IHSG Turun 0,56% Sepekan, Nilai Transaksi Harian BEI Melonjak 30,37% pada Akhir Mei 2026

Abdul Malik • 02 Jun 2026

an image
Ilustrasi kinerja pasar saham atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. (Shutterstock)

IHSG turun 0,56% pada pekan 25–29 Mei 2026, namun rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 30,37% menjadi Rp28,38 triliun.

Bareksa - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan data perdagangan saham periode 25–29 Mei 2026 yang menunjukkan pergerakan bervariasi. Informasi ini penting bagi investor karena mencerminkan kondisi likuiditas, aktivitas transaksi, dan arah aliran dana di pasar modal Indonesia. 

Berdasarkan siaran pers BEI Nomor 048/BEI.SPR/05-2026 tertanggal 29 Mei 2026, rata-rata nilai transaksi harian mencatat kenaikan 30,37% menjadi Rp28,38 triliun dari Rp21,77 triliun pada pekan sebelumnya. Di sisi lain, kapitalisasi pasar BEI naik 0,88% menjadi Rp10.729 triliun dari Rp10.635 triliun. Kenaikan kedua indikator tersebut menunjukkan aktivitas pasar yang tetap terjaga meski indeks mengalami koreksi.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,56% menjadi 6.127,381 dari 6.162,045 pada pekan sebelumnya. Penurunan indeks terjadi bersamaan dengan perubahan rata-rata frekuensi transaksi harian yang turun 10,87% menjadi 2,11 juta kali transaksi.

Kapitalisasi Pasar Naik, Asing Masih Catat Net Sell

Rata-rata volume transaksi harian juga mengalami penurunan 15,60% menjadi 30,95 miliar saham dibandingkan 36,67 miliar saham pada pekan sebelumnya. Data ini menunjukkan aktivitas perdagangan masih berlangsung aktif, namun dengan jumlah saham yang berpindah tangan lebih rendah dibanding pekan sebelumnya.

Dari sisi aliran dana, investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp8,519 triliun pada perdagangan 29 Mei 2026. Sepanjang tahun berjalan 2026, nilai jual bersih investor asing telah mencapai Rp53,971 triliun.

Selain mempublikasikan data perdagangan, BEI bersama OJK dan IAI juga menggelar Strategic Leadership Dialogue pada 26 Mei 2026. Forum tersebut membahas implementasi Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) yang selaras dengan IFRS S1 dan S2 guna meningkatkan transparansi, kualitas informasi ESG, dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Ringkasan Data Perdagangan BEI (25–29 Mei 2026)

Indikator
Pekan Ini
Pekan Sebelumnya
Perubahan

IHSG

6.127,381

6.162,045

Turun 0,56%

Kapitalisasi Pasar

Rp10.729 triliun

Rp10.635 triliun

Naik 0,88%

Rata-rata Nilai Transaksi Harian

Rp28,38 triliun

Rp21,77 triliun

Naik 30,37%

Rata-rata Frekuensi Harian

2,11 juta kali

2,37 juta kali

Turun 10,87%

Rata-rata Volume Harian

30,95 miliar saham

36,67 miliar saham

Turun 15,60%

Net Sell Asing Harian

Rp8,51 triliun

Rp309,52 miliar

-

Net Sell Asing YTD 2026

Rp53,97 triliun

Rp41,63 triliun

-

Sumber: BEI, diolah

Catatan Penting bagi Investor

  • Nilai transaksi harian meningkat signifikan meski IHSG terkoreksi.

  • Kapitalisasi pasar masih bertambah, menunjukkan nilai pasar emiten secara agregat meningkat.

  • Arus dana asing masih mencatatkan jual bersih yang cukup besar sepanjang 2026.

  • Penurunan volume dan frekuensi transaksi menjadi indikator yang patut dicermati pelaku pasar.

  • Penguatan standar pelaporan keberlanjutan berpotensi meningkatkan transparansi dan kualitas informasi bagi investor.

Kesimpulan

Data perdagangan BEI pada pekan 25–29 Mei 2026 menunjukkan kondisi pasar yang relatif beragam. Meski IHSG melemah, kenaikan nilai transaksi dan kapitalisasi pasar mencerminkan aktivitas perdagangan yang tetap terjaga.

Di sisi lain, tekanan jual investor asing dan penurunan volume transaksi menjadi faktor yang dapat dicermati investor dalam memantau perkembangan pasar ke depan. Implementasi standar pengungkapan keberlanjutan juga berpotensi memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

FAQ

1. Mengapa IHSG turun meski nilai transaksi naik?
Kenaikan nilai transaksi tidak selalu sejalan dengan kenaikan indeks karena dapat dipengaruhi aksi jual pada saham berkapitalisasi besar.

2. Berapa nilai transaksi harian rata-rata BEI pada pekan ini?
Sebesar Rp28,38 triliun, naik 30,37% dibanding pekan sebelumnya.

3. Berapa kapitalisasi pasar BEI per 29 Mei 2026?
Mencapai Rp10.729 triliun.

4. Berapa net sell investor asing sepanjang 2026?
Investor asing mencatat jual bersih Rp53,971 triliun secara year-to-date (YTD) 2026.

5. Apa tujuan Strategic Leadership Dialogue yang digelar BEI?
Untuk meningkatkan pemahaman perusahaan tercatat mengenai Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) yang selaras dengan IFRS S1 dan S2 guna memperkuat transparansi dan kepercayaan pasar.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.