Rekomendasi Saham Hari Ini: ASII, PTRO, RAJA & BRPT, Waspadai Koreksi IHSG Pasca Tembus 9.000

Abdul Malik • 09 Jan 2026

an image
Ilustrasi investor yang memantau perkembangan pasar saham dan menyentuh rekor all time high baru, sehingga berdampak pada kinerja investasinya di reksadana dan SBN. (Shutterstock)

Rekomendasi saham hari ini ASII, PTRO, RAJA, dan BRPT berdasarkan analisis teknikal. Waspadai potensi koreksi IHSG usai tembus 9.000, strategi jual saat menguat.

Bareksa - Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (9/1) merekomendasikan PT Astra International Tbk (ASII), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Petrosea Tbk (PTRO) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebagai saham pilihan untuk trading hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa melemah lagi. 

1. ASII: Jual saat menguat di Rp7.050–7.200

Harga saham ASII ditutup di Rp7.000 (8/1), ditutup di bawah level resistance Rp7.100. Level support berada di Rp6.700. Kisaran support dan resistance berikutnya berada di Rp6.350–7.300. Indikator RSI berpotensi membentuk divergensi negatif, yang mengindikasikan harga akan segera menemukan puncaknya. Ambil untung/jual saat harga menguat. Stop rugi jika harga bergerak di bawah level Rp6.900.

2. PTRO: Jual saat menguat di Rp12.000–12.200

Harga saham PTRO ditutup Rp12.100 (8/1), di bawah level resistance kanal di Rp12.300. Level support berada di Rp11.200. Support dan resistance berikutnya berada di kisaran Rp10.150–12.000. Indikator RSI berpotensi membentuk divergensi negatif yang mengindikasikan harga akan segera mencapai puncak. Ambil untung/jual saat menguat dan stop rugi jika harga turun di bawah Rp11.850.

3.RAJA: Jual saat menguat di Rp7.700–8.000

Harga saham RAJA ditutup di Rp7.650 (8/1), di bawah level resistance di Rp12.300. Level support berada di Rp11.200. Support dan resistance berikutnya berada pada kisaran Rp10.150–12.000. Indikator RSI berpotensi membentuk divergensi negatif yang mengindikasikan harga akan segera mencapai puncak. Ambil untung/jual saat menguat dan stop rugi jika harga turun di bawah Rp11.850.

4. BRPT: Jual saat menguat di Rp3.100–3.120

Harga saham BRPT ditutup di Rp3.120 (8/1), di bawah level support kuat Rp3.120. Jika penembusan (breakdown) terkonfirmasi, level Rp3.120 akan berubah menjadi resistance dan tren jangka pendek berbalik menjadi negatif. Level support berikutnya berada di Rp2.700 dan Rp2.500. Jual saat harga menguat dan stop rugi jika harga bergerak di bawah level Rp2.970.

Highlight Pasar

Pergerakan IHSG

Sumber: Ciptadana Sekuritas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 19,343 poin (–0,22%) dan ditutup di level 8.925 (8/1/2026). Perdagangan bergerak dalam rentang high/low 8.918 dan 9.002,90. Saham BBCA, ANTM, dan MDKA secara berurutan menjadi pemberat pergerakan indeks.

IHSG sempat mencetak level tertinggi baru di 9.002,90 pada perdagangan intraday sebelum berbalik melemah dan ditutup di level yang lebih rendah.

Dari perspektif teknikal gelombang Elliott, IHSG sedang membentuk minute wave 5. Setelah berhasil menembus resistance mayor di 8.777, level tertinggi intraday di 9.002 berpotensi menandai puncak dari minute wave 5, seiring level tersebut bertepatan dengan resistance dari short-term uptrend channel.

Untuk siklus yang lebih panjang, puncak minute wave 5 ini juga akan diidentifikasi sebagai puncak minor wave 3. Setelah mencapai puncak tersebut, indeks diperkirakan akan memasuki fase koreksi dan mulai membentuk minor wave IV. 

Secara teori, gelombang korektif Wave IV umumnya melakukan retracement sekitar 38,2%, atau berada di kisaran level 8.573.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(AM)

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.​