
Bareksa – Investor Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR013T2 akan menerima pelunasan pokok investasi beserta pembayaran kupon terakhir pada 10 Juli 2026. Setelah dana cair, investor dapat mempertimbangkan untuk mereinvestasikannya ke Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 yang saat ini masih ditawarkan hingga 30 Juli 2026 dengan kupon tetap (fixed rate) 6,9% untuk tenor 3 tahun dan 7% untuk tenor 6 tahun.
Hasil simulasi menunjukkan, investor yang membeli SBR013T2 senilai Rp100 juta sejak penerbitan pada Juli 2024 memperoleh total kupon bersih sekitar Rp11,61 juta.
Dengan demikian, dana yang diterima saat jatuh tempo menjadi sekitar Rp111,61 juta. Apabila dana tersebut dibulatkan menjadi Rp111 juta dan direinvestasikan ke ORI030, potensi keuntungan investasi dapat meningkat hingga puluhan juta rupiah.
Dana hasil pelunasan SBR013T2 sebaiknya tidak dibiarkan menganggur apabila belum akan digunakan dalam waktu dekat. Salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan ialah mengalihkannya ke ORI030 yang menawarkan kupon tetap hingga jatuh tempo, pembayaran kupon bulanan, serta peluang memperoleh capital gain karena dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati Minimum Holding Period (MHP).
Berikut ilustrasi apabila dana hasil pelunasan Rp111 juta direinvestasikan seluruhnya ke ORI030.
Keterangan | ORI030T3 | ORI030T6 |
Dana reinvestasi | Rp111.000.000 | Rp111.000.000 |
Kupon bersih per tahun | 6,21% | 6,30% |
Total imbal hasil bersih seri ORI030 | Rp20.879.168 | Rp42.160.765 |
Total dana saat jatuh tempo | Rp131.879.168 | Rp153.160.765 |
Total keuntungan sejak investasi di SBR013T2 | Rp32.489.168 | Rp53.770.765 |
Sumber: Kemenkeu, diolah Bareksa
Asumsi dana hasil pelunasan SBR013T2 sebesar Rp111.610.000 dibulatkan menjadi Rp111 juta untuk reinvestasi. Total keuntungan merupakan akumulasi kupon bersih SBR013T2 sebesar Rp11.610.000 ditambah imbal hasil bersih ORI030.
Dari simulasi tersebut, investor yang memilih ORI030T6 berpotensi memperoleh total keuntungan sekitar Rp53,77 juta, lebih tinggi dibandingkan ORI030T3 yang mencapai sekitar Rp32,49 juta. Namun, pemilihan tenor tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas dan tujuan investasi masing-masing.
Berbeda dengan SBR yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan hanya memiliki fasilitas early redemption dengan ketentuan tertentu, ORI merupakan Surat Utang Negara yang dapat diperjualbelikan setelah melewati masa Minimum Holding Period.
Selain memperoleh kupon tetap setiap bulan, investor juga berpeluang mendapatkan capital gain apabila harga ORI naik di pasar sekunder. Kondisi tersebut umumnya terjadi ketika suku bunga atau yield obligasi pemerintah mengalami penurunan.
Kupon tetap 6,9% (ORI030T3) dan 7% (ORI030T6) hingga jatuh tempo.
Kupon dibayarkan setiap bulan.
Pajak kupon hanya 10%, lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito 20%.
Dijamin penuh oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Investasi mulai Rp1 juta.
Pemerintah membuka masa penawaran ORI030 pada 6–30 Juli 2026. Investor dapat memilih ORI030T3 dengan tenor tiga tahun atau ORI030T6 dengan tenor enam tahun sesuai target investasi dan kebutuhan arus kas.
Bagi investor SBR013T2 yang baru menerima dana pelunasan, periode ini menjadi momentum yang tepat untuk mempertimbangkan reinvestasi agar dana tetap produktif dan terus menghasilkan pendapatan pasif dari kupon bulanan.
Jatuh tempo SBR013T2 menjadi kesempatan bagi investor untuk mengevaluasi kembali strategi investasinya. Dibandingkan membiarkan dana menganggur, reinvestasi ke ORI030 dapat menjadi salah satu alternatif untuk mempertahankan pendapatan pasif sekaligus meningkatkan potensi keuntungan. Berdasarkan simulasi, total keuntungan sejak berinvestasi di SBR013T2 hingga ORI030 berpotensi mencapai sekitar Rp32,49 juta pada ORI030T3 dan Rp53,77 juta pada ORI030T6.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
(Rahmat Hidayat/AM)
Tentang Penulis
*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
SBR013T2 jatuh tempo pada 10 Juli 2026, bersamaan dengan pembayaran pokok investasi dan kupon terakhir.
ORI030 menawarkan kupon tetap 6,9% per tahun untuk ORI030T3 dan 7% per tahun untuk ORI030T6.
Karena ORI030 menawarkan kupon tetap, pembayaran bulanan, dapat diperdagangkan di pasar sekunder, serta berpotensi memberikan capital gain apabila harga obligasi naik.
Dalam simulasi investasi awal Rp100 juta di SBR013T2 yang kemudian direinvestasikan ke ORI030, total keuntungan berpotensi mencapai sekitar Rp32,49 juta pada ORI030T3 dan Rp53,77 juta pada ORI030T6.
Masa penawaran ORI030 berlangsung hingga 30 Juli 2026.