Berita / SBN / Artikel

Dirjen Kemenkeu, Luky Alfirman : ST008 Resmi Diluncurkan, Investasi Sekaligus Menjaga Bumi

Abdul Malik • 01 Nov 2021

an image
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Luky Alfirman. (Bareksa/AM)

Melalui ST008, masyarakat tidak hanya sekedar berinvestasi, tetapi juga berkontribusi mendukung Pemerintah Indonesia untuk membiayai sektor-sektor lingkungan

Bareksa.com - Pemerintah resmi membuka masa penawaran Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan (ST) seri ST008 pada 1-17 November 2021. Sukuk Tabungan seri ST008 akan menjadi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel keenam sekaligus terakhir yang diterbitkan pemerintah pada tahun ini. ST008 dapat dibeli dengan mudah melalui 30 mitra distribusi, salah satunya Bareksa.

Mengapa disebut Green Sukuk Ritel? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan dengan berinvestasi di ST008 ini investor juga turut berkontribusi untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan pemanasan global. Kementerian Keuangan menjelaskan hasil penerbitan Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan seri ST008, akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek hijau yang ada di Angggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN).

Artinya dengan membeli ST008, smart investor tidak hanya berkontribusi bagi pembiayaan pembangunan bangsa tapi juga membantu menjaga kelestarian bumi untuk bekal anak cucu nanti. Sudah investasi dapat cuan, aman karena dijamin negara, juga nyaman karena dana hasil penjualan Green Sukuk Ritel ST008 digunakan untuk proyek-proyek hijau.

Green Sukuk Ritel ST008 sangat terjangkau. Investasi mulai dari Rp1 juta dan maksimal Rp1 miliar dengan tenor investasi 2 tahun. Jatuh tempo ST008 pada 10 November 2023. Nilai maksimal pemesanan ST008 tersebut diturunkan dari SBN Ritel seri sebelumnya yakni ORI020 yang maksimal Rp2 miliar.

Di seri-seri SBN Ritel sebelumnya pemerintah menetapkan nilai pemesanan mulai Rp1 juta hingga Rp3 miliar. Pemangkasan batas nilai pemesanan SBN Ritel per investor tersebut karena pemerintah mempertimbangkan agar SBN Ritel bisa menjangkau lebih banyak investor.

Kemenkeu menyatakan tingkat imbalan ST008 untuk periode pertama adalah 4,8 persen per tahun. Tingkat imbalan ini berlaku sebagai tingkat imbalan minimal (floor). Spread tetap imbalan ST008 terhadap Bank Indonesia - 7 Day Reverse Repo Rate ialah 130 basis poin (bps). ST008 memiliki kupon mengambang dengan batas minimal (floating with floor), mengikuti potensi naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia.

Green Sukuk Ritel ST008 sesuai dengan prinsip syariah, sehingga bagi smart investor yang ingin berinvestasi di instrumen investasi halal dan bebas riba, tidak perlu khawatir untuk berinvestasi di instrumen ini. Meskipun termasuk instrumen investasi syariah, namun siapapun bisa berinvestasi di Green Sukuk Ritel ST008 tanpa memandang latar belakang agama tertentu, karena memang aman dan cuan.

ST008 memiliki fitur tidak bisa diperdagangkan (non tradable). Meski begitu ada fasilitas pencairan sebelum jatuh tempo (early redemption).

Sumber Pendanaan untuk Progam Pencegahan Perubahan Iklim

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman, menyatakan pendanaan menjadi salah satu hal penting untuk mengatasi pemanasan global. Tidak hanya di Indonesia, semua negara di dunia ini berupaya untuk meningkatkan sumber pendanaan untuk mengatasi dan menjalankan program-program yang berkaitan dengan perubahan iklim.

Di Indonesia, APBN menjadi sumber pendanaan utama untuk membiayai berbagai program pencegahan perubahan iklim.

“Kita dapat berkontribusi dalam pencegahan pemanasan global dengan cara berinvestasi di instrumen yang berfokus pada lingkungan dan pencegahan pemanasan global,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman dalam acara virtual launching ST008 pada Senin (01/11).

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memiliki inovasi pendanaan dengan penerbitan green sukuk ritel yaitu Sukuk Tabungan seri ST008, yang berbasis pada program pengentasan atau pengurang efek gas rumah kaca. Sukuk Tabungan seri ST008 hadir sebagai upaya pemerintah untuk turut membantu mengatasi dampak pemanasan global dan juga perubahan iklim, yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia maupun dunia.

"Melalui ST008, masyarakat tidak hanya sekedar berinvestasi, tetapi juga berkontribusi mendukung Pemerintah Indonesia untuk membiayai sektor-sektor lingkungan. Menurut Luky, hasil dari ST008 akan dialokasikan kepada peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim, pengolahan limbah dan juga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan" ujar Luky.

Luky menuturkan bahwa investor pemula tidak perlu takut untuk mulai berinvestasi. Sukuk Tabungan ST008 dijamin aman dan mudah karena dilakukan secara online, serta sesuai dengan prinsip syariah, dan yang pasti menguntungkan. Dengan didukung oleh 30 mitra distribusi dari berbagai institusi perbankan, sekuritas, fintech, masyarakat bisa dengan mudah untuk melakukan investasi secara online dimanapun dan kapanpun.

“Kapan lagi kita bisa mendapatkan keuntungan dari berinvestasi sambil membantu Indonesia dalam upaya pencegahan pemanasan global. Sukuk Tabungan ST008 pilihan berharga melestarikan bumi Indonesia,” tutup Luky.

Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di Green Sukuk Ritel – Sukuk Tabungan seri ST008 dapat mengakses web Sukuk Tabungan di: www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan atau menghubungi 30 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online), salah satunya Bareksa.

Sudah investasi, dapat cuan, membantu pembangunan nasional, ikut serta menjaga kelestarian lingkungan, yuk segera cuss pesan ST008 di Bareksa, karena ada beragam promo menarik lho.

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Green Sukuk Ritel ST008 ditawarkan 1-17 November 2021. Investasi mulai dari Rp1 juta dan maksimal Rp1 miliar. ST008 merupakan salah satu jenis SBN Ritel syariah dengan fitur tidak bisa diperdagangkan dengan tenor investasi 2 tahun dan kupon bersifat mengambang dengan batas minimal.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.