendapatan 50% YoY dan laba bersih 70% YoY untuk 2026, didukung same-store sales growth (SSSG) kuartal pertama 2026 sebesar 11% YoY dan target pembukaan 100 gerai baru, terdiri dari 70 Fore Coffee dan 30 Fore Donut, di mana 50 gerai sudah terealisasi per Juni 2026.
Strategi ekspansi FORE difokuskan ke kota Tier 2 dan Tier 3 dengan intensitas persaingan yang lebih rendah. Fore Donut dikembangkan sebagai pendorong profitabilitas tambahan berkat profil gross margin yang lebih tinggi, dengan target jangka panjang 200–300 gerai Fore Donut pada 2030. Capex 2026 sebesar Rp200–250 miliar terutama untuk ekspansi gerai, didanai dari hasil IPO.
Analis Ciptadana Sekuritas menilai daya tarik saham FORE masih memerlukan pembuktian lebih lanjut, mengingat tekanan struktural pada daya beli kelas menengah dan persaingan yang semakin ketat di kota Tier 1 yang masih menyumbang sekitar 50% pendapatan FORE.
Valuasi saham saat ini di 61,4x TTM P/E dan 15,5x TTM EV/EBITDA dinilai premium dibanding perusahaan sejenis di pasar domestik dan regional, sehingga eksekusi konsisten terhadap panduan 2026 menjadi syarat sebelum re-rating dapat dibenarkan.
Ringkasan Panduan FORE 2026
Parameter | Target 2026 |
|---|---|
Pertumbuhan pendapatan | 50% YoY |
Pertumbuhan laba bersih | 70% YoY |
SSSG kuartal pertama 2026 | 11% YoY |
Target gerai baru | 100 (70 Fore Coffee, 30 Fore Donut) |
Capex 2026 | Rp200–250 miliar |
EBITDA margin per gerai | 24–25% |
Payback period per gerai | 15–18 bulan |
Harga tiket rata-rata | Rp75.000–100.000 |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas Asia, 8 Juni 2026
FORE menetapkan panduan ambisius dengan target pertumbuhan pendapatan 50% YoY dan 100 gerai baru di 2026. Namun analis Ciptadana menilai valuasi 61,4x TTM P/E masih terlalu premium dan perlu eksekusi konsisten terhadap panduan sebelum re-rating saham dapat dibenarkan.
1. Berapa target pertumbuhan pendapatan FORE di 2026?
50% YoY dengan pertumbuhan laba bersih ditargetkan 70% YoY.
2. Berapa gerai baru yang ditargetkan FORE di 2026?
100 gerai baru, terdiri dari 70 Fore Coffee dan 30 Fore Donut.
3. Apa fokus ekspansi geografis FORE?
Kota Tier 2 dan Tier 3 dengan intensitas persaingan lebih rendah.
4. Mengapa analis menilai valuasi FORE masih premium?
Saham diperdagangkan di 61,4x TTM P/E, premium dibanding perusahaan sejenis, sehingga butuh eksekusi konsisten terhadap panduan 2026 sebelum re-rating dapat dibenarkan.
5. Apa target jangka panjang Fore Donut?
200–300 gerai pada 2030, dengan profil gross margin lebih tinggi sebagai pendorong profitabilitas.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.