
Bareksa - Dua reksadana saham di Super App Investasi Bareksa mampu mencetak imbal hasil 2,29% dan 1,55% sehari pada Selasa (26/01/2026). Reksadana itu ialah BNP Paribas Solaris dan BNP Paribas Pesona Syariah. Lonjakan dua reksadana itu karena ditopang oleh saham-saham dalam portofolionya.
BNP Paribas Solaris yang dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 2,29% dalam sehari pada (26/01/2026). Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).
Sedangkan BNP Paribas Pesona Syariah yang dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management, mencetak imbal hasil 1,55% dalam sehari (26/01/2026). Menurut fund fact sheet periode Desember 2025, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), deposito Bank Btpn Syariah Tbk PT, deposito syariah Bank Danamon Indonesia Tbk PT, deposito syariah Bank Maybank Indonesia Tbk PT, deposito Bank Permata Syariah, dan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (26/01/2026) naik 0,27% ke level 8.975,334. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat turun ke level 6,333% pada Selasa (26/01/2026) pukul 16.27 WIB.
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 26 Januari 2026) :
IHSG : 5,12%
Indeks Reksadana Saham : 6,12%
Sucorinvest Maxi Fund : 10,51%
Indeks Reksadana Saham Syariah : 5,96%
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 5,53%
Indeks Reksadana Campuran : 3,34%
Sucorinvest Anak Pintar : 7,89%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : 3,77%
Schroder Syariah Balanced Fund : 4,4%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,14%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,45%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,06%
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 0%
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,35%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,45%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,37%
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,4%
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : 2,46%
BRI Indeks Syariah : 6,79%
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksa dana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksa dana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
BNP Paribas Solaris dan BNP Paribas Pesona Syariah mencatat lonjakan kinerja harian seiring menguatnya IHSG dan saham-saham utama dalam portofolionya. Kinerja positif ini juga didukung turunnya yield obligasi pemerintah, yang cenderung menjadi sentimen positif bagi pasar saham. Meski demikian, investor tetap perlu menyesuaikan pilihan reksadana dengan tujuan investasi dan profil risiko masing-masing.
1. Apakah kenaikan kinerja harian ini bisa berlanjut?
Belum tentu. Kinerja harian bersifat fluktuatif dan dipengaruhi kondisi pasar jangka pendek.
2. Siapa investor yang cocok memilih reksadana saham ini?
Reksadana saham lebih sesuai untuk investor dengan tujuan jangka menengah–panjang dan toleransi risiko tinggi.
3. Apa perbedaan reksadana saham konvensional dan syariah?
Reksadana syariah hanya berinvestasi pada saham yang sesuai prinsip syariah dan bebas dari unsur non-halal.
4. Apakah reksadana di Bareksa aman?
Bareksa telah berizin dan diawasi OJK, sementara dana investor disimpan di bank kustodian terpisah dari manajer investasi.
(Reynaldi Gumay/AM)
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.