
Bareksa - Banyak orang mengira investasi "dijamin pemerintah" itu hanya untuk orang kaya. Sukuk Tabungan seri ST016 membuktikan sebaliknya. Dengan modal Rp1 juta saja, siapapun WNI yang sudah punya KTP bisa mulai berinvestasi dan menerima imbalan bulanan langsung dari pemerintah.
ST016 adalah Sukuk Tabungan, instrumen investasi syariah berbasis akad wakalah yang diterbitkan resmi oleh Kementerian Keuangan RI. Imbalan dibayar setiap bulan ke rekening investor, mulai 10 Juli 2026 untuk pembelian yang dilakukan dalam masa penawaran ini.
Yang membuat ST016 cocok untuk pemula adalah sifatnya yang "set and forget": beli sekali, imbalan masuk otomatis tiap bulan, tanpa perlu pantau pasar atau ambil keputusan rutin. Tidak ada risiko harga turun seperti saham atau reksadana saham, karena ST016 tidak diperdagangkan di pasar sekunder.
Risikonya terbatas pada likuiditas, dana tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu. Tapi justru ini yang mendisiplinkan banyak investor pemula untuk tidak impulsif menarik dana.
Profil Lengkap ST016 — Ringkasan untuk Pemula
Fitur | ST016T2 | ST016T4 |
|---|---|---|
Minimal Beli | Rp1.000.000 | Rp1.000.000 |
Maksimal Beli | Rp5.000.000.000 | Rp10.000.000.000 |
Tenor | 2 tahun (s.d. 10 Juni 2028) | 4 tahun (s.d. 10 Mei 2030) |
Kupon (floor) | 6,05% per tahun | 6,25% per tahun |
Jenis Kupon | Floating with Floor | Floating with Floor |
Pajak Kupon | 10% (final) | 10% (final) |
Imbalan Pertama | 10 Juli 2026 | 10 Juli 2026 |
Bisa Diperdagangkan? | Tidak | Tidak |
Ada Early Redemption? | Ya (Juni 2027) | Ya (Mei 2028) |
Sesuai Syariah? | Ya (DSN-MUI) | Ya (DSN-MUI) |
Sumber: Kemenkeu, diolah
Pilih Mitra Distribusi — ada 32 pilihan: salah satunya Super App Bareksa
Registrasi — siapkan KTP, rekening bank, dan buat SID (Single Investor Identification) jika belum punya
Pesan — masukkan nominal (minimal Rp1 juta, kelipatan Rp1 juta), pilih ST016T2 atau ST016T4
Bayar — lewat transfer bank/ATM/mobile banking menggunakan kode billing (batas 3 jam)
Konfirmasi — kepemilikan tercatat, konfirmasi dikirim ke email dalam 16 hari kerja setelah setelmen
ST016 ditawarkan mulai 8 Mei hingga 3 Juni 2026 dengan imbalan mulai 6,05% (T2) dan 6,25% (T4) per tahun. Dana masuk ke pemerintah pada 10 Juni 2026 (tanggal setelmen), dan imbalan pertama langsung cair ke rekening investor pada 10 Juli 2026. Investor bisa membeli ST016 melalui mitra distribusi resmi yang ditunjuk Kemenkeu, salah satunya Super App Bareksa.
ST016 adalah titik masuk investasi yang hampir sempurna untuk pemula: nominal kecil, proses online, imbalan bulanan, dijamin negara, dan sesuai syariah. Tidak perlu pengalaman pasar modal untuk memulai, cukup KTP, rekening bank, dan dana minimal Rp1 juta.
1. Apakah saya perlu punya rekening saham atau reksadana dulu?
Tidak perlu. ST016 bisa dibeli langsung melalui platform yang menyediakan layanan SBN Ritel seperti Super App Bareksa. Bareksa bahkan memfasilitasi pembuatan SID (Single Investor Identification) langsung dalam proses registrasi.
2. Kalau saya beli di dua Mitra Distribusi berbeda, apakah batasnya terpisah?
Ya. Batas maksimum pembelian (Rp5 miliar untuk ST016T2, Rp10 miliar untuk ST016T4) berlaku per individu secara total, bukan per Mitra Distribusi. Namun ketentuan early redemption dihitung per transaksi per Mitra Distribusi.
3. Apa yang terjadi kalau saya lupa atau tidak sempat beli sebelum 3 Juni 2026?
Masa penawaran tutup permanen pada 3 Juni 2026 pukul 12.00 WIB. Tidak ada perpanjangan. Seri berikutnya (ST017) kemungkinan akan ditawarkan pada waktu berbeda di tahun yang sama.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.