
Bareksa - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) tidak hanya mengumumkan dividen final, tetapi juga mengungkap rincian lengkap kebijakan pembagian laba dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 17 April 2026.
Berdasarkan hasil RUPS yang dipublikasi dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (20/4), ITMG menetapkan total dividen tunai US$114,58 juta dari laba bersih 2025 yang mencapai US$190,94 juta, dengan payout ratio 60%.
Dengan asumsi kurs spot sekitar Rp17.131 per dolar AS pada Senin malam (20 April), total dividen tersebut setara sekitar Rp1,96 triliun, sementara laba bersihnya setara kurang lebih Rp3,27 triliun.
Dengan harga penutupan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) di Rp26.075 pada 20 April, estimasi yield:
Yield dividen final = ~3,75%
Yield total (interim + final) = ~6,58%
Mekanisme & Jadwal Pembayaran
Recording date: 29 April 2026
Pembayaran dividen final: 19 Mei 2026
1. Sensitivitas terhadap kurs
Karena dividen ditetapkan dalam dolar AS:
Rupiah menguat → nilai dividen turun
Rupiah melemah → dividen naik
2. Aspek pajak
Mengacu ketentuan yang berlaku:
Bisa bebas pajak (dengan syarat tertentu)
Atau dikenakan pajak sesuai regulasi
Hal ini akan memengaruhi yield bersih yang diterima investor.
Tabel Historis Dividen ITMG
Tahun Buku | Jenis Dividen | Tanggal Pembayaran | Dividen / Saham (Rp) |
|---|---|---|---|
2025 | Final (estimasi)* | 19 Mei 2026 | ~978 |
2025 | Interim | 26 Nov 2025 | 738 |
2024 | Final | 7 Mei 2025 | 2.245 |
2024 | Interim | 25 Sep 2024 | 1.228 |
2023 | Final | 25 Apr 2024 | 1.747 |
2023 | Interim | 22 Sep 2023 | 2.660 |
Sumber: ITMG, diolah
*Catatan: Dividen final 2025 merupakan estimasi berbasis kurs sekitar Rp17.131 per dolar AS, sehingga nilai rupiah dapat berubah mengikuti pergerakan kurs.
Dividen ITMG tetap atraktif dengan yield total sekitar 6,58% dan payout 60%, namun realisasi imbal hasil sangat bergantung pada kurs rupiah dan faktor pajak.
1. Apakah yield ITMG bisa berubah?
Bisa, tergantung harga saham dan kurs.
2. Dividen ITMG dibayar dalam rupiah atau dolar?
Ditetapkan dalam dolar AS, dibayarkan dalam rupiah.
3. Kapan batas beli agar dapat dividen?
Sebelum cum date (akhir April 2026).
4. Apakah dividen final saja cukup mencerminkan return?
Tidak, perlu lihat total (interim + final).
5. Apa risiko utama investor dividen ITMG?
Fluktuasi harga batu bara, kurs, dan kebijakan dividen ke depan.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.