
Bareksa - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kembali mencatatkan kinerja yang solid di empat bulan pertama 2026. Laba bersih bank-only BMRI tercatat Rp18,05 triliun, tumbuh 19% secara tahunan (YoY) dan melampaui estimasi analis maupun konsensus pasar di level 31% dari target 2026, jauh di atas rata-rata historis 27%.
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (18/5), Cost of Credit (CoC) BMRI kembali menjadi pendorong utama pertumbuhan laba, turun ke 0,5% dari 0,7% di periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan penurunan beban provisi sebesar 17% YoY.
NII tumbuh 10% YoY ditopang ekspansi kredit solid 18% YoY, meskipun NIM terkompresi 30 basis poin YoY ke level 4,5% akibat tekanan biaya dana. PPoP tumbuh 14% YoY. Dari sisi neraca, pertumbuhan kredit tetap solid di 18% YoY dengan kenaikan 1% MoM. LDR naik 260 basis poin secara bulanan ke level 94% per April dari 91% per Maret.
Analis Ciptadana Sekuritas menilai kinerja BMRI di empat bulan pertama 2026 sebagai kinerja yang solid, dengan CoC yang terus melampaui panduan manajemen dan NIM yang tetap resilient berkat efisiensi pada sisi biaya dana. Rekomendasi Buy BMRI dipertahankan dengan target harga Rp6.150 per saham.
Ringkasan Kinerja Keuangan BMRI 4 Bulan Pertama 2026
Indikator (Rp bn) | 4M 2025 | 4M 2026 | YoY | Feb 2026 | Mar 2026 | Apr 2026 | YoY | MoM |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Pendapatan Bunga | 39.590 | 41.962 | 6% | 9.810 | 10.911 | 10.318 | 3% | -5% |
Beban Bunga | 14.173 | 14.047 | -1% | 3.321 | 3.436 | 3.579 | -3% | 4% |
NII | 25.416 | 27.915 | 10% | 6.489 | 7.475 | 6.739 | 6% | -10% |
Pendapatan Operasi Lain | 10.420 | 11.125 | 7% | 2.708 | 2.837 | 2.853 | 15% | 1% |
Opex | 14.016 | 14.254 | 2% | 3.367 | 3.786 | 3.356 | -10% | -11% |
PPoP | 21.820 | 24.786 | 14% | 5.829 | 6.526 | 6.236 | 22% | -4% |
Beban Provisi | 3.017 | 2.502 | -17% | 642 | 706 | 710 | -8% | 1% |
Laba Operasi | 18.803 | 22.285 | 19% | 5.187 | 5.820 | 5.526 | 28% | -5% |
Pajak | 3.614 | 4.233 | 17% | 984 | 1.100 | 1.049 | 35% | -5% |
Laba Bersih | 15.189 | 18.052 | 19% | 4.203 | 4.719 | 4.477 | 26% | -5% |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Rasio Keuangan Utama BMRI 4 Bulan Pertama 2026
Rasio (%) | 4M 2025 | 4M 2026 | YoY | Feb 2026 | Mar 2026 | Apr 2026 | YoY | MoM |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
NIM | 4,7 | 4,5 | -0,3 | 4,1 | 4,7 | 4,2 | -0,5 | -0,5 |
CASA to Deposits | 78,0 | 71,2 | -6,7 | 72,1 | 71,7 | 71,2 | -6,7 | -0,5 |
Cost-to-Income | 39,1 | 36,5 | -2,6 | 36,6 | 36,7 | 35,0 | -7,2 | -1,7 |
Credit Cost | 0,7 | 0,5 | -0,2 | 0,5 | 0,6 | 0,6 | -0,2 | 0,0 |
LDR | 92,5 | 94,0 | 1,5 | 92,0 | 91,3 | 94,0 | 1,5 | 2,6 |
LLR to Loans | 3,0 | 2,4 | -0,6 | 2,4 | 2,4 | 2,4 | -0,6 | 0,0 |
ROA | 2,4 | 2,4 | 0,0 | 2,3 | 2,5 | 2,4 | 0,2 | -0,1 |
ROE | 18,7 | 21,5 | 2,8 | 18,8 | 20,8 | 20,8 | 2,1 | 0,0 |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
BMRI kembali mencetak kinerja solid di empat bulan pertama 2026 dengan laba tumbuh 19% YoY melampaui estimasi, didorong penurunan CoC dan ekspansi kredit 18% YoY. CoC terus melampaui panduan manajemen sementara NIM tetap resilient. Analis Ciptadana mempertahankan rekomendasi Buy dengan target harga Rp6.150 per saham.
1. Berapa laba bersih BMRI di empat bulan pertama 2026?
Rp18,05 triliun, tumbuh 19% YoY, setara 31% dari target 2026, di atas rata-rata historis 27%.
2. Apa pendorong utama laba BMRI di empat bulan pertama 2026?
Penurunan Cost of Credit (CoC) ke 0,5% dari 0,7% di periode yang sama tahun lalu, dengan beban provisi turun 17% YoY.
3. Bagaimana pertumbuhan kredit dan NIM BMRI?
Kredit tumbuh solid 18% YoY, namun NIM terkompresi 30 bps YoY ke 4,5% akibat tekanan biaya dana. LDR naik ke 94% per April.
4. Berapa target harga saham BMRI dari Ciptadana?
Rp6.150 per saham dengan rekomendasi Buy.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.