Kelolaan Reksadana Naik 35% Sepanjang 2025, Tembus Rp680 Triliun di Desember

Hanum Kusuma Dewi • 21 Jan 2026

an image
Ilustrasi pertumbuhan dana kelolaan (AUM) reksadana yang digambarkan dengan tumpukan koin dan jam. (Photo by Pixabay: Pexels)

AUM reksadana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang masing-masing naik 67,04% dan 60,04% sepanjang Januari-Desember 2025

Bareksa – Tren pertumbuhan positif kembali berlangsung pada industri reksadana nasional. Berdasarkan laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – December 2025, total dana kelolaan (asset under management/AUM) industri reksadana Indonesia menjadi Rp679,2 triliun per akhir Desember 2025, menandai peningkatan baik sepanjang tahun berjalan (YTD), tahunan (YOY), maupun secara bulanan (MOM).

Grafik: Tren Dana Kelolaan Industri Reksadana

Sumber : Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – December 2025



Poin-Poin Penting Dana Kelolaan Reksadana Nasional Desember 2025

1. Total AUM Reksadana Desember 2025

Dana kelolaan industri reksadana mencapai Rp679,24 triliun per Desember 2025, angka ini:

  • Naik 3,39% secara bulanan (MoM)

  • Naik 35,06% sejak awal tahun (YTD)

  • Meningkat 35,06% secara tahunan (YoY)

2. Unit Penyertaan Reksadana Desember 2025: ​480,56 miliar unit

  • Naik 4,04% MoM

  • Tumbuh 22,40% YTD

  • Naik 22,40% YoY

3. Pertumbuhan Tertinggi 2025: Jenis Reksadana Pendapatan Tetap

Adapun jenis reksadana yang mencatatkan kinerja pertumbuhan paling tinggi kembali diraih jenis pendapatan tetap yakni naik 67,04% sejak awal tahun (YTD) hingga Desember 2025. Reksadana pendapatan tetap juga memberikan kontribusi terbesar pada industri dengan total AUM mencapai Rp254 triliun, atau 37% dari industri.

Tabel: Pertumbuhan AUM per Jenis Reksadana Desember 2025

Jenis Reksadana

AUM (Rp Triliun)

Perubahan YTD (%)

Pendapatan Tetap

254

67,04%

Pasar Uang

144,8

60,03%

ETF

16,6

13,08%

Terproteksi

130,8

11,15%

Campuran

29,5

7,63%

Saham

3,51

3,51%

Indeks

11,7

-1,64%

Sumber : Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Desember 2025​

Peningkatan Unit Penyertaan Berdasarkan Jenis Reksadana:

  • Pendapatan Tetap: Naik 67,04%

  • Pasar Uang: Naik 60,03%

Terus berlanjutnya kenaikan dana kelolaan dan unit penyertaan mengindikasikan bahwa minat investor terhadap produk reksadana masih solid. Reksadana pendapatan tetap dan terproteksi menjadi pilihan utama karena menawarkan stabilitas di tengah ketidakpastian dan volatilitas pasar saham.

Sebagai informasi, dana kelolaan industri ini hanya menghitung reksadana publik dan tidak memasukkan reksa dana penyertaan terbatas (RDPT), private equity fund (dana ekuitas swasta), discretionary fund atau kontrak pengelolaan dana (KPD), dana investasi real estat (DIRE) dan efek beragun aset (EBA).

Artikel ini adalah kutipan dari laporan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – December 2025. Untuk mendapatkan laporan selengkapnya, silakan hubungi: marketing@bareksa.com (cc: data@bareksa.com).

Bareksa merupakan pioneer super app investasi di Indonesia yang telah berizin OJK sejak 2016, menyediakan lebih dari 160 produk reksa dana dari 35 manajer investasi tepercaya, fitur pembanding performa, riset pasar, serta rekomendasi sesuai profil risiko. Selain menjadi mitra distribusi resmi SBN Ritel dari Kementerian Keuangan RI, Bareksa juga menawarkan fitur trading saham melalui Bareksa Saham serta layanan lengkap seperti data market, analisis, dan konten investasi, sehingga memudahkan pengguna berinvestasi secara aman dan terarah dalam satu aplikasi terintegrasi.

Investasi Reksadana, Klik di Sini

(Reynaldi Gumay/MP/hm)

* * *

DISCLAIMER

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.