Nabung Setara Dua Bungkus Rokok per Hari dalam 2 Tahun Bisa Umroh Saat Ramadan

Bareksa • 06 Feb 2020

an image
Ilustrasi seorang jemaah sedang berdoa dalam ibadah haji umroh di depan Kabah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. (shutterstock)

Saat Ramadan biasanya biaya umroh lebih mahal 50 persen ketimbang umroh reguler di hari biasa

Bareksa.com - Bagaimana rasanya bisa beritikaf jelang waktu berbuka puasa atau mengikuti jamaah sholat tarawih malam harinya di Masjidil Haram? Setiap umat Muslim pasti punya cita-cita untuk bisa menghabiskan Ramadan di Masjidil Haram, meskipun hanya sekali seumur hidupnya. Tujuannya tidak lain agar bisa semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Jika kita punya cita-cita untuk menunaikan umroh saat bulan Ramadan, ada baiknya mulai mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Utamanya dari sisi kesiapan mental dan keuangan. Kesiapan mental diperlukan agar ibadah umrah kita memperoleh ridlo Allah SWT dan agar bisa mabrurah.

Sedangkan kesiapan keuangan mutlak diperlukan karena untuk umroh saat Ramadan biasanya biayanya lebih mahal ketimbang umroh reguler di hari biasa. Perbedaan biayanya bisa mencapai 50 persen. Ini karena umroh saat Ramadan merupakan peak season (musim ramai) di Arab Saudi. Akibatnya biaya pesawat, hotel dan akomodasi lainnya pun juga meningkat. 

Salah satu travel umroh dalam negeri mengungkapkan kenaikan jumlah jemaah umroh saat Ramadan dibandingkan bulan-bulan biasa bisa mencapai 100 persen. Kenaikan permintaan umroh tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga negara-negara lainnya. Bahkan penduduk setempat di Arab Saudi juga banyak yang menantikan bulan Ramadan untuk melaksanakan umroh.

Jika biaya umroh saat bulan biasa umumya berkisar mulai Rp20 jutaaan, maka saat Ramadan harganya naik jadi di atas Rp30 jutaan.

Sebagaimana tertera dalam paket umroh Ramadan di Bareksa Umroh, yang merupakan kerja sama antara Bareksa dengan travel Al-Qadri Umrah dan Haji, terdapat empat paket yang bisa dipilih. Yakni paket umroh Ramadhan Awal dan Ramadhan Tengah selama 12 hari yang masing-masing berbiaya Rp33 juta.

Kemudian paket Ramadhan Akhir yang biasanya paling banyak diburu calon jemaah karena berbarengan dengan malam-malam Lailatul Qadar biayanya Rp34,5 juta untuk 15 hari. Adapun jika kita ingin mengambil paket umroh 1 bulan penuh atau 28 hari selama bulan Ramadan, maka kita bisa mengambil paket Ramadhan Full berbiaya Rp47,5 juta.

Paket-paket Umroh Ramadan di Bareksa Umroh

 
Sumber : Bareksa Umroh

Misalkan kita ingin mengambil paket umroh Ramadhan Awal atau Ramadhan Tengah yang masing-masing seharga Rp33 juta. Paket ini di dalamnya sudah termasuk tiket pesawat ekonomi Jakarta-Jeddah PP, visa umroh, manasik, akomodasi hotel dan transportasi, ziarah di Makkah, Madinah, dan Jeddah, pembimbing ibadah, air zam-zam 5 liter, makan 3 kali sehari, umroh 2 kali, city tour, asuransi perjalanan, serta handling dan perlengkapan.


Sumber : Bareksa Umroh

Cara Menyiapkan Tabungan Umroh

Platform Bareksa Umroh menyediakan tiga produk reksadana syariah yang bisa dipilih oleh calon jemaah umroh dalam merencanakan tabungan umrohnya. Tiga reksadana syariah itu ialah reksadana pasar uang syariah Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra, Cipta Dana Kas Syariah dan Syailendra Sharia Money Market Fund.


Sumber : Bareksa

 

Dalam sebulan terakhir (per 3 Februari 2020) tiga reksadana tersebut mencatatkan imbal hasil masing-masing Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra 0,47 persen, Cipta Dana Kas Syariah 0,23 persen dan Syailendra Sharia Money Market Fund 0,52 persen.

Sedangkan untuk periode 3 bulan dan 6 bulan masing-masing mencetak return Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra (1,44 persen dan 2,79 persen), Cipta Dana Kas Syariah (0,93 persen dan 2,29 persen) dan Syailendra Sharia Money Market Fund (1,57 peesen dan 3,1 persen).

Untuk jangka waktu 1 tahun Cipta Dana Kas Syariah mencatatkan imbal hasil 5,73 persen dan Syailendra Sharia Money Market Fund 6,3 persen.

Untuk menyiapkan biaya umroh, sebisa mungkin kita tidak berutang. Sebab ada teknik sederhana dan memberikan imbal hasil optimal yakni dengan menabung di reksadana syariah yang bisa kita lakukan. Reksadana syariah juga dijamin sesuai syariah dan halal sebagaimana fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Mari kita lakukan simulasi investasi di reksadana syariah dengan menggunakan kalkulator investasi Bareksa. Untuk menyiapkan dana pokok investasi Rp33 juta dalam jangka waktu 24 bulan misalnya, kita mesti menabung Rp1.375.000 per bulan atau setara Rp45.833 per hari atau Rp46.000-an.

Angka itu setara dengan harga dua bungkus rokok yang berkisar Rp20.000-Rp25.000 per bungkusnya. Dana itu kemudian kita tempatkan di reksadana syariah yang berpotensi memperoleh imbal hasil di atas 5 persen per tahun.

Rata-rata imbal hasil produk reksadana syariah di Bareksa Umroh 6,01 per tahun. Angka itu kita gunakan sebagai basis penghitungan dan masukkan dalam kolom return yang diharapkan. Kemudian klik tombol hitung.

Sumber : Bareksa

Dalam 2 tahun, tabungan pokok kamu telah mencapai Rp33 juta. Tidak hanya itu kamu juga berpotensi meraih imbal hasil karena berinvestasi di reksadana syariah, sehingga danamu berpotensi tumbuh menjadi Rp34,9 juta. Imbal hasil tersebut bisa kamu gunakan untuk tambahan uang saku selama umroh atau kebutuhan lainnya yang mendesak.

Nah, setelah tabunganmu terkumpul apakah kamu wajib umroh dengan travel umroh yang tersedia di platform Bareksa Umroh? Jawabannya tidak, kamu bebas menarik danamu dan menggunakannya sesuai kebutuhan, atau bisa diinvestasikan kembali agar bisa bertumbuh dan berkembang lagi. Tertarik ingin mencobanya? 

Perlu diingat, rencana yang ada di Bareksa Umroh tidak mengikat dengan harga paket karena itu hanya perkiraan (estimasi). Jangka waktu juga tidak mengikat karena kita bisa mengatur sendiri dana per bulan sesuai kemampuan. Kalau kamu melewati jangka waktu, atau lebih cepat dari rencana, tidak akan dikenakan pinalti. Justru, semakin lama menabung reksadana, semakin besar potensi imbal hasil yang didapat.

* * *

Ingin menabung reksadana syariah untuk umroh?

- Cara daftar jadi nasabah Bareksa Umroh, klik tautan ini
- Sudah punya akun Bareksa dan mau nabung umroh, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.