Rekomendasi Saham Hari Ini: BBCA, ICBP, MIKA & PTRO, IHSG Berpotensi Melemah Lagi

Abdul Malik • 24 Apr 2026

an image
Ilustrasi investor sedang membuka aplikasi BCA milik PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di ponsel. (Shutterstock)

Simak rekomendasi saham BBCA, ICBP, MIKA, PTRO serta prediksi IHSG 24 April 2026 yang masih berpotensi melemah.

Bareksa - Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merilis rekomendasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), dan PT Petrosea Tbk (PTRO) untuk perdagangan 24 April 2026. Informasi ini penting karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan tren koreksi dan tekanan jual yang tinggi.

1. BBCA – buy on weakness di Rp6.350

Saham BBCA turun 0,39% ke Rp6.425 pada 23 April 2026. Secara teknikal bergerak sideways dengan bias bearish di area Rp6.350–6.500. Support di Rp6.350 dan Rp6.250, resistance Rp6.700–6.800. 

Strategi buy on weakness dengan target harga ambil untung Rp6.575 dan cut loss Rp6.250. BBCA adalah bank swasta terbesar di Indonesia yang fokus pada perbankan transaksi dan kredit.

2.  ICBP – speculative buy jika breakout di Rp7.150

Saham ICBP turun 0,35% ke Rp7.075 (23/4). Pergerakan mulai stabil dengan indikasi pembentukan base di area Rp7.000–7.200. Support di Rp7.050–7.000 dan resistance Rp7.150. 

Strategi speculative buy saat breakout dengan target Rp7.350 dan cut loss Rp7.000. ICBP merupakan emiten sektor consumer goods yang memproduksi makanan dan minuman.

3. MIKA – buy on weakness di Rp2.000

Saham MIKA turun 1,44% ke Rp2.060 (23/4). Pergerakan sideways dengan indikasi awal rebound setelah menemukan support di Rp2.010–2.050. 

Strategi buy on weakness di Rp2.000, target Rp2.150 dan cut loss Rp1.950. MIKA adalah emiten sektor rumah sakit dan layanan kesehatan.

4. PTRO – speculative buy jika breakout di Rp6.350

Saham PTRO turun 1,20% ke Rp6.175 (23/4), namun menunjukkan pola rebound dengan higher low. Support di 5.900 dan resistance 6.350–6.875. 

Strategi speculative buy saat breakout dengan target 6.800 dan cut loss 5.850. PTRO bergerak di sektor jasa pertambangan dan konstruksi.

IHSG Melemah, Tekanan Masih Tinggi

Grafik Pergerakan IHSG

Sumber: Ciptadana Sekuritas

IHSG ditutup turun 2,16% atau 163 poin ke level 7.379 pada 23 April 2026. Penurunan dipicu aksi jual asing Rp978 miliar serta pelemahan rupiah.

Sebagian besar sektor terkoreksi, dipimpin consumer cyclicals, industrials, dan teknologi. Hanya sektor transportasi yang mencatat kenaikan. Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase koreksi dengan lower high dan momentum melemah. Selama berada di bawah resistance 7.640–7.800, tekanan jual masih dominan.

IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7.309–7.465 (24/4). Support berada di 7.300–7.380. Jika tekanan berlanjut, IHSG berpotensi menguji level 6.900. Kondisi ini mencerminkan pasar masih dalam fase risk-off.

Tabel Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini (24/4/2026)

Saham
Harga
Strategi
Support
Resistance
Target
Cut Loss

BBCA

6.425

Buy on Weakness

6.350

6.700–6.800

6.575

6.250

ICBP

7.075

Breakout

7.000

7.150

7.350

7.000

MIKA

2.060

Buy on Weakness

2.000

2.150

2.150

1.950

PTRO

6.175

Breakout

5.900

6.350

6.800

5.850

Sumber: Ciptadana Sekuritas

Kesimpulan

Rekomendasi saham hari ini menunjukkan peluang selektif di tengah pasar yang masih tertekan. IHSG diperkirakan masih melanjutkan fase koreksi dalam jangka pendek. Investor disarankan mencermati level support dan resistance dalam menentukan strategi.

FAQ

1. Apa penyebab IHSG turun tajam?
Dipicu aksi jual asing, pelemahan rupiah, dan sentimen global risk-off.

2. Saham mana yang berpotensi rebound?
ICBP dan PTRO menunjukkan indikasi rebound secara teknikal.

3. Apa strategi yang disarankan saat pasar turun?
Menggunakan pendekatan buy on weakness atau menunggu breakout.

4. Level penting IHSG saat ini?
Support di 7.300 dan resistance di 7.640.

5. Apakah semua sektor melemah?
Hampir semua sektor turun, kecuali transportasi yang masih menguat.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.