IHSG Anjlok 2%, Saham BUMI Masuk Daftar Paling Banyak Diborong Asing

Bareksa • 24 Nov 2016

an image
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

UBS Securities (AK) yang memborong 508 ribu lot saham, pada harga rata-rata Rp285,9 per saham senilai Rp14,5 miliar.

Bareksa.com- Hingga penutupan perdagangan hari ini, 24 November 2016,  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok 2 persen menjadi 5.107,6. Hal tersebut terdorong aksi jual oleh pelaku pasar, setelah khawatir akan multiplier effect apabila rush money benar-benar terjadi esok. Tercatat Investor asing juga terpantau melakukan aksi jual hingga Rp396 miliar.

Meskipun demikian, masih ada sejumlah saham yang diincar oleh investor asing. Salah satunya adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang berada di urutan ke 5 saham paling banyak dibeli asing.

Asing melakukan beli bersih (net buy) sebesar Rp14 miliar terhadap saham BUMI. Adapun broker yang menjadi pembeli terbesar adalah UBS Securities (AK) yang memborong 508 ribu lot saham, pada harga rata-rata Rp285,9 per saham senilai Rp14,5 miliar.

Sementara itu, pembeli terbesar kedua adalah Credit Suisse (CS) memborong 200 ribu lot saham BUMI, pada harga rata-rata Rp286 per saham senilai Rp5,7 miliar.

RHB OSK Securities (DR) juga membeli saham BUMI sebanyak 101 ribu lot senilai Rp2,9 miliar.

Meskipun demikian, harga saham BUMI hari ini ditutup tidak mengalami perubahan dan bertahan di level Rp278. Padahal, pada hari ini saham BUMI sempat menyentuh level tertinggi intraday di Rp292. Adapun total nilai transaksi saham BUMI hari ini mencapai Rp202,22 miliar. (hm)

Grafik: Pergerakan Harga Saham BUMI Secara Intraday

Sumber: Bareksa.com

Tags:
bumi