Mengapa Perempuan Menyukai Emas? Ini Tips Investasi Logam Mulia

Hanum Kusuma Dewi • 06 Jun 2022

an image
Ilustrasi perempuan investor yang berinvestasi emas baik emas perhiasan, batangan atau logam mulia. (shutterstock)

Alasan perempuan lebih menyukai investasi emas antara lain untuk menjadi simpanan masa depan keluarga dan anak

Bareksa.com - Waktu dan terlebih dengan adanya masa pandemi Covid-19 tampaknya kian membuktikan bahwa emas merupakan salah satu instrumen investasi yang paling digemari oleh investor, terlebih investor perempuan. 

Mengapa perempuan menyukai emas dan menjadikannya sebagai salah satu instrumen investasi?

Dari generasi ke generasi, salah satu kegunaan emas yang telah membumi adalah emas sebagai perhiasan. Iya, emas menjadi sarana untuk mempercantik diri khususnya bagi kaum perempuan yakni dengan dijadikannya emas sebagai bahan baku pembuatan perhiasan seperti kalung, anting, dan gelang.

Namun dalam waktu bersamaan kegunaannya sebagai perhiasan itu pula, logam mulia ini tidak kehilangan identitasnya sebagai salah satu instrumen investasi. Makanya tak heran, jika pada hasil survei Katadata Insight Center (KIC) yang dirilis pada Maret 2022 mengenai Jenis Investasi yang Dimiliki oleh Perempuan (2021), disebutkan bahwa emas merupakan jenis investasi yang paling banyak dimiliki perempuan di Indonesia dengan proporsi mencapai 69,8 persen.

Seperti dilansir Katadata, selain karena risikonya rendah, alasan perempuan lebih menyukai investasi emas adalah untuk menjadi simpanan masa depan keluarga dan anak, investasi yang tidak agresif, dan nilai emas atau harga emas cukup stabil dari tahun ke tahun.

Sebelum smart investor membeli emas, seperti apa sebenarnya kelebihan dan kekurangan emas perhiasan serta emas batangan atau kerap disebut logam mulia? Berikut ulasan singkatnya yang dilansir Bareksa dari berbagai sumber.

Emas Perhiasan vs. Emas Batangan

1. Bentuk

Emas perhiasan biasanya berupa cincin, gelang, anting, dan kalung. Emas perhiasan digunakan lebih untuk mempercantik penampilan. Keunggulan emas perhiasan itulah yang tidak dimiliki emas batangan atau logam mulia. 

Di sisi lain, emas logam mulia seperti emas Antam umumnya berbentuk emas batangan maupun koin, jadi lebih cocok untuk disimpan di tempat yang aman.

2. Kadar Emas

Kadar kemurnian emas disebut dengan karat. Nah, kadar tertinggi 24 karat dimiliki oleh logam mulia dengan kadar emas 99,99 persen alias emas murni. 

Berbeda dengan emas batanganemas perhiasan biasanya memiliki kadar 22 karat atau kemurniannya hanya sekitar 91 persen. 

Emas perhiasan kadarnya tidak setinggi emas batangan karena emas perhiasan perlu dibentuk dan dibutuhkan campuran logam lain seperti perak dan tembaga agar bentuknya tidak mudah berubah.

Di sisi lain, emas murni 24 karat sifatnya lunak dan mudah berubah sehingga tidak cocok untuk perhiasan. Makanya, emas logam mulia dengan kadar 99,99 persen lebih cocok dijadikan investasi karena tingkat kemurnian yang menjadikan nilainya lebih tinggi daripada emas perhiasan.

3. Biaya Pembuatan

Emas perhiasan membutuhkan biaya untuk proses pembuatan yang besarannya bisa mencapai 10 persen hingga 20 persen dari harga emas. Hanya saja, biasanya biaya atau ongkos pembuatan emas perhiasan tidak akan dihitung pada nilai jual atau harga emas ketika dijual. Sebaliknya, tidak ada biaya pembuatan pada emas batangan.

4. Penjualan Emas Kembali Atau Buyback

Emas perhiasan dapat dijual kembali di toko emas, tempat membeli emas perhiasan maupun toko emas lainnya yang bisa menerima barang dari toko lainnya. Jadi sebaiknya nota pembelian emas perhiasan tidak hilang dan disertakan ketika akan menjual kembali.

Di sisi lain bukti pembelian atau sertifikat pembelian juga harus dimiliki investor yang memilih emas batanganEmas batangan yang disertai sertifikat dapat dijual di toko emas yang terdapat di pasar maupun pusat perbelanjaan maupun penyedia penjualan emas.

Bagaimana sebaiknya investasi emas agar raih keuntungan? 

Umumnya, jika untuk investasi jangka panjang, emas batangan atau emas murni, lebih banyak dipilih investor. Seperti sudah dibahas sebelumnya, emas perhiasan lebih cocok untuk dipakai tetapi nilainya kurang baik ketika dijual lagi, sementara emas batangan lebih tahan lama dan kadarnya tinggi sehingga cocok untuk investasi jangka panjang.

Bareksa Emas

Jika tidak ingin repot membeli emas di toko, kamu bisa memanfaatkan fitur jual beli emas online yang kini sudah tersedia di BareksaEmasyang bisa diakses melalui aplikasi Bareksa yang tersedia untuk ponsel (handset) berbasis iOS dan Android.

Di BareksaEmas, Bareksa telah bermitra dengan pedagang emas online yang menyediakan fasilitas titipan atau gadai, yaitu Pegadaian dan Indogold. Mitra pengelola emas ini sudah mendapat izin OJK sebagai salah satu usaha pergadaian (untuk penitipan emas).

Selain itu, emas yang diperjualbelikan Bareksa melalui fitur Bareksa Emas adalah logam mulia dengan kadar 99,99 persen yang diproduksi oleh ANTAM dan UBS. Emas batangan produksi ANTAM dan UBS sudah sering dijadikan alat investasi sehingga tidak perlu diragukan lagi keasliannya.

Sebagai tambahan informasi, BareksaEmas hadir bagi investor yang sudah terdaftar di Bareksa yang bisa membeli emas mulai dari ukuran 0,1 gram atau mulai dari Rp50.000 saja. Beli emas di Bareksa Emas juga berkesempatan meraih hadiah reksadana. 

(Martina Priyanti)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.