
Bareksa - Rekomendasi saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik dari Hold menjadi BUY dengan target harga baru Rp34.200 per saham oleh Ciptadana Sekuritas Asia. Revisi ini mencerminkan prospek kinerja yang membaik di tengah kenaikan harga batu bara global. Perubahan rekomendasi ini menjadi perhatian pasar karena potensi upside dan yield yang meningkat.
Berdasarkan laporan riset Ciptadana Sekuritas Asia pada 28 April 2026, revisi ini didorong oleh ketegangan geopolitik global yang mendorong kenaikan harga energi. Lonjakan harga Newcastle coal di atas US$130 per ton menjadi katalis utama. Proyeksi kinera 2026 juga direvisi dengan asumsi harga batu bara US$140 per ton yang lebih tinggi dari sebelumnya.
PT Indo Tambangraya Megah Tbk merupakan emiten sektor energi, khususnya pertambangan dan perdagangan batu bara. Perusahaan ini sensitif terhadap pergerakan harga komoditas global, terutama batu bara termal. Perubahan harga energi global berdampak langsung pada pendapatan dan margin perseroan.
Ciptadana memperkirakan pertumbuhan pendapatan ITMG naik 26% YoY pada 2026 dengan lonjakan laba hingga 97% YoY. Revisi ini didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata (ASP) batu bara global. Selain itu, estimasi produksi tetap stabil di sekitar 21,2 juta ton.
Untuk Q1 2026, kinerja diperkirakan masih lemah secara volume akibat faktor cuaca dan ketidakpastian RKAB. Namun pendapatan diproyeksikan tetap tumbuh sekitar 14% YoY karena harga jual yang lebih tinggi. Pemulihan diperkirakan terjadi pada kuartal berikutnya seiring normalisasi operasional.
Manajemen juga mencermati risiko regulasi seperti potensi kenaikan royalti dan pajak ekspor. Meski demikian, analis menilai margin ITMG masih cukup kuat di tengah harga batu bara tinggi. Hal ini menjadi penopang valuasi saham di level saat ini.
Komponen | Proyeksi |
|---|---|
Rekomendasi | BUY |
Target harga | Rp34.200 |
Upside | 32% |
Yield estimasi | 13% |
ASP batubara | USD140/ton (Proyeksi 2026) |
Pertumbuhan pendapatan | 26% YoY |
Pertumbuhan laba | 97% YoY |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Perubahan kebijakan royalti batubara
Keterlambatan RKAB produksi
Volatilitas harga komoditas global
Revisi rekomendasi ITMG mencerminkan prospek sektor batu bara yang kembali menguat akibat faktor geopolitik global. Kenaikan harga komoditas menjadi pendorong utama revisi estimasi kinerja. Meski terdapat risiko regulasi, outlook fundamental ITMG dinilai tetap solid dengan potensi pertumbuhan laba signifikan pada 2026.
1. Apa rekomendasi terbaru untuk ITMG?
Ciptadana Sekuritas menaikkan rekomendasi dari Hold menjadi BUY.
2. Berapa target harga ITMG?
Target harga baru Rp34.200 per saham.
3. Apa faktor utama kenaikan proyeksi?
Kenaikan harga batubara akibat sentimen geopolitik global.
4. Berapa estimasi pertumbuhan laba ITMG?
Diperkirakan naik hingga 97% YoY pada kinerja 2026.
5. Apa risiko utama saham ITMG?
Risiko regulasi, RKAB, dan volatilitas harga komoditas.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.