
Bareksa - Harga emas dunia kembali naik pada Rabu (8/4/2026), didorong kabar gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran. Sentimen ini langsung memicu reaksi pasar global.
Mengutip Kitco News, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu, sambil meninjau proposal damai dari Iran.
Dampaknya:
Harga Emas Digital Dalam Negeri di Bareksa
Kenaikan 1 Tahun
Kabar ini mengubah arah pasar secara cepat:
Artinya, pasar mulai melihat risiko jangka pendek mereda, meski belum sepenuhnya aman.
Secara teori, saat konflik mereda, emas biasanya melemah. Namun kali ini ada beberapa faktor yang mendorong kenaikan:
1. Harapan Penurunan Suku Bunga
Meredanya konflik bisa:
Ini membuka peluang bank sentral seperti The Fed untuk menurunkan suku bunga, yang positif untuk emas.
2. Rebound Setelah Koreksi Tajam
Emas sempat turun lebih dari 10% bulan lalu, penurunan terdalam sejak 1980-an. Kenaikan saat ini bisa menjadi rebound teknikal setelah tekanan jual besar.
3. Dukungan dari Bank Sentral
Bank Sentral Tiongkok atau People's Bank of China terus membeli emas selama 17 bulan berturut-turut. Ini menjadi penopang kuat harga emas dalam jangka menengah.
Meski sentimen membaik, ada beberapa risiko:
Jika konflik kembali memanas:
Menurut analis, level kunci harga emas:
Jika tembus US$5.000, potensi tren bullish bisa semakin kuat.
Kenaikan harga emas saat ini dipicu kombinasi sentimen geopolitik yang mereda, harapan penurunan suku bunga, dan aksi beli global. Namun, karena situasi masih belum pasti, arah emas ke depan tetap bergantung pada perkembangan konflik dan kebijakan moneter.
Strategi:
Emas masih menarik untuk dipantau, tapi hindari keputusan terburu-buru karena volatilitas masih tinggi.
1. Kenapa emas naik saat konflik mereda?
Karena pasar fokus pada potensi turunnya suku bunga dan efek rebound harga.
2. Apakah emas akan terus naik?
Belum tentu, tergantung kelanjutan gencatan senjata dan kondisi inflasi.
3. Level penting emas saat ini?
Area US$4.800–5.000 menjadi kunci arah selanjutnya.
Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.
(Rahmat Hidayat/AM)
Tengang Penulis
*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.