
Konten ini merupakan kerja sama Bareksa dengan CryptoWave x TRIV Research.
Bareksa - Harga Hyperliquid (HYPE) berada di sekitar US$84,3 (4/11/2026). HYPE sempat melonjak lebih dari 10% setelah Intercontinental Exchange (ICE), induk Bursa Efek New York (NYSE), mengumumkan rencana membangun pasar perpetual futures teregulasi di Amerika Serikat (AS) dengan memakai infrastruktur Hyperliquid. Kenaikan itu terjadi saat sebagian besar token lain justru melemah.
Mengutip riset CryptoWave x TRIV Research (04/11/2026), kerja sama ICE berpotensi memperkuat posisi Hyperliquid sebagai infrastruktur perdagangan, bukan hanya untuk kripto tetapi juga aset tradisional. Sentimen ini diperkuat lonjakan pembakaran token HYPE ke level harian tertinggi dalam setahun, di tengah pasar yang menanti hasil pemilu sela AS.
Hyperliquid adalah jaringan blockchain Layer 1 yang dirancang khusus untuk perdagangan derivatif kripto secara terdesentralisasi. Menurut Bitfinex, HYPE merupakan token utilitas asli jaringan tersebut, dengan buku pesanan (order book) yang seluruhnya tercatat di blockchain.
Research Supported by CryptoWave |
Yang terjadi: ICE menggandeng Trade.xyz, salah satu operator pasar di Hyperliquid, untuk membawa perpetual futures ke pasar AS yang teregulasi.
Dampak ke HYPE: HYPE sempat naik lebih dari 10%, masuk 10 besar token paling ramai dibicarakan di media sosial, dan pembakaran tokennya mencetak rekor harian setahun.
Yang perlu dicermati: rencana ICE masih menunggu persetujuan regulator, dan suplai HYPE terus bertambah lewat jadwal pembukaan token bulanan hingga 2029.
Yang dapat dipertimbangkan: riset menilai HYPE masih bergerak mendatar (sideways) di kisaran US$75,20–95,23, sehingga porsi aset kripto dapat disesuaikan dengan profil risiko.
Ringkasan Data Hyperliquid (HYPE)
Indikator | Data Terakhir | Keterangan |
|---|---|---|
Harga HYPE (4/11/2026) | ±US$84,3 | Tertinggi mingguan US$98 |
HYPE dibakar 24 jam | 169.400 HYPE | Naik 151% dari periode sebelumnya |
HYPE dibakar 7 hari | 360.790 HYPE | Senilai sekitar 31 juta dolar AS |
HYPE dibakar 1 tahun | 11,58 juta HYPE | 1,22% dari total suplai |
Total HYPE dibakar | 48,65 juta HYPE | 4,87% dari total suplai |
Sumber: CoinGlass, CryptoWave x TRIV Research (4/11/2026), diolah Bareksa
ICE dan Trade.xyz berencana membangun pasar baru di atas infrastruktur Hyperliquid, lengkap dengan sistem kliring, verifikasi identitas nasabah, dan antipencucian uang sendiri. Produknya berupa kontrak yang terkait harga saham, indeks saham, komoditas, dan mata uang. Sebagai bagian dari kesepakatan, ICE juga mengambil kepemilikan saham di Trade.xyz.
Menurut riset tersebut, akses ke pasar AS yang teregulasi berpotensi menambah volume dan pendapatan ekosistem Hyperliquid dalam jangka menengah. Karena rencana ini masih menunggu persetujuan regulator, dampaknya kemungkinan baru terasa bertahap.
Pembakaran token adalah penghapusan token secara permanen dari peredaran. Di Hyperliquid, pembakaran bersumber dari biaya perdagangan, sehingga lonjakannya mencerminkan aktivitas transaksi yang meningkat. Dalam 24 jam terakhir, sekitar 169.400 HYPE dibakar, tertinggi dalam setahun.
Total HYPE yang sudah dibakar kini mencapai 48,65 juta token atau 4,87% dari total suplai. Riset CryptoWave x TRIV Research menilai mekanisme ini berpotensi menopang nilai HYPE dalam jangka menengah, meski besarnya sangat bergantung pada volume perdagangan.
Daftar Akun Crypto RWA di Sini
Di sisi lain, pembukaan token (unlock) HYPE masih berlangsung setiap bulan hingga 2029, dengan jadwal berikutnya sekitar 25 hari lagi. Alokasi terbesar adalah cadangan imbalan komunitas di masa depan (38,89%), yang baru dirilis sekitar 38,3%. Alokasi kontributor inti (23,8%) baru terbuka sekitar sepertiganya.
Sumber: Tokenomics via CryptoWave x TRIV Research (4/11/2026), diolah Bareksa
Selama jumlah token yang dibakar masih lebih kecil dari token yang terbuka setiap bulan, suplai beredar kemungkinan tetap bertambah dan dapat membatasi kenaikan harga jangka pendek.
Mengutip riset CryptoWave x TRIV Research (04/11/2026), berikut level harga yang dicermati analis:
Harga Terakhir: sekitar US$84,3–84,4 pada 4/11, setelah dua kali tertahan di area US$93,66–100.
Arah Jangka Pendek: cenderung mendatar selama harga bergerak di antara US$75,2 dan US$95,23.
Batas Atas (resistance): US$90,01–95,23 (harian), lalu US$93,66–100 (mingguan).
Batas Bawah (support): US$75,2–80,29 (harian) dan US$72,87–76,90 (mingguan).
Analisis: penutupan mingguan di atas US$100 membuka peluang ke US$112,55–116,07. Sebaliknya, penutupan mingguan di bawah US$72,87 meningkatkan risiko koreksi ke US$51,14–58,43.
Support adalah level harga yang kerap menahan penurunan; resistance adalah level yang kerap menahan kenaikan.
Katalis jangka menengah: masuknya ICE dan rekor pembakaran token menjadi sentimen positif, tetapi realisasinya bergantung pada izin regulator dan volume perdagangan.
Pantau level penentu: US$100 sebagai batas atas dan US$72,87 sebagai batas bawah mingguan.
Jaga porsi: aset kripto dapat ditempatkan sebagai porsi kecil sesuai profil risiko, diimbangi aset yang lebih stabil seperti reksadana pasar uang atau SBN Ritel.
Izin regulator: rencana ICE belum mendapat persetujuan dan bisa tertunda.
Tambahan suplai: pembukaan token bulanan hingga 2029 dapat menekan harga bila pembakaran melambat.
Sentimen pasar: Bitcoin sempat turun 1,6% ke kisaran US$75.600–76.000 jelang hasil pemilu sela AS, dan ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar lebih dari US$1 miliar pada Jumat dan Senin.
Nilai investasi: harga aset kripto dapat turun tajam dalam waktu singkat.
Masuknya ICE ke ekosistem Hyperliquid dan rekor pembakaran token menjadi katalis positif bagi HYPE. Namun, menurut riset CryptoWave x TRIV, HYPE masih bergerak mendatar di kisaran US$75,20–95,23, sementara izin regulator dan pembukaan token bulanan masih perlu dicermati. Perkembangan ini dapat dipantau sambil menjaga porsi kripto sesuai profil risiko.
Pantau Berita BTC di Aplikasi CryptoWave
Research Supported by CryptoWave |
Disclaimer
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan. Aset kripto memiliki volatilitas dan risiko tinggi. Bareksa menyajikan ringkasan riset ini berdasarkan kerja sama konten dengan CryptoWave x TRIV Research.
ICE bekerja sama dengan Trade.xyz untuk membangun pasar perpetual futures teregulasi di AS dengan memakai infrastruktur Hyperliquid, menunggu persetujuan regulator.
Pembakaran HYPE bersumber dari biaya perdagangan, sehingga lonjakannya mencerminkan aktivitas transaksi yang meningkat di Hyperliquid.
Riset mencermati US$100 sebagai batas atas dan US$72,87 sebagai batas bawah pada grafik mingguan.