Ramadan atau Musim Dingin, Kapan Waktu Terbaik Umroh Buat Kamu?

Abdul Malik • 09 Aug 2023

an image
Suasana aktivitas jemaah saat beribadah umroh di malam hari di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (Shutterstock)

Musim puncak umroh pada 2022 terjadi pada bulan April yang berbarengan dengan Ramadan dalam penanggalan Islam

Bareksa.com - Kapan waktu terbaik untuk umroh? Sebagian besar orang mungkin akan menjawab bulan Ramadhan. Sebab menjalankan umroh di bulan penuh ampunan, akan semakin menambah khusyuk ibadah jemaah guna mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. 

Karena itu tak heran, data Badan Umum Statistik Arab Saudi (GASTAT) menyebutkan musim puncak umroh pada 2022 terjadi pada bulan April yang berbarengan dengan bulan Ramadan dalam penanggalan Islam. 

Jumlah jemaah umroh dari luar Arab Saudi (eksternal) pada April 2022 mencapai 1,39 juta jemaah atau menyumbang 16,99% terhadap total jemaah umroh eksternal sepanjang tahun. Senada, jemaah dari Arab Saudi (internal), puncaknya juga terjadi pada April 2022 yang mencapai 5,47 juta atau menyumbang 33,53% terhadap total jemaah internal sepanjang tahun. 

Siapkan Tabungan Umroh di Sini

Bulan ramai umroh berikutnya bagi jemaah eksternal ialah Desember 2022 mencapai 1,2 juta jemaah, kemudian Oktober dan November masing-masing 1 juta jemaah. Sedangkan bulan paling sepi jemaah umroh eksternal dan internal terjadi pada Juli 2022 masing-masing hanya 133,909 jemaah dan 134.422 jemaah. Bulan yang relatif sepi dan tidak berdekatan dan musim haji ialah Januari 2022 yang hanya 271.594 jemaah umroh eksternal.

Statistik Jemaah Umroh Eksternal 2022

Bulan

Jemaah Umroh Eksternal

Total

Pria

Wanita

Januari

113,310

158,284

271,594

Februari

176,753

265,696

442,449

Maret

292,663

417,901

710,564

April

659,108

738,215

1,397,323

Mei

210,216

302,149

512,365

Juni

74,381

131,348

205,729

Juli

51,174

82,735

133,909

Agustus

248,957

343,328

592,285

September

387,695

481,108

868,803

Oktober

461,097

549,127

1,010,224

November

460,513

554,882

1,015,395

Desember

564,918

646,871

1,211,789

Total

3,700,785

4,671,644

8,372,429

Sumber : GASTAT

Siapkan Tabungan Umroh di Sini

Perlu dicatat, konsekuensi umroh di musim puncak (peak season) ialah biaya akomodasi jadi mahal akibat tingginya permintaan. Tak jarang penginapan dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi full booked, sehingga Kamu terpaksa tinggal di penginapan yang lokasinya jauh dari dua masjid suci. Anggaran yang Kamu mesti siapkan untuk umroh di musim puncak harus lebih besar dibandingkan musim sepi.

Pilihan waktu terbaik umroh lainnya ialah saat musim dingin karena Arab Saudi merupakan negara dengan cuaca panas dan lembab. Menurut data Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) Amerika Serikat (AS), suhu terpanas di Makkah terjadi pada bulan Juni, di mana temperatur terpanas mencapai 45 derajat celcius dan terdingin 29 derajat celcius.

Untuk suhu terdingin terjadi pada bulan Januari, di mana suhu terpanasnya 31 derajat celcius dan terdingin 19 derajat celcius. Bulan dengan jam siang hari terlama terjadi pada Juni - Juli yang mencapai 13,5 jam. Sedang waktu siang tersingkat terjadi pada Januari dan Desember hanya 11 jam. 

Suhu Rata-rata di Makkah, Arab Saudi

Siapkan Tabungan Umroh di Sini

Untuk di Madinah, menurut data NOAA, suhu terpanas terjadi pada Agustus, dengan temperatur terpanas 44 derajat celcius dan terdingin 30 derajat celcius. Sama seperti di Makkah, suhu terdingin pada Januari dengan temperatur terpanas 25 derajat celcius dan terdingin 12 derajat celcius. 

Jam siang terlama di Madinah terjadi pada Mei, Juni dan Juli mencapai 13,5 jam dan jam siang terpendek pada Januari dan November yang hanya 11 jam. 

Suhu Rata-rata di Madinah, Arab Saudi

Arab Saudi memiliki dua musim, yakni musim panas dan dingin. Menurut Kementerian Agama RI, pada musim panas, suhu udara pada siang hari bisa melampaui 40 derajat celcius. Sebaliknya, saat musim dingin, suhunya pun bisa ekstrim yakni mencapai 5 derajat celcius. 

Dengan mengetahui kapan musim puncak umroh, musim panas atau dingin, maka Kamu bisa merencanakan kapan waktu terbaik untuk beribadah ke Tanah Suci. Secara umum, bulan April - September dikategorikan sebagai bulan dengan suhu panas. Biasanya jumlah jemaah umroh menurun pada bulan-bulan ini.

Jemaah umroh dari Inggris dan Amerika Serikat misalnya, biasanya memilih umroh di musim dingin di bulan Oktober - Maret agar perjalanan ibadah mereka di Kota Suci Makkah nyaman. Biasanya juga ada penawaran paket umroh harga terjangkau pada bulan Desember.

Siapkan Tabungan Umroh di Sini

Cara Siapkan Tabungan Umroh

Salah satu cara menyiapkan tabungan umroh ialah dengan investasi di reksadana syariah. Selain dikelola sesuai prinsip syariah, Kamu juga berpotensi meraih imbal hasil dari investasimu.

Di fitur Bareksa Umroh tersedia 5 produk reksadana syariah yang bisa Kamu pilih guna menyiapkan tabungan umroh. Kelima reksadana tersebut mencatatkan imbal hasil hingga 7,61% setahun terakhir (per 8/8/2023).

Sumber : Bareksa

Perlu dicatat, imbal hasil reksadana syariah di Bareksa Umroh tidak terkena pajak, karena bukan merupakan objek pajak. Selain itu, besaran imbal hasil tersebut juga jauh lebih menarik dari menabung di deposito syariah atau tabungan perbankan biasa.

Menurut data statistik perbankan syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mei 2023, rata-rata ekuivalen tingkat imbalan atau bagi hasil deposito syariah rupiah 12 bulan menawarkan imbalan 4,38% setahun. Imbal hasil deposito syariah tersebut masih harus dipotong pajak 20%, sehingga rata-rata imbalan bersihnya jadi 3,504%. 

Siapkan Tabungan Umroh di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi reksadana syariah yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Buat tabungan umroh, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Tabungan umroh di Bareksa tidak mengikat pada pembelian paket dan keberangkatan umroh.