
Bareksa - PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp237,36 miliar atau Rp23 per saham. Keputusan tersebut disetujui dalam RUPS Tahunan pada 3 Juni 2026 dan diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Juni 2026. Pembagian dividen ini menjadi bagian dari distribusi laba kepada pemegang saham setelah perseroan membukukan laba bersih sepanjang 2025.
Total dividen tahun buku 2025 terdiri atas dividen interim Rp103,20 miliar atau Rp10 per saham dan dividen final Rp134,16 miliar atau Rp13 per saham. Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp351,15 miliar per 31 Desember 2025. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) mencapai sekitar 67,6% dari laba bersih tahun berjalan.
Perseroan juga membukukan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp2,3 triliun dan total ekuitas Rp2,57 triliun. Jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 11 Juni 2026, sedangkan tanggal daftar pemegang saham (recording date) pada 15 Juni 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 25 Juni 2026.
Bagi investor, pembagian dividen menjadi salah satu bentuk pengembalian investasi selain potensi perubahan harga saham. Berdasarkan harga penutupan saham TOTO sebesar Rp228 pada 5 Juni 2026, total dividen Rp23 per saham mencerminkan estimasi dividend yield sekitar 10,1%. Estimasi tersebut dihitung berdasarkan total dividen tahun buku 2025 yang telah diumumkan perseroan.
Secara sederhana, dividend yield menggambarkan perbandingan antara dividen yang dibagikan dan harga saham saat ini. Semakin tinggi dividen per saham dibandingkan harga saham, semakin besar estimasi imbal hasil dividen yang diterima investor. Namun, besaran dividen tetap ditentukan berdasarkan keputusan perseroan dan persetujuan pemegang saham.
Pembagian dividen TOTO menunjukkan sebagian laba tahun buku 2025 dialokasikan kepada pemegang saham. Keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan tidak memuat proyeksi kinerja maupun kebijakan dividen untuk periode berikutnya. Investor akan mencermati perkembangan fundamental dan kinerja operasional perusahaan setelah pelaksanaan pembagian dividen tersebut.
Indikator | Nilai |
|---|---|
Emiten | TOTO |
Total Dividen 2025 | Rp237,36 miliar |
Dividen per Saham | Rp23 |
Dividen Interim | Rp103,20 miliar |
Dividen Interim per Saham | Rp10 |
Dividen Final | Rp134,16 miliar |
Dividen Final per Saham | Rp13 |
Laba Bersih 2025 | Rp351,15 miliar |
Dividend Payout Ratio | Sekitar 67,6% |
Estimasi Dividend Yield* | Sekitar 10,1% |
Cum Dividen Reguler | 11 Juni 2026 |
Recording Date | 15 Juni 2026 |
Pembayaran Dividen | 25 Juni 2026 |
Harga Saham (5 Juni 2026) | Rp228 |
Kapitalisasi Pasar | Rp2,35 triliun |
*Estimasi berdasarkan total dividen Rp23 per saham dan harga penutupan saham TOTO Rp228 pada 5 Juni 2026.
Sumber: TOTO, BEI, diolah
TOTO menetapkan total dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp237,36 miliar atau Rp23 per saham. Dividen tersebut terdiri atas dividen interim Rp103,20 miliar dan dividen final Rp134,16 miliar yang akan dibayarkan pada 25 Juni 2026.
Berdasarkan harga penutupan saham pada 5 Juni 2026, total dividen tersebut setara estimasi dividend yield sekitar 10,1% dengan rasio pembayaran dividen sekitar 67,6% dari laba bersih 2025. Informasi ini memberikan gambaran mengenai kebijakan distribusi laba perseroan kepada pemegang saham.
1. Berapa total dividen TOTO tahun buku 2025?
Total dividen TOTO tahun buku 2025 mencapai Rp237,36 miliar.
2. Berapa dividen per saham TOTO?
TOTO membagikan total dividen sebesar Rp23 per saham, terdiri dari dividen interim Rp10 dan dividen final Rp13 per saham.
3. Kapan cum dividen TOTO 2026?
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 11 Juni 2026.
4. Kapan pembayaran dividen TOTO dilakukan?
Pembayaran dividen dijadwalkan pada 25 Juni 2026.
5. Berapa estimasi dividend yield TOTO?
Berdasarkan harga penutupan saham Rp228 pada 5 Juni 2026, total dividen Rp23 per saham mencerminkan estimasi dividend yield sekitar 10,1%.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.