Cukup Investasi Rp100.000 di Reksadana Syariah, Bulatkan Tekadmu Pergi Umroh

Bareksa • 12 Dec 2019

an image
Ilustrasi seorang jemaah sedang berdoa dalam ibadah haji umroh di depan Kabah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. (shutterstock)

Rencana yang ada di Bareksa Umroh sangat fleksibel, baik dari sisi dana maupun periode

Bareksa.com - Umroh, atau biasa disebut haji kecil, adalah kegiatan ibadah dalam agama Islam yang dilakukan dengan beberapa ritual di kota suci Makkah, khususnya Masjidil Haram. Bagi jemaah dari Indonesia, umroh bisa jadi pilihan sembari menunggu antrian haji yang cukup panjang.

Memang ibadah ini ditujukan bagi kalangan mampu, baik secara fisik, mental dan material. Untuk sisi materi, kita bisa membulatkan niat kita dengan mengumpulkan uang untuk biaya umroh.

Namun, mengumpulkan uang dengan cara menabung di bank saja, seringkali uang justru terpakai untuk kebutuhan sehari-hari. Belum lagi ada potongan biaya admin dan pajak yang menjadikannya kurang efisien.

Karena itu, reksadana syariah bisa menjadi alternatif yang aman dan halal untuk mengumpulkan uang. Terlebih lagi, kini ada platform Bareksa Umroh yang menyediakan rencana menabung reksadana syariah. Selain itu, tidak perlu repot mencari biro perjalanan lagi karena Bareksa Umroh sudah bekerja dengan travel agent terpercaya yang menawarkan berbagai pilihan budget.

Misalnya, salah satu rencana yang tersedia di Bareksa Umroh adalah promo dengan estimasi harga Rp20,2 juta. Ingat, rencana ini tidak mengikat pada pembelian paket tetapi sebagai referensi perkiraan dana yang ingin kita kumpulkan.

Dengan modal Rp100.000 saja apakah kita bisa mulai rencana umroh?

Tentu bisa, rencana yang ada di Bareksa Umroh sangat fleksibel, baik dari sisi dana maupun periode. Rencana ini tidak mengikat pada pembelian paket, tetapi hanya menggunakan harga paket terkini sebagai acuan.

Misalkan, kita pilih rencana paket umroh Promo seharga Rp20,2 juta. Kemudian kita pilih jumlah peserta dan tipe kamar yang diinginkan, sehingga muncul estimasi total biaya Rp20,2 juta.

Bila kita geser pointer hijau, maka periode bisa menyesuaikan hingga 24 bulan. Lalu, tampil perkiraan dana per bulan Rp841.667. Walaupun angka tersebut lebih besar dari modal awal kita, kita biarkan saja, lalu kita lanjutkan Pilih Reksadana.

Kita bisa memilih reksadana yang tampil di halaman selanjutnya. Atau, kita bisa memilih reksadana lainnya dengan meng-klik bagian tersebut.

Setelah kita memilih salah satu reksadana, akan muncul detail dari reksadana tersebut, mulai dari nama, manajer investasi hingga biaya penjualan.

Pada bagian Nilai Pembelian Bersih, kita bisa mengedit angkanya. Menurut rencana, dana yang perlu disetor adalah Rp841.667, tetapi kita bisa mengeditnya menjadi Rp100.000.

Lalu, kita bisa unduh prospektus dan fund fact sheet reksadana tersebut. Jangan lupa juga untuk membaca syarat dan ketentuan (disclaimer) sebelum melanjutkan transaksi.

Selanjutnya, akan tampil nomor rekening dan panduan untuk pembayaran. Kita bisa melakukan pembayaran sesuai dengan instruksi yang tertera dan lakukan konfirmasi.

Bila sudah membayar, kita foto/capture bukti transfer kita lalu kita upload bukti pembayaran tersebut. Konfirmasi pembayaran ini bisa dilakukan dengan mengakses menu Bareksaku, Tab Order dan klik Konfirmasi Pembayaran.

Segera setelah transaksi tersebut diproses, kita bisa melihat status order tersebut menjadi approved di menu Bareksaku, Tab Order. Namun, reksadana tidak langsung masuk ke dalam portofolio, karena menunggu penghitungan nilai aktiva bersih (NAB) harian yang dilakukan pada sore hari.

Bila kita menyelesaikan proses pembelian dan pembayaran sebelum pukul 13.00 WIB, maka transaksi kita akan menggunakan NAB hari ini, dan bisa dilihat pada keesokan hari. Namun, bila proses setelah pukul 13.00 WIB, transaksi akan menggunakan NAB besok, dan bisa dilihat dalam portofolio lusa.

Perlu diingat, rencana yang ada di Bareksa Umroh tidak mengikat dengan harga paket karena itu hanya perkiraan (estimasi). Jangka waktu juga tidak mengikat karena kita bisa mengatur sendiri dana per bulan sesuai kemampuan.

Bila kita sudah memilih satu rencana ini, kita akan dibuatkan order otomatis senilai Rp841.667 pada tanggal 26 setiap bulan, yang berlaku selama 2x24 jam. Kita hanya melakukan pembayaran dan melampirkan buktinya di halaman konfirmasi saja.

Kalau kita melewati jangka waktu, atau lebih cepat dari rencana menabung, tidak akan dikenakan pinalti. Justru, semakin lama menabung reksadana, semakin besar potensi imbal hasil yang didapat.

Ada potensi imbal hasil?

Ya, karena uang kita ditaruh di reksadana syariah yang berpotensi memberi imbal hasil lebih tinggi daripada deposito. Reksadana adalah investasi resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Selain itu, reksadana syariah halal karena dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Islami dan sudah mendapatkan fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Nah, kalau uang kita di reksadana syariah sudah mencapai target, kita bisa menyelesaikan rencana dan membeli paket dengan dana tersebut tanpa pindah platform. Cukup mudah bukan?

Ayo buat rencanamu sekarang, daftar segera di Bareksa Umroh. Kalau belum punya akun Bareksa, baca panduan daftarnya di sini ya.

* * *

Ingin menabung reksadana syariah untuk umroh?

- Cara daftar jadi nasabah Bareksa Umroh, klik tautan ini
- Sudah punya akun Bareksa dan mau nabung umroh, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.