
Bareksa.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis, 5 Maret 2018 sepakat untuk menganggarkan dana sebesar Rp750,24 miliar atau sekitar 75 persen dari laba bersih tahun 2017 untuk dibagikan sebagai dividen. Dividen yang akan diterima oleh pemegang saham sebesar Rp30,6 per saham.
Direktur Utama Waskita Beton Precast Jarot Subana mengatakan bahwa keputusan perseroan untuk mengalokasikan sebagian besar laba yang diperoleh tahun lalu kepada pemegang saham karena dana perseroan yang ada saat ini dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan belanja modal dan modal kerja tahun ini. Selain itu, para pemegang saham juga menyetujui penggunaan dana senilai Rp50,01 miliar atau 5 persen dari laba bersih untuk dana cadangan. Sedangkan sisa dari laba bersih akan dimasukkan ke dalam saldo laba ditahan.
Sekadar informasi, hingga akhir Desember 2017 anak usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT) ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1 triliun, tumbuh 57,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp634,82 miliar.
Tak jauh berbeda dengan laba bersih, pendapatan perseroan di tahun 2017 juga meroket 50,60 persen ke Rp7,1 triliun dari Rp4,72 triliun di tahun 2016. Adapun kapasitas produksi beton precast perseroan per akhir Desember 2017 sebanyak 3,25 juta ton per tahun, yang dihasilkan dari 11 plant, 72 batching plant, dan 5 quarry.
Harga Saham Meroket
Sementara itu, menanggapai hasil RUPST tersebut harga saham WSBP pada perdagangan Kamis, 5 April 2018 terpantau meroket 6,69 persen dengan berakhir di level Rp 446 per saham. WSBP ditransaksikan sebanyak 6.978 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp 95,86 miliar.
Berdasarkan aktivitas broker summary, anggota bursa yang menempati jajaran top buyer atau sebagai pembeli terbanyak saham WSBP pada perdagangan kemarin antara lain Mirae Asset Sekuritas (YP) dengan nilai pembelian Rp15,65 miliar, kemudian Danareksa Sekuritas (OD) Rp12,07 miliar, dan Indo Premier Sekuritas (PD) Rp7,81 miliar.
Ketiganya masing-masing berkontribusi terhadap nilai transaksi secara keseluruhan yaitu 16,33 persen, 12,59 persen, dan 8,15 persen.
Analisa Teknikal WSBP
Secara teknikal, candle WSBP pada perdagangan kemarin membentuk bullish candle dengan body besar yang menggambarkan adanya pergerakan positif pada saham ini dengan bergerak dalam rentang yang lebar.
Selain itu, WSBP kemarin berhasil menembus resisten pada level Rp 444 serta didukung dengan garis MA 5 yang akan terjadi golden cross dengan MA 20 mengindikasikan adanya potensi uptrend dalam jangka pendek.
Volume mulai mengalami lonjakan signifikan menandakan adanya aksi pembelian yang besar pada saham ini, selain itu indikator relative strength index (RSI) mulai bergerak positif mengindikasikan adanya momentum kenaikan dengan target terdekat di level Rp488. (hm)
DISCLAIMER
Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.