Berita / SBN / Artikel

Cara Mendapatkan Penghasilan Rp12,86 Juta per Bulan dari Imbalan Investasi SR013

Bareksa • 07 Sep 2020

an image
Ilustrasi investasi di Sukuk Tabungan (shutterstock)

SR013 ini memiliki masa berlaku 3 tahun dan akan jatuh tempo pada 10 September 2023

Bareksa.com - Masyarakat Indonesia kini bisa berinvestasi sekaligus membantu negara dengan membeli Sukuk Rtiel (SR) seri terbaru, SR013 yang dijual secara online. Produk yang termasuk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini ditujukan bagi investor yang ingin mencari produk investasi yang tidak melanggar prinsip Islam dalam penerapannya.

Karena khusus untuk masyarakat (investor) ritel, modal pembelian SR013 sangat terjangkau, mulai dari Rp1 juta (1 unit) saja. Pembelian juga bisa dilakukan dengan kelipatan Rp1 juta hingga maksimal Rp3 miliar per individu selama masa penawaran 28 Agustus - 23 September 2020.

SR013 ini memiliki masa berlaku 3 tahun dan akan jatuh tempo pada 10 September 2023. Tidak perlu ragu dan khawatir uang kita akan hilang, karena baik uang pokok maupun pembayaran imbalan SR013 dijamin 100 persen oleh pemerintah.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, telah menetapkan kupon atau imbal hasil SR013 sebesar 6,05 persen per tahun dengan sistem tetap (fixed coupon) serta dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Jika kita berandai-andai ada seseorang yang memiliki dana nganggur Rp3 miliar, lalu ia menginvestasikan uangnya ke produk SR013, kira-kira berapa ya imbal hasil yang akan ia dapatkan?

Tabel berikut menjelaskan cara penghitungan imbalan per bulan untuk 3.000 unit (maksimal kepemilikan)SR013 lengkap dengan penghitungan pajaknya:

Sumber : DJPPR Kemenkeu diolah Bareksa

Dalam simulasi tersebut jika seseorang membeli SR013 dalam batas maksimal kepemilikannya yakni Rp3 miliar, maka ia akan mendapatkan imbal hasil bersihRp12,86 juta per bulan tanpa melakukan apa pun, cukup menarik bukan?

Bisa Diperdagangkan

Sukuk Ritel adalah instrumen investasi yang 100 persen dijamin oleh negara. SR013 memiliki jangka waktu tiga tahun tetapi bisa dijual sebelum jatuh tempo dan diperdagangkan di pasar sekunder (tradable).

Setelah masa penawaran 28 Agustus - 23 September 2020, investor masih harus memegang SR013 selama masa tunggu (holding period) hingga pembayaran kupon dua kali. Setelah itu, investor bisa menjualnya di pasar sekunder mulai 11 Desember 2020.

Pasar sekunder ini adalah kegiatan jual beli SR013 setelah masa penawaran. Bila investor membeli SR013 pertama kali di Bareksa saat masa penawaran, dia bisa menjualnya lagi melalui Bareksa nanti.

Karena bisa diperdagangkan di pasar sekunder, harga SR013 bisa naik dan turun tergantung permintaan di pasar. Misal, ketika investor membeli Rp1 juta, dia bisa menjual kembali seharga Rp1,1 juta dengan mempertimbangkan besaran kupon yang bisa diterima hingga jatuh tempo nanti. Selisih harga penjualan dibandingkan modal sebesar Rp100.000 ini yang disebut dengan capital gain.

Perlu diingat, capital gain ini adalah penghasilan yang terkena pajak 15 persen. Jadi kalau kita mendapat capital gain Rp100.000, setelah dipotong pajak kita mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp85.000.

Kalau kita sebagai investor tetap ingin memegang SR013 hingga jatuh tempo pada 10September 2023 nanti, itu sah-sah saja. Bahkan, kita mendapatkan keuntungan pasti berupa kupon tetap (fixed rate) yang dibayar secara bulanan.

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Pemesanan SR013 secara online di Bareksa hanya bisa dilakukan pada masa penawaran 28 Agustus - 23 September 2020. Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi SBN? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SR013.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.