Update Pasar Kripto Hari Ini: Arus Pembayaran Stablecoin Diproyeksi Tembus US$56,6 Triliun

Hanum Kusuma Dewi • 26 Oct 2026

an image
Ilustrasi Bitcoin, stablecoin, dan pembayaran digital lintas negara. (Ilustrasi: AI/Bareksa)

Bloomberg Intelligence memperkirakan nilai pembayaran stablecoin global mencapai US$56,6 triliun per tahun pada 2030. Bitcoin dan Ethereum tertekan menjelang keputusan The Fed.

Konten ini merupakan kerja sama Bareksa dengan CryptoWave x TRIV Research.

Bareksa – Harga Bitcoin (BTC) berada di sekitar US$79.647 dan Ethereum (ETH) US$2.306 dalam riset CryptoWave x TRIV Research per Senin (26/10/2026). Arus keluar ETF kripto menambah tekanan menjelang keputusan suku bunga bank sentral AS, The Fed. Sebaliknya, penggunaan stablecoin untuk pembayaran lintas negara mendapat perhatian dari regulator dan lembaga riset.

Ringkasan Penting untuk Investor

•  Stablecoin: proyeksi pembayaran 2030 sebesar US$56,6 triliun per tahun adalah skenario, bukan nilai pasar stablecoin.

•  Kawasan Asia: Malaysia dan Thailand bergabung dalam pengujian pembayaran digital BLOOM yang dipimpin Singapura.

•  Harga kripto: BTC dan ETH berada di bawah level teknikal penting; hasil FOMC menjadi katalis terdekat.

Research Supported by CryptoWave

Indikator
Data acuan 26 Oktober
Keterangan

Bitcoin

US$79.647

Di bawah EMA harian

Ethereum

US$2.306

Di bawah US$2.358,79

Fear & Greed Index

43

Zona fear

Stablecoin 2030

US$56,6 triliun/tahun

Proyeksi skenario dasar

Sumber: CryptoWave x TRIV Research

Stablecoin Diproyeksi Menangani Pembayaran US$56,6 Triliun

Menurut Bloomberg Intelligence yang dikutip CryptoWave x TRIV, potensi arus pembayaran stablecoin meningkat dari sekitar US$1,6 triliun pada 2024 menjadi US$56,6 triliun per tahun pada 2030 dalam skenario dasar. Dari angka itu, sekitar US$53,2 triliun diperkirakan berasal dari pembayaran lintas negara.

Skenario pesimistis berada pada US$33,9 triliun, sedangkan skenario optimistis US$83,1 triliun. Ini merupakan proyeksi nilai transaksi tahunan, bukan kapitalisasi pasar atau jumlah stablecoin yang beredar. Realisasinya bergantung pada regulasi, likuiditas, dan adopsi institusi keuangan.

Grafik Skenario nilai pembayaran stablecoin per tahun pada 2030.

Sumber: Bloomberg Intelligence, diolah dari riset CryptoWave x TRIV.

BLOOM: Pengujian Pembayaran Digital Lintas Negara

Bank sentral Malaysia dan Thailand bergabung dalam BLOOM, inisiatif Monetary Authority of Singapore untuk menguji konektivitas pembayaran menggunakan stablecoin teregulasi dan simpanan bank yang ditokenisasi. Fokusnya meliputi penyelesaian transaksi, pemeriksaan identitas, serta pengendalian risiko. Program ini masih tahap pengujian, belum merupakan sistem pembayaran komersial yang diterapkan luas.

Arus Keluar ETF Menekan Sentimen Kripto

Riset mencatat tekanan arus keluar dari sejumlah ETF spot Bitcoin, termasuk IBIT dan FBTC, serta ETF Ethereum seperti ETHA dan ETHE menjelang akhir pekan sebelumnya. Data arus aset di bursa juga berfluktuasi. Kondisi ini menunjukkan kehati-hatian investor, tetapi tidak sendirian menentukan arah harga selanjutnya.

Analisis Teknikal Bitcoin: Uji Support US$74.977–76.481

Pada 26 Oktober, BTC berada di sekitar US$79.647, di bawah EMA50 US$80.721 dan EMA34 US$81.658. Support harian terdekat berada di US$74.977–76.481. Jika area itu ditembus, risiko penurunan menuju US$70.233–72.978 meningkat. Pemulihan memerlukan penguatan melewati kedua EMA dan konfirmasi di atas resistance US$87.354.

Grafik Peta rentang support dan resistance BTC

Sumber: CryptoWave x TRIV Research, 26 Oktober 2026.

Analisis Teknikal Ethereum: US$2.358 Jadi Kunci

ETH berada sekitar US$2.306, di bawah level harian US$2.358,79. Area support empat jam berada di US$2.067–2.104, dengan zona harian lebih luas US$1.921–2.222. Jika ETH mampu ditutup di atas US$2.358,79 lalu US$2.480, peluang pemulihan menuju US$2.679–2.737 terbuka. Seluruh level merupakan skenario bersyarat, bukan target yang pasti tercapai.

Grafik Peta rentang support dan resistance ETH

Sumber: CryptoWave x TRIV Research, 26 Oktober 2026.

Apa Artinya bagi Investor?

Prospek adopsi stablecoin tidak otomatis membuat harga BTC atau ETH naik. Investor perlu mencermati keputusan The Fed pada 28 Oktober waktu AS, arus ETF, dan konfirmasi level teknikal. Stablecoin pun memiliki risiko cadangan, penerbit, penebusan, serta regulasi. Diversifikasi dan batas risiko tetap penting.

Kesimpulan

Pasar kripto menghadapi tekanan menjelang FOMC, sementara pembayaran stablecoin memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. Investor perlu membedakan proyeksi penggunaan teknologi dari harga aset saat ini dan menyesuaikan keputusan dengan profil risiko.

Baca juga: USDT untuk Investor Reksa Dana: Pelengkap Diversifikasi Dolar AS

Pantau Berita BTC di Aplikasi CryptoWave

Research Supported by CryptoWave

Disclaimer

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan. Aset kripto memiliki volatilitas dan risiko tinggi. Bareksa menyajikan ringkasan riset ini berdasarkan kerja sama konten dengan CryptoWave x TRIV Research.

Pertanyaan Umum

Apakah US$56,6 triliun adalah kapitalisasi pasar stablecoin?

Tidak. Itu proyeksi nilai pembayaran tahunan pada 2030.

Apa level penting Bitcoin?

Area support US$74.977–76.481 dan pemulihan awal di atas US$80.721–81.658.

Apa level penting Ethereum?

US$2.358,79 menjadi level pemulihan harian yang dicermati analis.

Profil Penulis

CryptoWave Research

Cryptowave adalah media crypto Indonesia yang menyajikan berita kripto hari ini, harga kripto, blockchain & Web3, serta edukasi mata uang kripto. Afiliasi dari TRIV Group.