
Bareksa - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat laba bersih Rp555 miliar pada kuartal I 2026. Kinerja ini penting karena mencerminkan pertumbuhan berbasis volume yang solid.
Berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas (5/5), pendapatan tumbuh 27,9% YoY, sementara laba naik 15,7% YoY. Pertumbuhan didorong volume tanpa kenaikan harga jual. Hal ini menunjukkan permintaan tetap kuat di tengah kondisi pasar.
Margin kotor turun ke 43,2% akibat kenaikan biaya bahan baku. Namun, efisiensi operasional mendorong EBIT naik 24,3% YoY. Ini mencerminkan struktur biaya yang mulai lebih optimal. CMRY merupakan emiten sektor consumer dairy dan makanan.
Segmen dairy menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 51,8% YoY. Sementara itu, segmen consumer foods tumbuh lebih moderat 14,8% YoY. Tren ini menunjukkan pergeseran kontribusi ke produk susu.
Manajemen menaikkan target pertumbuhan pendapatan 2026 menjadi 15–20% YoY. Margin juga dipersempit ke kisaran 42–44%. Ini mencerminkan visibilitas kinerja yang lebih kuat.
Analis mempertahankan rekomendasi Buy saham CMRY dengan target harga Rp6.200. Valuasi dinilai masih menarik dengan dukungan pertumbuhan volume. Namun, risiko biaya bahan baku dan daya beli tetap perlu dicermati.
Tabel Kinerja Utama CMRY Q1 2026
Indikator | Q1 2026 | QoQ | YoY |
|---|---|---|---|
Pendapatan | Rp3,12 triliun | 9,3% | 27,9% |
Laba Kotor | Rp1,35 triliun | 5,2% | 24,1% |
Laba Operasi | Rp628 miliar | 31,7% | 24,3% |
Laba Bersih | Rp555 miliar | 28,5% | 15,7% |
Margin Kotor | 43,2% | Turun | Turun |
Margin Bersih | 17,8% | Naik | Turun |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Tabel Kinerja Segmen Usaha
Segmen | Q1 2026 | QoQ | YoY |
|---|---|---|---|
Dairy | Rp1,31 triliun | 11,8% | 51,8% |
Consumer Foods | Rp1,81 triliun | 7,6% | 14,8% |
Kontribusi Dairy | 42,1% | Naik | Naik |
Kontribusi Consumer | 57,9% | Turun | Turun |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Tabel Proyeksi & Valuasi
Indikator | 2025 | 2026F | 2027F |
|---|---|---|---|
Pendapatan | Rp10,7 triliun | Rp12,3 triliun | Rp14,5 triliun |
Laba Bersih | Rp2,03 triliun | Rp2,31 triliun | Rp3,15 triliun |
EPS | Rp256 | Rp291 | Rp396 |
PER | 17,4x | 15,4x | 11,3x |
ROE | 30,0% | 28,0% | 34,5% |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Rekomendasi: Buy
Target Harga: Rp6.200
PER 2026F: ~21,3x
Faktor Positif: pertumbuhan volume, ekspansi distribusi
Risiko: biaya bahan baku, daya beli
Kinerja CMRY pada awal 2026 menunjukkan pertumbuhan solid berbasis volume. Hal ini mencerminkan daya tahan permintaan di segmen dairy. Dengan prospek yang tetap kuat dan panduan yang dinaikkan, saham CMRY menjadi perhatian. Namun, risiko eksternal tetap perlu dicermati investor.
1. Apa pendorong utama kinerja CMRY?
Pertumbuhan volume penjualan, terutama di segmen dairy.
2. Berapa laba CMRY Q1 2026?
Rp555 miliar, naik 15,7% YoY.
3. Apa rekomendasi analis?
Buy dengan target harga Rp6.200.
4. Apa risiko utama CMRY?
Kenaikan biaya bahan baku dan daya beli konsumen.
5. Bagaimana prospek 2026?
Pendapatan ditargetkan tumbuh 15–20% YoY dengan margin stabil.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.