
Konten ini merupakan kerja sama Bareksa dengan CryptoWave x TRIV Research.
Bareksa - Partai Demokrat dipastikan menguasai Senat Amerika Serikat (AS) dan diproyeksikan juga merebut mayoritas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam pemilu sela 2026. Hasil ini berpotensi mengubah arah pembahasan CLARITY Act, rancangan aturan struktur pasar kripto di AS, meski dampaknya terhadap harga aset kripto sejauh ini belum dapat dipastikan.
Mengutip CryptoWave pada Rabu, 4 November 2026, Associated Press menyatakan Demokrat telah mengamankan kendali Senat setelah kemenangan Josh Turek di Iowa. Sementara itu, CNN dan Decision Desk HQ memproyeksikan Demokrat juga akan menguasai DPR. Pemilu sela adalah pemilu legislatif yang digelar di tengah masa jabatan presiden, sehingga hasilnya menentukan komposisi Kongres untuk sisa dua tahun pemerintahan Presiden Donald Trump.
Sebelumnya, CryptoWave juga melaporkan Demokrat merebut kursi Senat di North Carolina dan South Carolina dari Partai Republik. Berikut ringkasan data utamanya.
Indikator | Nilai |
|---|---|
Kendali Senat AS | Demokrat (dinyatakan Associated Press) |
Kendali DPR AS | Diproyeksikan Demokrat (CNN dan Decision Desk HQ) |
Kemenangan Senat yang disorot | North Carolina, South Carolina, dan Iowa (Josh Turek) |
CLARITY Act di Senat (September 2026) | Gagal dilanjutkan, ditolak seluruh senator Demokrat dan empat senator Republik |
Harga Bitcoin (Rabu pagi) | Sekitar US$75.860, melemah sekitar 0,94% |
Dampak hasil pemilu ke harga kripto | Belum dapat dipastikan |
Sumber: CryptoWave, diolah Bareksa
CLARITY Act adalah rancangan undang-undang yang mengatur struktur pasar aset kripto di AS. Pada September lalu, Senat gagal melanjutkan pembahasan rancangan tersebut setelah seluruh senator Demokrat dan empat senator Republik menolaknya. Dengan Demokrat kini memegang kendali Kongres, pembahasan aturan ini berpotensi berubah arah, baik dari sisi isi maupun waktu pembahasannya.
Selain itu, penguasaan Kongres dapat membuka jalan bagi Demokrat untuk memperketat pengawasan terhadap bisnis kripto yang terkait dengan Presiden Trump dan keluarganya. Reuters melaporkan Demokrat telah menyiapkan penyelidikan terkait hubungan tersebut.
Pasar sudah mencermati kemungkinan ini sejak hasil awal pemilu keluar. Menurut CryptoWave, Bitcoin bergerak di area US$75.000 pada Rabu pagi. The Wall Street Journal melaporkan Bitcoin dan Ethereum sama-sama melemah di tengah ekspektasi bahwa meningkatnya kendali Demokrat dapat memengaruhi prospek legislasi kripto. Meski begitu, sentimen pasar juga masih dipengaruhi faktor lain seperti peretasan Binance pekan lalu, sehingga dampak masing-masing faktor terhadap harga belum dapat dipastikan.
Cek Harga Bitcoin di Bareksa Crypto RWA
Kemenangan Demokrat di Senat, dan proyeksi penguasaan DPR, membuka babak baru bagi pembahasan aturan kripto di AS, terutama CLARITY Act yang sempat gagal dilanjutkan pada September. Namun, perubahan regulasi tetap butuh proses dan dampaknya ke harga belum dapat dipastikan. Bagi investor, langkah yang lebih bijak adalah memantau keputusan resmi, tetap disiplin dengan strategi investasi rutin, dan menjaga porsi kripto sesuai profil risiko.
Pantau Berita Regulasi Kripto di Aplikasi CryptoWave
Disclaimer
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan. Bareksa menyajikan ringkasan ini berdasarkan kerja sama konten dengan CryptoWave x TRIV Research.