
Bareksa.com – Federal Open Market Committee (FOMC), yang merupakan bagian dari The Fed selaku bank sentral Amerika Serikat, dijadwalkan akan menggelar pertemuan agenda rutin bulanan. Dalam pertemuan itu, FOMC rencananya akan mengadakan rapat pada 21 September akan memutuskan untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan AS atau justru tetap mempertahankannya.
Keputusan ini akan menjadi jawaban setelah banyak kalangan memprediksi bahwa The Fed akan mempertahankan level suku bunga saat ini 1,25 persen. Hampir 100 persen konsensus analis yang disurvei oleh CMEgroup pun memprediksi Bank sentral AS, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga dan mengumumkan pengakhiran program stimulus paska krisis keuangan.
Grafik : Kondisi Polling Konsensus per 20 September
Sumber : CMEgroup.com
Namun pasar akan memantau soal bagaimana Bank Sentral AS ini menanggapi tren inflasi akhir-akhir ini di tengah kenaikan harga minyak pada Agustus. Semua komentar soal inflasi bisa memicu sinyal soal adanya kenaikan suku bunga Fed pada tahun ini. Open Market Commite juga akan mengeluarkan data perkiraan kuartalan ekonom dan suku bunga untuk jangka panjang.
Grafik : Pergerakan Harga Minyak Dunia Sebulan Terakhir (US$/Barrel)
Sumber : Marketwatch.com