2023, Medco Energi Internasional (MEDC) Catat Pendapatan Turun Jadi US$2,24 Miliar

Abdul Malik • 02 Apr 2024

an image
Ilustrasi kliang PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). (www.medcoenergi.com)

Laba bersih MEDC merosot 37% menjadi US$330,67 juta pada 2023, dari sebelumnya US$530,88 juta di 2022.

Bsreksa.com - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatat pendapatan US$2,24 miliar pada 2023 atau setara Rp35,6 triliun (kurs Rp15.912 per dolar Amerika Serikat), atau turun 3% dibanadingkan 2022 yang senilai US$2,31 miliar. Menurut laporan keuangan perseroan dirilis Selasa (2/4), beban pokok pendapatan naik menjadi US$1,21 miliar, dari sebelumnya US$1,06 miliar. Laba kotor MEDC turun menjadi US$1,03 miliar pada 2023, dari sebelumnya US$1,24 miliar di 2022.

Laba sebelum pajak dari operasi yang dilanjutkan turun menjadi US$727,85 juta pada 2023, dari sebelumnnya US$1,04 miliar di 2022. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk atau laba bersih MEDC merosot 37% menjadi US$330,67 juta pada 2023, dari sebelumnya US$530,88 juta di 2022.

Jumlah liabilitas MEDC mencapai US$5,44 miliar hingga periode 31 Desember 2023, naik dari US$5,18 miliar hingga periode 31 Desember 2022. Jumlah aset mencapai US$7,46 miliar per Desember 2023, naik dari US$6,93 miliar per Desember 2022.

Beli Saham di Sini

(IQPlus/09226732/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Profil Penulis

Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.