Berita / SBN / Artikel

ST012 Terbit Setelah Lebaran, Ini Prediksi dan Historis Imbal Hasil Sukuk Tabungan

Martina Priyanti • 05 Apr 2024

an image
Ilustrasi investor muda terlihat senang saat membicarakan investasi SBN Ritel yang seri terbaru ST012. (Shutterstock)

Meski berlabel syariah, Sukuk Tabungan ST012 bisa dibeli oleh semua investor ritel

Bareksa.com - Pemerintah akan kembali menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, yang ketiga kalinya di tahun ini yakni Sukuk Tabungan (ST) seri ST012. Rencananya (tentative) pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan menerbitkan ST012 pada 26 April-29 Mei 2024.

Sebelum ST012, pemerintah telah lebih dahulu menerbitkan SBN Ritel berjenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI025 pada 29 Januari 2024 dan Sukuk Ritel (SR) seri SR020 pada 4 Maret 2024. Nah, seperti halnya jenis dan seri-seri SBN Ritel yang terbit lebih dahulu, meski Sukuk Tabungan dikelola sesuai prinsip syariah, ST012 bisa dimiliki oleh semua investor ritel tanpa memandang latar belakang agama maupun kepercayaan.

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu), Dwi Irianti Hadiningdyah seperti dilansir Kontan, memperkirakan ST012 akan mendapat animo yang cukup tinggi dari investor ritel domestik. Alasannya, meskipun bersifat non tradable atau tidak dapat diperdagangkan, namun memiliki fitur spesial berupa kupon floating with floor.

Adapun kupon floating with floor disebut juga mengambang dengan batas minimum. Artinya, nilai kupon bisa naik bila acuan naik, tetapi tidak bisa turun dari batas minimum yang ditetapkan dan akan ditinjau (review) setiap tiga bulan sekali.

Lalu berapa imbal hasil atau kupon ST012? Dwi mengatakan bahwa seperti biasanya dalam penetapan imbal hasil atau kupon SBN Ritel, pemerintah akan mempertimbangkan market condition teraktual dan menyesuaikan dengan strategi pengelolaan pembiayaan pemerintah. "Sehingga diharapkan berada pada level yang masih menarik bagi investor," kata Dwi kepada Kontan.

Namun demikian, Dwi mengatakan bahwa Kementerian Keuangan belum bisa menentukan besaran dari imbal hasil ST012 tersebut. Akan tetapi menurutnya, sepanjang Bank Indonesia (BI) rate masih tetap berada di 6%, maka kemungkinan imbal hasilnya sama dengan besaran SR020 yaitu 6,3% "Tetapi jika BI rate tersebut turun, kemungkinan imbal hasil dari ST012 hanya sekitar 6%," kata dia.

Data Historis Kupon Sukuk Tabungan

Pemerintah sendiri menerbitkan Sukuk Tabungan pertama kalinya yakni ST001 pada 5 September 2016. Pada penerbitan ST001, pemerintah menawarkan imbal hasil dengan kupon awalnya 6,90%. Kemudian, untuk ST002 yang diterbitkan pada 1 November 2018, pemerintah menetapkan imbal hasil 8,30%. Sedangkan untuk seri ST003 yang terbit pada 1 Februari 2019, kupon atau imbal hasilnya ditetapkan 8,15%.

Lalu pemerintah menerbitkan ST004 pada 3 Mei 2019 dengan kuponnya 7,95%. Pada tahun yang sama yakni 8 Agustus 2023 pemerintah menawarkan ST005 dengan imbal hasil 7,40%. Selanjutnya  pada 1 November 2019, pemerintah menawarkan ST006 dengan kuponnya 6,75%. Pemerintah kembali menawarkan Sukuk Tabungan yakni ST007 pada 4 November 2020, dengan kuponnya 5,50%.

Disusul penerbitan ST008 pada 1 November 2021, dengan kupon 4,80%. Lalu pada 11 November 2022 pemerintah menerbitkan ST009 dengan kuponnya 6,15%.

Nah, pada 12 Mei 2023 pemerintah menerbitkan ST010 yang sekaligus untuk pertama kalinya Sukuk Tabungan dalam satu seri, diterbitkan dengan dua tenor waktu berbeda yakni ST010 tenor 2 tahun atau ST010T2 dengan kuponnya 6,25% dan ST010 tenor 4 tahun atau ST010T4 dengan kupon atau imbal hasilnua 6,40%.

Kemudian, pada 6 November 2023 diterbitkan ST011 yang juga dalam dua tenor waktu berbeda yakni, ST011 tenor 2 tahun atau ST011T2 dengan imbal hasil 6,30% dan ST011 tenor 4 tahun atau ST011T4 yang imbal hasilnya dipatok 6,50%.

Tingkat Kupon Awal Sukuk Tabungan

Sumber: Kemenkeu diolah Bareksa

Sukuk Tabungan Adalah

Adapun Sukuk Tabungan adalah salah satu jenis Surat Berharga Negara untuk masyarakat individu yang dikelola dengan prinsip syariah atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Sukuk sendiri adalah bukti kepemilikan sebagian aset negara yang disewakan kepada pemerintah dan bukan surat utang. Nah, Sukuk Tabungan (ST), sesuai dengan namanya, memiliki sifat yang mirip dengan tabungan atau deposito bank, tetapi uang investor akan digunakan untuk membiayai proyek hijau (green projects) pemerintah.

Terutama bagi Kamu yang merupakan investor perlu mengetahui bahwa semua seri SBN Ritel yang tentunya termasuk seri ST012, juga diperuntukan oleh semua investor ritel tanpa memandang latar belakang agama dan kepercayaan. Selain itu, seperti halnya jenis dan seri SBN Ritel lainnya, Sukuk Tabungan/ST seri ST012 merupakan investasi yang nilai pokok dan pemberian imbal hasil atau cuannya, dijamin 100% oleh negara. 

Kepastian penerbitan ST012 berikut penjelasan penerbitannya akan disampaikan lebih lanjut oleh Kementerian Keuangan.

Daftar Akun SBN di Sini

Bareksa Midis SBN Terbaik

Sebagai informasi, Bareksa adalah mitra distribusi yang telah membantu penawaran SBN Ritel sejak pertama kali ditawarkan secara online pada 2018. Selain itu, Bareksa meraih penghargaan sebagai mitra distribusi terbaik sejak 2018, atau dalam 5 tahun beruntun.

Bareksa meraih penghargaan sebagai Midis SUN Terbaik Tahun 2022 bersanding dengan bank-bank besar. Penghargaan terbaru ini melengkapi daftar penghargaan yang diterima Bareksa dari Kementerian Keuangan yakni:

- Midis SUN Terbaik 2019
- Midis SUN Terbaik 2020
- Midis SUN Terbaik 2021
- Midis SUN Ritel Terbaik 2022
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2018
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2019
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2020
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2021

Bagaimana, Kamu tertarik dapatkan keuntungan pasti sekaligus membantu pemerintah siapkan modal untuk membiayai proyek infrastruktur nasional? Kamu bisa langsung membeli SBN Ritel di Bareksa.

Daftar Akun SBN di Sini

(Rahmat Hidayat/Martina Priyanti)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2022 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel.