Berita / SBN / Artikel

Berpotensi Kembali Laris Diburu Investor, Ini Rencana Sri Mulyani Terbitkan SBN Ritel di 2024

Abdul Malik • 21 Dec 2023

an image
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Shutterstock)

Kemenkeu berencana kembali menerbitkan 7 seri SBN Ritel di 2024, sama seperti di 2023

Bareksa.com - Menyusul kesuksesan penjualan di 2023, pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan kembali menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel di 2024. Langkah itu seiring target Kemenkeu dalam memperluas basis investor SBN dalam negeri dan memperkuat pasar modal Indonesia dengan mendorong transformasi masyarakat dari saving-oriented society menuju investment-oriented society. 

Penerbitan SBN Ritel juga bertujuan untuk menyediakan alternatif instrumen investasi bagi investor ritel dengan imbal hasil menarik, serta mendukung pembiayaan pembangunan negara. Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Deni Ridwan optimistis penerbitan SBN Ritel tahun 2024 berpeluang cukup besar meraih animo investor, di tengah dinamika perekonomian global. 

Sebab, SBN Ritel hadir sebagai alternatif produk investasi yang aman karena dijamin negara, terjangkau, dan menguntungkan, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembiayaan APBN. “Rencana penerbitan SBN Ritel 2024 saat ini masih dalam tahap finalisasi, terkait target dan seri-seri SBN Ritel yang akan ditawarkan kepada masyarakat, termasuk jadwal penerbitannya,” ungkap Deni kepada Bareksa (20/12).

Daftar Akun SBN di Sini

Menurut Deni, dengan menawarkan imbal hasil menarik dan kupon yang diterima setiap bulannya, maka dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keuangan investor secara terencana. SBN Ritel diyakini masih lebih dilirik masyarakat karena memiliki tingkat pajak lebih rendah atau hanya 10%, sehingga imbal hasilnya menjadi semakin menarik.

Kemenkeu berencana kembali menerbitkan 7 seri SBN Ritel di 2024, sama seperti di 2023. Rinciannya 4 seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel dan 3 seri Surat Utang Negara (SUN) Ritel. Sepanjang 2023, pemerintah menerbitkan 1 seri Savings Bond Ritel (SBR), 2 seri Obligasi Negara Ritel (ORI), 2 seri Sukuk Negara Ritel (SR) dan 2 seri Sukuk Tabungan (ST). Namun rencana ini masih dimatangkan oleh Kementerian yang dipimpin Sri Mulyani Indrawati tersebut. 

Sumber : Kemenkeu, diolah Bareksa

Daftar Akun SBN di Sini

Target penjualan SBN Ritel 2024 di kisaran Rp100 triliun hingga Rp160 triliun. Untuk diketahui, realisasi penjualan SBN Ritel 2023 mencapai Rp147,4 triliun dan diborong oleh sekitar 239 ribu investor. Angka itu jauh di atas target Kemenkeu yang senilai Rp130 triliun, serta melesat 37% dari realisasi penjualan 2022 yang senilai Rp107,38 triliun. Dengan asumsi tersebut, maka Kemenkeu berpotensi memaksimalkan penjualan SBN Ritel di 2024 di angka Rp160 triliun. 

Hal ini seiring target penerbitan SBN di 2024 yang mencapai Rp666,4 triliun guna menopang pembiayaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dalam mendukung perekonomian nasional. Selain karena meningkatnya minat investor, salah satu faktor penopang suksesnya penjualan SBN Ritel di 2023 ialah inovasi dan dukungan regulasi oleh Kemenkeu. 

Deni menjelaskan Kemenkeu terus melakukan inovasi antara lain untuk pertama kalinya SBN Ritel ditawarkan dalam 2 tenor investasi guna memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam berinvestasi sesuai dengan preferensi dan tujuan investasinya (dual tranches). Langkah ini untuk merespons kebutuhan investor atas instrumen investasi dengan tenor lebih panjang. 

“Kami juga meningkatkan maksimal pembelian SBN Ritel untuk setiap investor. Kemudian, kami terus melakukan inovasi kegiatan edukasi dan sosialisasi SBN Ritel kepada berbagai lapisan masyarakat, antara lain komunitas suporter bola, komunitas gamers, komunitas pelari, mahasiswa, ASN, dan Ibu rumah tangga, serta penayangan iklan SBN Ritel pada KRL Jabodetabek,” dia menambahkan. 

Daftar Akun SBN di Sini

Bareksa Salah Satu Midis SBN Terbaik

Kementerian Keuangan RI kembali menganugerahkan penghargaan sebagai Mitra Distribusi Surat Utang Negara Ritel (Midis SUN) dengan Kinerja Terbaik 2022 kepada Bareksa, platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia. Bareksa meraih penghargaan sebagai mitra distribusi terbaik sejak 2018, atau dalam 5 tahun beruntun. Penghargaan itu di antaranya sebagai Midis SUN Terbaik dan Midis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Terbaik kategori perusahaan teknologi finansial (fintech).

Bareksa meraih penghargaan sebagai Midis SUN Terbaik Tahun 2022 bersanding dengan bank-bank besar. Penghargaan terbaru ini melengkapi daftar penghargaan yang diterima Bareksa dari Kementerian Keuangan yakni:

- Midis SUN Terbaik 2019
- Midis SUN Terbaik 2020
- Midis SUN Terbaik 2021
- Midis SUN Ritel Terbaik 2022
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2018
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2019
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2020
- Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2021

Karena itu tak ingin ketinggalan investasi di SBN Ritel berikutnya pada 2024? Segera daftar akun SBN di Bareksa sekarang, agar saat masa penawaran dibuka, Kamu tak kehabisan kuota pemesanan.

Daftar Akun SBN di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2022 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel.