Laba Mayora Naik Tajam, Rekomendasi BUY Saham MYOR

Abdul Malik • 02 Apr 2026

an image
Pintu Masuk kereta MRT yang menampilkan iklan promo dari produk PT Mayora Indah Tbk (MYOR), di Jakarta. (Shutterstock)

Laba MYOR 2025 capai Rp2,9 triliun, ditopang margin dan kurs. Analis rekomendasikan BUY dengan target Rp2.700. Masih menarik?

Bareksa - Kinerja PT Mayora Indah Tbk (MYOR) di 2025 terbilang stabil di tengah kondisi global yang menantang. Menurut riset Ciptadana Sekuritas Asia (27/3), highlight penting kinerja MYOR di antaranya: 

  • Laba bersih FY25: Rp2,9 triliun (-4,5% YoY)
  • Sesuai ekspektasi analis dan manajemen
  • Laba inti (core profit): Rp2,7 triliun, sedikit di bawah harapan.

Meski turun tipis, performa ini masih dianggap in-line dan mencerminkan strategi yang konservatif.

Kuartal IV Jadi Pendorong Utama Laba

Performa paling mencolok terjadi di kuartal IV 2025:

  • Laba bersih: Rp1,0 triliun (naik 48,7% QoQ, naik 3,1% YoY)
  • Pendapatan tumbuh 10,5% YoY
  • Margin ikut membaik.

Selain operasional, ada faktor tambahan:

  • FX gain Rp226 miliar akibat penguatan dolar AS

  • Jauh lebih tinggi dibanding hanya Rp5 miliar di kuartal sebelumnya.

Penjualan Domestik Jadi Andalan

Total penjualan 2025 mencapai Rp38,6 triliun, dengan kuartal 2025 sebesar Rp11,5 triliun.

Pendorong utama:

  • Domestik tumbuh 17,9% YoY

    • Didukung momen Lebaran (early stocking)

    • Daya beli membaik karena bantuan pemerintah

Sementara itu:

  • Ekspor hanya naik 1,7% YoY

  • Tertekan lemahnya permintaan dari China

Strategi MYOR:

  • Fokus ke produk lebih terjangkau

  • Perbanyak kemasan kecil (small pack)

  • Jaga volume meski harga jual rata-rata (ASP) berpotensi turun

Margin Membaik, Tapi Belum Sepenuhnya Aman

Margin MYOR menunjukkan perbaikan:

  • Gross margin kuartal IV 2025: 23,7%

  • 2025: 22% (turun dari 23% di 2024, tapi masih dalam guidance)

Didukung oleh:

  • Harga bahan baku turun:

    • Kakao (-10%)

    • Kopi (-7%)

    • CPO (-7%)

  • Efisiensi biaya promosi

  • Dampak kenaikan harga jual sebelumnya

Namun, ada risiko ke depan:

  • Harga CPO naik lagi mendekati RM4.500/MT

  • Harga minyak dunia >US$100/barel

  • Potensi kenaikan biaya kemasan & produksi

Rekomendasi Saham MYOR: BUY, TP Rp2.700

Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut:

Rekomendasi saham MYOR: BUY 

Target Price: Rp2.700 per saham

Alasan utama:

  • Permintaan domestik masih kuat

  • Margin didukung tren bahan baku (meski berisiko)

  • Strategi produk adaptif menjaga volume

Namun, investor tetap perlu mencermati:

  • Risiko kenaikan harga bahan baku

  • Potensi pelemahan daya beli

  • Ketidakpastian global (geopolitik & ekspor)

Kesimpulan

MYOR menunjukkan kinerja yang solid di 2025, dengan lonjakan laba di akhir tahun didorong kombinasi penjualan, margin, dan keuntungan kurs.

Dengan fundamental yang masih kuat dan dukungan pasar domestik, saham MYOR masih layak dikoleksi sesuai rekomendasi analis, meski tetap perlu waspada terhadap risiko margin ke depan.

FAQ 

1. Berapa target harga saham MYOR?
Rp2.700 per saham.

2. Kenapa MYOR direkomendasikan BUY?
Karena didukung permintaan domestik dan perbaikan margin.

3. Apa risiko utama MYOR?
Kenaikan harga bahan baku dan tekanan global.

4. Apakah ekspor MYOR masih kuat?
Masih tumbuh, tapi melambat karena China.

5. Strategi utama MYOR ke depan?
Fokus produk terjangkau dan menjaga volume penjualan.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Adam Nugroho/AM)

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.