
Bareksa - PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) membagikan dividen tunai Rp45 per saham untuk tahun buku 2025. Informasi ini penting karena mencerminkan profitabilitas dan potensi yield bagi investor.
Berdasarkan keterbukaan informasi tanggal 4 Mei 2026, total dividen yang dibagikan mencapai Rp19,13 miliar dari laba bersih Rp33,04 miliar. Dengan harga saham penutupan 30 April 2026 Rp456, estimasi dividend yield mencapai sekitar 9,87%. Rasio pembayaran dividen atau payout ratio tercatat sekitar 57,9%.
Pembagian dividen ini telah disetujui dalam RUPS Tahunan pada 28 April 2026. Investor yang ingin memperoleh dividen perlu mencermati jadwal cum dividen di pasar reguler pada 7 Mei 2026. Tanggal ini menjadi perhatian karena menentukan hak atas dividen. LPIN merupakan emiten sektor perdagangan dan distribusi otomotif.
Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 7 Mei 2026, dengan ex dividen pada 8 Mei 2026. Sementara itu, recording date jatuh pada 11 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 25 Mei 2026.
Kinerja keuangan menunjukkan laba ditahan sebesar Rp256,99 miliar dan total ekuitas Rp355,13 miliar. Hal ini mencerminkan kapasitas perseroan dalam menjaga pembagian dividen tetap berkelanjutan. Kebijakan dividen ini juga menjadi indikator stabilitas arus kas perusahaan.
Bagi investor, dividen yield yang relatif tinggi dapat menjadi daya tarik, namun tetap perlu dicermati bersama faktor fundamental lainnya. Pergerakan harga saham setelah cum dividen juga menjadi perhatian karena berpotensi mengalami penyesuaian.
Ringkasan Dividen LPIN
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
Dividen per saham | Rp45 |
Harga saham acuan | Rp456 |
Estimasi yield | 9,87% |
Total dividen | Rp19,13 miliar |
Laba bersih | Rp33,04 miliar |
Payout ratio | 57,9% |
Sumber: LPIN, diolah
Cum dividen reguler: 7 Mei 2026
Ex dividen reguler: 8 Mei 2026
Recording date: 11 Mei 2026
Payment date: 25 Mei 2026
Yield tinggi mencerminkan potensi imbal hasil dividen
Payout ratio moderat menunjukkan keseimbangan distribusi dan ekspansi
Perlu mencermati potensi penyesuaian harga saat ex dividen
Pembagian dividen LPIN mencerminkan kinerja laba yang solid pada 2025 dan komitmen perseroan terhadap pemegang saham. Yield yang mendekati dua digit menjadi faktor yang dicermati pasar. Namun, investor tetap perlu memperhatikan dinamika harga saham dan fundamental jangka panjang. Informasi ini menjadi referensi penting dalam pengambilan keputusan berbasis data.
1. Kapan cum dividen LPIN?
7 Mei 2026 di pasar reguler.
2. Berapa dividen yang dibagikan?
Rp45 per saham.
3. Berapa estimasi dividend yield?
Sekitar 9,87 % berdasarkan harga Rp456.
4. Kapan dividen dibayarkan?
25 Mei 2026.
5. Apa bisnis utama LPIN?
Perdagangan dan distribusi produk otomotif.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.