VKTR Siapkan Right Issue hingga 25 Miliar Saham, Mayoritas Dana untuk Bisnis Kendaraan Listrik

Abdul Malik • 04 Jun 2026

an image
Ilustrasi pegawai PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sedang melakukan perakitan mobil listrik. (Dok. Perusahaan)

VKTR berencana right issue maksimal 25 miliar saham. Dana digunakan untuk modal kerja dan pembelian kendaraan listrik anak usaha.

Bareksa - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mengumumkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue dengan penerbitan maksimal 25 miliar saham baru. Informasi ini penting bagi investor karena aksi korporasi tersebut berpotensi memengaruhi struktur permodalan dan ekspansi bisnis kendaraan listrik perseroan. 

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI tertanggal 3 Juni 2026, perseroan menyampaikan sekitar 80% dana hasil right issue akan disalurkan kepada entitas anak, yakni SEI, untuk kebutuhan modal kerja pembelian kendaraan listrik dari VKTR. Sementara sisanya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan. Rencana ini telah memperoleh persetujuan RUPS pada 19 Mei 2026 setelah pengumuman awal dilakukan pada 10 April 2026.

VKTR belum mengungkap harga pelaksanaan maupun rasio HMETD dalam keterbukaan informasi tersebut. Namun, jumlah saham baru yang dapat diterbitkan mencapai maksimal 25 miliar saham, sehingga menjadi salah satu aksi korporasi dengan skala besar di sektor kendaraan listrik domestik. VKTR merupakan emiten teknologi mobilitas dan kendaraan listrik grup Bakrie.

Fokus Dana untuk Ekspansi Kendaraan Listrik

Manajemen menyebut kebutuhan modal kerja SEI berkaitan dengan pembelian kendaraan listrik dari perseroan. Langkah ini menunjukkan VKTR masih berfokus memperkuat rantai bisnis kendaraan listrik terintegrasi, mulai dari manufaktur hingga distribusi operasional kendaraan komersial listrik.

Aksi korporasi rights issue umumnya dilakukan untuk memperkuat struktur modal dan mendukung ekspansi usaha. Bagi investor, penerbitan saham baru juga dapat dicermati dari potensi penambahan jumlah saham beredar atau dilusi kepemilikan apabila pemegang saham tidak mengeksekusi HMETD yang dimiliki.

Saham VKTR ditutup di level Rp660 pada perdagangan 3 Juni 2026, turun 11,41% dibanding hari sebelumnya. Kapitalisasi pasar perseroan tercatat sekitar Rp28,88 triliun dengan rentang harga 52 minggu antara Rp77 hingga Rp1.340 per saham.

Ringkasan Rencana Right Issue VKTR

Keterangan
Nilai

Jenis Aksi Korporasi

PMHMETD / Right Issue

Jumlah Maksimal Saham Baru

25 miliar saham

Tanggal Pengumuman RUPS

10 April 2026

Tanggal RUPS

19 Mei 2026

Tanggal Keterbukaan Informasi

3 Juni 2026

Alokasi Dana ke Anak Usaha SEI

Sekitar 80%

Penggunaan Dana Lainnya

Modal kerja perseroan

Harga Saham VKTR

Rp660

Pergerakan Saham

Turun 11,41%

Kapitalisasi Pasar

Rp28,88 triliun

Sumber: VKTR, BEI, diolah

Catatan Penting bagi Investor

  • VKTR berencana menerbitkan maksimal 25 miliar saham baru melalui HMETD

  • Dana rights issue mayoritas digunakan untuk mendukung bisnis kendaraan listrik

  • Sekitar 80% dana dialokasikan ke entitas anak SEI

  • Perseroan belum mengumumkan harga pelaksanaan dan rasio HMETD

  • Right issue berpotensi meningkatkan modal kerja dan kapasitas bisnis

  • Investor dapat mencermati potensi dilusi saham pasca-penerbitan saham baru

Kesimpulan

Rencana right issue VKTR menunjukkan fokus perseroan dalam memperkuat bisnis kendaraan listrik dan kebutuhan modal kerja operasional grup. Dana hasil aksi korporasi mayoritas akan digunakan mendukung aktivitas pembelian kendaraan listrik oleh entitas anak.

Bagi investor, aksi ini dapat dicermati dari dampaknya terhadap struktur modal, ekspansi bisnis, serta potensi perubahan jumlah saham beredar. Detail lanjutan seperti harga pelaksanaan dan rasio HMETD masih menjadi perhatian pasar ke depan.

FAQ

1. Berapa jumlah saham baru yang akan diterbitkan VKTR?
VKTR berencana menerbitkan maksimal 25 miliar saham baru melalui HMETD.

2. Untuk apa dana right issue VKTR digunakan?
Sekitar 80% dana akan diberikan kepada anak usaha SEI untuk modal kerja pembelian kendaraan listrik, sedangkan sisanya untuk modal kerja perseroan.

3. Kapan VKTR mengumumkan keterbukaan informasi rights issue?
Keterbukaan informasi disampaikan pada 3 Juni 2026.

4. Apakah harga pelaksanaan HMETD sudah diumumkan?
Belum. Perseroan masih belum menyampaikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD.

5. Apa dampak right issue bagi investor?
Rights issue dapat memperkuat modal perseroan, namun juga berpotensi menambah jumlah saham beredar sehingga dapat memengaruhi kepemilikan investor yang tidak mengeksekusi HMETD.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.