Jurus Reksadana Pendapatan Tetap Trimegah dan Allianz Masih Cuan Saat IHSG Turun

Abdul Malik • 26 May 2023

an image
Ilustrasi pengelolaan reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

TRAM Strategic Plus dan Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2 mencetak imbal hasil 9,77% dan 9,7% dalam setahun

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 25 Mei 2023) :

Reksadana Saham

IHSG : -1,72%

Indeks Reksadana Saham : -0,25%
BNP Paribas Ekuitas : 0,48%

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,18%
Mandiri Investa Atraktif Syariah : -2,52%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,07%
Schroder Dana Terpadu II : 1,24%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,41%
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,79%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : 1,08%
Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2 : 1,54%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,76%
Reksa Dana Syariah Bahana Mes Syariah Fund Kelas G : 1,57%

Reksadana Pasar Uang

​Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :

> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,4%
Capital Money Market Fund : 0,5%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,4%
Reksa Dana Syariah Capital Sharia Money Market : 0,47%

Reksadana Ind​eks

Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati :  1,9%
Danareksa Indeks Syariah : -3,41%

Beli Reksadana di Sini

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (25/05/2023) turun 0,62% ke level 6.704,231. Berdasarkan data CNBC Indonesia, ekspektasi imbal hasil (yield) acuan Obligasi Negara Indonesia 10 tahun tercatat turun ke level 6.408% pada Kamis (25/05/2023) pukul 17.10 WIB.

Di tengah melemahnya IHSG, di marketplace reksadana terbaik Bareksa terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil 9,77% dan 9,7% dalam satu tahun terakhir. Dua reksadana itu ialah TRAM Strategic Plus dan Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2.

Reksadana TRAM Strategic Plus yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management, mencatatkan cuan 9,77% dalam setahun terakhir. Berdasarkan fund fact sheet periode April 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0073, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0080, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0096, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0074, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0056, SBSN Seri PBS017, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0091, SBSN Seri PBS015, Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0089, dan SBSN Seri PBS037. 

Beli Reksadana di Sini

Sedangkan Reksadana Reksa Dana Allianz Fixed Income Fund 2 yang dikelola oleh PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia, mencatatkan cuan 9,7% dalam setahun terakhir. Menurut fund fact sheet periode April 2023, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Negara FR0054, FR0056, FR0058, FR0068, FR0071, FR0079, FR0080, FR0081, FR0083, dan deposito PT BANK JABAR.

Beli Allianz Fixed Income di Sini

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Beli Reksadana di Sini

​​

(Reynaldi Gumay/AM)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan  dalam berinvestasi reksadana.